Popular Posts

Thursday, October 10, 2019

7 METODE EXEGESIS RABBI HILLEL

7 METODE EXEGESIS RABBI HILLEL 

Shalom chaverim,

7 Metode Exegesis Hillel (7 Golden Rules Hillel) sebenarnya sudah ada jauh sebelum masa kehidupan Rabbi Hillel (110 SM - 10 M). Tetapi Rabbi Hillel-lah orang pertama yang menyusun 7 Golden Rules ini. Peraturan-peraturannya sebenarnya sudah sangat tua dan kita lihat banyak digunakan di dalam Tanakh (Kitab Suci).

Kira-kira 20 tahun sebelum Rabbi Yeshua lahir, ada 2 Rabbi terkemuka saat itu di dunia Judaisme. Mereka adalah sokoguru di dalam Judaisme saat itu dan sampai sekarang. Nama-nama mereka adalah Rabbi Hillel dan Rabbi Shammai.

Mereka berdua adalah tokoh paling terkemuka yang saling kompetitif (berlomba) satu sama lainnya untuk mencari bagaimana cara avodah yang terbaik untuk melayani HaShem.

Mereka berdua masih hidup saat Yeshua masih anak kecil, remaja dan muda. Rabbi Hillel terkenal dengan ajarannya yang lebih condong menekankan “the spirit of the Torah.” Sedangkan Rabbi Shammai lebih condong menekankan “the letter of the Torah.” Rabbi Hillel Dan Rabbi Shammai dua-duanya adalah P’rushim (Farisi). Dan ajaran keduanya adalah Torat HaShem (ajaran mereka dua-duanya adalah benar.)

Pengajaran Rabbi Yeshua sebagian besar mengikuti ajaran Rabbi Hillel. Tetapi bukan berarti pengajaran Rabbi Yeshua anti dengan pengajaran Rabbi Shammai. Sebagai seorang Rabbi, dan sebagai seorang Farisi yang baik, Rabbi Yeshua juga mengadopsi pengajaran Rabbi Shammai.

Contoh:
Perihal “perceraian”, Rabbi Yeshua mengadopsi  pengajaran Rabbi Shammai (Mattityahu 19:9/Matius 19:9).

Contoh lain yang membuktikan bahwa Rabbi Yeshua juga mengadopsi pengajaran Rabbi Hillel adalah di Mattityahu 7:12 (Matius 7:12).

Mattityahu (Matius) 7:12
לָכֵן כֹּל אֲשֶׁר תִּרְצוּ שֶׁיַּעֲשׂוֹּ לָכֶם בְּנֵי הָאָדָם עֲשׂוֹּ לָהֶם גַּם־ אַתֶּם כִּי־ זֹאת הַתּוֹרָה וְהַנְּבִיאִים׃
Therefore, everything that you wish Bnei Adam (man) do for you, thus also you do for them. For this is the Torah and the Nevii’m (Prophets).
Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh Torah dan kitab para nabi. 

Pengajaran Rabbi Yeshua di Mattityahu 7:12 di atas ini merupakan kutipan langsung dari pengajaran Rabbi Hillel yang hidup sebelum Rabbi Yeshua lahir.

שוב מעשה בגוי אחד שבא לפני שמאי אמר לו גיירני על מנת שתלמדני כל התורה כולה כשאני עומד על רגל אחת דחפו באמת הבנין שבידו בא לפני הלל גייריה אמר לו דעלך סני לחברך לא תעביד זו היא כל התורה כולה ואידך פירושה הוא זיל גמור
There was another incident involving one gentile who came before Shammai and said to Shammai: Convert me on condition that you teach me the entire Torah while I am standing on one foot. Shammai pushed him away with the builder’s cubit in his hand. This was a common measuring stick and Shammai was a builder by trade. The same gentile came before Hillel. He converted him and said to him: That which is hateful to you do not do to another; that is the entire Torah, and the rest is its interpretation. Go study.
(Talmud Bavli, masechet Shabbat 31a)

Apa yang kamu benci, jangan lakukan hal itu kepada sesamamu. Itulah isi kesimpulan dari seluruh Torah, selebihnya hanyalah interpretas. Jadi, belajarlah.
(Talmud Bavli, masechet Shabbat 31a)

Rabbi Hillel meninggal pada tahun 10 M. Jabatan kepemimpinan diteruskan oleh anak kandungnya yaitu Rabbi Shimon Ben Hillel. 

Sedangkan Rabbi Shammai masih hidup saat Rabbi Hillel meninggal. Rabbi Shammai hidup dari tahun 50 SM - 30 M.

Rabbi Shimon Ben Hillel melanjutkan pengajaran almarhum Rabbi Hillel, dan dikenal dengan golongan Farisi Beit Hillel (Farisi Hillel). Rabbi Shammai dikenal dengan golongannya yaitu Farisi Beit Shammai (Farisi Shammai).

Rabbi Shimon Ben Hillel ini tercatat di PB sebagai seseorang di Bait Suci di Yerusalem yang menggendong dan memberkati bayi Yeshua. Ia mengenal status Mashiach dari bayi Yeshua.

Uri (Lukas) 2:25  
Adalah di Yerusalem seorang bernama Shimon (Rabbi Shimon Ben Hillel). Ia seorang tzaddik (orang benar) dan chasiddic (saleh) yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,

Uri (Lukas ) 2:26  
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mashiach, yaitu Dia yang diurapi HaShem.

Uri (Lukas ) 2:27  
Ia datang ke Beit HaMikdash (Bait Suci) oleh Roh Kudus. Ketika Yeshua, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan Torah,

Uri (Lukas) 2:28  
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji HaShem, katanya:

Uri (Lukas) 2:29  
"Sekarang, HaShem, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,

Uri (Lukas) 2:30  
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,

Uri (Lukas) 2:31  
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,

Uri (Lukas) 2:32  
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."

Ini adalah kisah Rabbi Shimon Ben Hillel di PB.

Setelah Rabbi Shimon Ben Hillel meninggal, maka jabatan kepemimpinan Farisi Beit Hillel diteruskan oleh anak kandungnya yaitu Rabban Gamli’el (Indonesia: Gamaliel).

Rabban Gamli’el inilah yang berbicara untuk membela orang-orang Yahudi Farisi yang percaya kepada Yeshua sebagai Mashiach (Kisah Para Rasul 5:34-39).  Rabban Gamli’el ini adalah guru Rabbi Shaul, atau yang sering kita kenal dengan nama Paulus (Kisah Para Rasul 22:3).

Dalam 2 Tesalonika 2:15, Rabbi Shaul berbicara tentang "ajaran lisan” yaitu “Torah Oral.”

Tesalonikim Bet (2 Tesalonika) 2:15
Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis. 

Apakah itu “ajaran-ajaran lisan” yang Rabbi Shaul (Paulus) maksudkan? Apakah Rabbi Shaul berbicara tentang 7 Metode Exegesis Hillel?

Kita ketahui bahwa Rabbi Shaul (Paulus) adalah anak didik Rabban Gamli’el. Rabban Gamli’el adalah cucu dari Rabbi Hillel. Maka tentu Rabbi Shaul (Paulus) banyak menggunakan 7 Cara Metode Exegesis Hillel. Tulisan Rabbi Shaul (Paulus) di PB banyak memakai 7 Cara Metode Exegesis Hillel.

Berikut ini adalah 7 Cara Metode Exegesis Hillel:

1.) Kal va’chomer (Light and heavy).
קל וחומר
Aturan kal va’chomer mengatakan bahwa “apa yang berlaku dalam kasus yang kurang penting, maka akan berlaku dalam kasus yang lebih penting.”  Ciri-ciri kal va’chomer sering, tetapi tidak selalu, ditandai oleh kalimat  "berapa banyak lagi / betapa...”

Contoh kal va’chomer:

Ulangan 31:27.
1 Samuel 23:3
Amsal 11:31.
Yeremia 12:5.
Yehezkiel 15:5.
Yohanes 7:23.
Matius 12:11-12.
Matius 7:11.
Matius 10:25.
Matius 6:26, 30.
Lukas 12:24, 28.
Yohanes 15:18-20.
Roman 5:8-9, 10, 15, 17; 11:12, 24.
1 Korintus 9:11-12; 12:22.
2 Korintus 3:7-9, 11.
Filipi 2:12.
Filemon 1:16.
Ibrani 2:2-3; 9:13-14; 10:28-29; 12:9, 25.

2.) G’zerah shavah (Equivalence of expresions).
גזירה שוה
Aturan g’zerah shavah mengatakan bahwa “sebuah analogi dibuat antara dua teks terpisah berdasarkan kalimat, kata, atau akar kata yang sama, yaitu, di mana kata-kata yang sama diterapkan juga pada dua kasus yang terpisah, maka pertimbangan yang sama berlaku untuk keduanya.”

Contoh g’zerah shavah:

-. 1 Samuel 1:10 dibandingkan dengan Hakim-Hakim 13:5,
-. Rabbi Shaul membuat g’zerah shavah membandingkan Ibrani 3:7-11 dengan Mazmur 95:7-11
-. Selanjutnya, Rabbi Shaul g’zerah shavah Ibrani 4:4 dengan Kejadian 2:2.

3.) Binyan av mi’katuv echad (Building up a "family" from a single text).
בנין אב מכתוב אחד
Aturan ini mengatakan, “suatu prinsip yang ditemukan dalam beberapa bagian: Suatu pertimbangan yang ditemukan dalam salah satu di antaranya berlaku untuk semua.”

Contoh:

Ibrani 9:11-22 memakai prinsip ini sesuai Keluaran 24:8 = Ibrani 9:20 dengan Yeremia 31:31-34.

4.) Binyan av mi’sh’ne ketuvim (Building up a "family" from two or more texts).
בנין אב משני כתובים
Aturan ini mengatakan, “suatu prinsip ditetapkan dengan menghubungkan dua teks bersama: Prinsip ini kemudian dapat diterapkan pada bagian-bagian lain.”

Contoh:

Imamat 19:35-36.

Di Ibrani 1:5-14, Rabbi Shaul (Paulus) memakai metodologi ini ketika ia menjelaskan suatu aturan bahwa Mashiach lebih tinggi daripada malaikat

 Mazmur 2:7 = Ibrani 1:5.
 2 Samuel 7:14 = Ibrani 1:.5
 Ulangan 32:43 / Mazmur 97:7 / (Nehemia 9: 6) = Ibrani 1:6.
 Mazmur 104:4 = Ibrani 1:7.
 Mazmur 45:6-7 = Ibrani 1:8-9.
 Mazmur 102:25-27 = Ibrani 1:10-12.
 Mazmur 110:1 = Ibrani 1:13.

Metodologi ini sangat berguna dalam mengidentifikasi prinsip-prinsip alkitabiah dan menerapkannya dalam situasi kehidupan nyata.  Dengan cara ini, Alkitab dikontekstualisasikan ulang sehingga tetap relevan untuk semua generasi.

5.) K’lal u’p’rat  u’p’rat u’k’lal (The general and the particular).
כלל ופרט ופרט וכלל
Aturan ini mengatakan, “prinsip umum dapat dibatasi menjadi lebih spesifik dalam ayat lain, atau, sebaliknya, aturan tertentu yang spesifik dapat diperluas menjadi prinsip umum.”

Contoh:

Kejadian 1:27 menjelaskan bahwa HaShem menciptakan manusia.  Kejadian 2:7, 21 menjelaskan hal ini dengan memberikan rincian detail tentang penciptaan Adam dan Chava (Hawa).

6.) Ka’yotze bo mi’makom acher (Analogy made from another passage).
כיוצא בו ממקום אחר
Aturan ini mengatakan, “dua bagian mungkin tampak saling bertentangan sampai kemudian dibandingkan dengan yang ketiga, yang memiliki poin-poin umum meskipun tidak selalu memiliki kesamaan verbal.”

Contoh:

-. Imamat 1:1 “dari dalam Kemah Pertemuan” dan Keluaran 25:22 “dari atas tutup pendamaian dari antara kedua cherubim.”
Sepertinya kedua ayat ini bertentangan satu sama lainnya, sampai kita membaca penjelasannya di Bilangan 7:89 bahwa Musa memasuki Kemah Pertemuan untuk mendengar HaShem berbicara dari antara dua cherubim.

-. 1 Tawarikh 27:1 menjelaskan perbedaan angka antara 2 Samuel 24:9 dan 1 Tawarikh 21:5.

-. Keluaran 19:20 "HaShem turun ke atas gunung Sinai" berbeda dengan Ulangan 4:36, "Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar suara-Nya."  

-. “Orang benar akan hidup oleh iman” (Roma 1:17 = Habakuk 2:4) berbeda dengan Roma 3:10 = Mazmur 14:1-3 = Mazmur 53:1-3; Pengkhotbah 7:20, bahwa “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.”

-. Roma 2:6 = Mazmur 62:12; Amsal 24:12 vs Roma 4:7-8 = Mazmur 32:1-2.

7.) D’var ha’lamed me'niano (Explanation obtained from context).
דבר הלמד מעניינו

Aturan ini mengatakan, “Konteks keseluruhan adalah penting, bukan hanya pernyataan yang terisolasi saja, tetapi harus dipertimbangkan juga konteks keseluruhan untuk memberikan penafsiran yang akurat.”

Contoh:

Roma 14:1.

Rabbi Yeshua, Rabbi Shimon Kefa, Rabbi Shaul, Rabbi Yaakov HaTzaddik (adik kandung Rabbi Yeshua) banyak memakai metodologi ini di PB.


Ini dunia mereka chaverim! Dunia Rabbinikal.

Saturday, October 5, 2019

PARASHAT VAYELECH - DUNIA NESHAMOT

Shalom chaverim,

Di dalam parashat וילך VAYELECH dikatakan,"...וַיֵּלֶךְ, מֹשֶׁה DAN PERGILAH MOSHE..."

Ke mana Moshe pergi? Torah tidak menjelaskan secara eksplisit ke mana Moshe pergi.

Kemudian pertanyaan kedua yang mesti kita jawab adalah, mengapa Moshe bisa mengetahui bahwa hari itu ia akan meninggal? Bagaimana mungkin seseorang bisa mengetahui waktunya akan meninggal?

Di dalam Tanakh kita menemukan beberapa tokoh seperti Yaakov (Israel), Yosef, David HaMelech, bahkan Rabbi Yeshua sendiri, mengetahui kapan saatnya mereka akan meninggal.

Bagaimana kita menjelaskan fenomena ini?

Mari kita belajar bersama עולם הנשמות OLAM HA'NESHAMOT (DUNIA NESHAMOT) di dalam framework Mesianik Judaisme.

https://vimeo.com/364484701

Thursday, October 3, 2019

RENUNGAN UNTUK MASA 10 HARI DARI ROSH HA’SHANAH KE YOM KIPPUR (ימים נוראים)

RENUNGAN UNTUK MASA 10 HARI DARI ROSH HA’SHANAH KE YOM KIPPUR (ימים נוראים)
Shalom chaverim,
Masa-masa 10 hari dari Rosh HaShanah sampai Yom Kippur disebut sebagai ימים נוראים YAMIM HA’NORAIM yaitu “masa-masa yang menentukan” (days of awe).
Masa-masa 10 hari ini disebut juga sebagai עשרת ימי תשובה‎ ASHERET YEMEI TESHUVAH yaitu “masa-masa 10 hari pertobatan” (ten days of repentance).
Masa-masa 10 hari ini adalah masa-masa di mana kita mesti selalu sadar akan penghakiman HaShem yang akan datang, hukuman karena dosa-dosa kita, dan waktu singkat yang tersisa untuk melakukan teshuvah sebelum Yom Kippur. Hari-hari antara Rosh HaShanah dan Yom Kippur adalah hari-hari perjuangan yang penuh dengan ketidakpastian dan juga antisipasi. Kita tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya sampai saat Yom Kippur.
Sesuai ajaran tradisi bangsa Yahudi, saat Rosh HaShanah Pengadilan Besar di sorga dibuka untuk menghakimi setiap manusia. Kitab-kitab yang mencatat rekaman kehidupan kita dibuka, dan disidangkan untuk menetapkan keputusan awal untuk setiap manusia di bumi ini. 
Selama masa 10 hari berikutnya, Pengadilan Besar akan meninjau kembali perbuatan kita di masa 10 hari untuk memberikan keputusan terakhir pada saat Yom Kippur.
Pada saat Yom Kippur vonis sorgawi ditetapkan dan dimeteraikan apakah nama seseorang akan tercatat dalam Kitab Kehidupan atau Kitab Kematian. 
Setiap orang yang namanya tercatat di dalam Kitab Kehidupan akan diberikan satu tahun kehidupan lagi.
Sedangkan setiap orang yang namanya dimeteraikan dalam Kitab Kematian akan segera dibawa ke ruang sidang Pengadilan Besar yang lain untuk menerima penghukuman, sebagaimana dikatakan, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, ”(Ibrani 9:27).
Hari Shabbat yang jatuh antara Rosh HaShanah dan Yom Kippur disebut sebagai "Shabbat Shuvah," yang artinya adalah "Shabbat Pertobatan."
Kata Ibrani untuk "kembali" adalah shuvah (שובה), sebuah kata yang juga dapat kita terjemahkan sebagai "bertobat."
Nama Shabbat Shuvah berasal dari pembacaan di sinagog pada hari itu. 
Pembacaan dimulai dengan kata-kata, “Shuvah Yisra'el,” yaitu, “Bertobatlah, hai Israel, kepada HaShem, Elokim-mu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. ” (Hosea 14:2).
Itu adalah bagian dari haftarah untuk Shabbat Shuvah.
Pembacaan haftarah pada hari Shabbat Shuvah memerintahkan kita untuk bertobat dengan kembali ke HaShem dengan melakukan t’filah, avodah dan g’milut chassadim. 
Keputusan akan divonis pada saat Yom Kippur.
Sebelum Yom Kippur, kita masih punya waktu untuk bisa merubah /mempengaruhi keputusan pengadilan sorgawi menjadi keputusan yang baik. 
Selama hari-hari yang penuh dengan kegentaran, kita perbanyak melakukan ekstra t’filah, tzeddekah, dan teshuvah. 
Tradisi bangsa Yahudi menjelaskan bahwa, mulai dari Rosh HaShanah, pintu gerbang sorga terbuka untuk menerima doa, pengakuan, dan permohonan para pendosa yang menyesal.
Di Shabbat Shuvah, pintu gerbang doa masih terbuka.
Kita masih punya waktu untuk bertobat:
“Bertobatlah, hai Israel, kepada HaShem, Elokim-mu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada HaShem! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami"(Hosea 14:2-3).
Pada saat Shabbat Shuvah, kita masih menunggu, yaitu menunggu keputusan akhir Yom Kippur. Namun, sampai palu itu diketok, kita masih bisa menemukan belas kasihan dari hakim surgawi. 
Kita hanya perlu bertobat dan kembali ke HaShem dan meminta pengampunannya, bukan atas dasar kebenaran kita sendiri, tetapi atas jasa dan kebajikan dari Mashiach Yeshua kita yang sudah mati untuk yetzer hara dan hidup untuk menjadi mediator orang berdosa di pengadilan sorgawi.

Wednesday, November 14, 2018

PARASHAT וַיֵּצֵא VAYETZE - TANGGA YAAKOV

PARASHAT וַיֵּצֵא VAYETZE - TANGGA YAAKOV
© ORI INDONESIA

Shalom chaverim,

Di dalam B'reishit (Kejadian) 28:12 dikatakan:

וַיַּחֲלֹם, וְהִנֵּה סֻלָּם מֻצָּב אַרְצָה, וְרֹאשׁוֹ, מַגִּיעַ הַשָּׁמָיְמָה; וְהִנֵּה מַלְאֲכֵי אֱלֹהִים, עֹלִים וְיֹרְדִים בּוֹ
Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Elokim nain dan turun di tangga itu.

Siapakah tangga itu?

Kitab Zohar parashat VAYETZE menjelaskan:






































METATRON

Sesuai kitab Zohar, identitas tangga itu adalah "Metatron." Di dalam Zohar dijelaskan bahwa malaikat-malaikat HaShem ini naik dan turun melalui "Metatron."

Di dalam B'rit Chadashah dikatakan:



Rabbi Yeshua mengatakan di Yochanan 1:51, bahwa malaikat-malaikat nik dan turun melalui Anak Manusia (yaitu: Mashiach).

Bahkan di dalam kitab Zohar di atas, dikatakan bahwa "Metatron" adalah "Pintu." Dan hal yang sama dijelaskan di dalam B'rit Chadashah:



Dengan kata lain, "Tangga Yaakov" adalah "Metatron" adalah "Mashiach" adalah "Yeshua."




Sunday, July 8, 2018

PARASHOT מטות־מסעי MATOT-MASEI - MENGUPAS KATA IBRANI מטות MATOT

PARASHOT מטות–מסעי MATOT-MASEI - MENGUPAS KATA IBRANI מטות MATOT
© ORI INDONESIA

Shalom chaverim,

Pembacaan parashot מטות–מסעי MATOT-MASEI diambil dari B'midbar (Bilangan) 30:2-36:13. Untuk hari Shabbat ini kita akan membaca dua parashot sekaligus karena saat ini tahun 5778 adalar bukan tahun kabisat di dalam kalender Yahudi.

Parashot מטות–מסעי MATOT-MASEI dimulai dengan ayat:

B'midbar (Bilangan) 30:2 (1)
וַיְדַבֵּר מֹשֶׁה אֶל-רָאשֵׁי הַמַּטּוֹת, לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל לֵאמֹר: זֶה הַדָּבָר, אֲשֶׁר צִוָּה יְהוָה.
Musa berkata kepada kepala-kepala suku Israel, demikian: "Inilah yang diperintahkan ADONAI.


Kata Ibrani "המטות ha'matot" adalah bentuk plural, yang artinya adalah "kepala-kepala suku." Bentuk tunggal dari kata Ibrani "המטות ha'matot" adalah kata Ibrani "מטה mateh" yang artinya adalah "tongkat."

Di Sh'mot (Keluaran) 4:2
וַיֹּאמֶר אֵלָיו יְהוָה, מזה (מַה-זֶּה) בְיָדֶךָ; וַיֹּאמֶר, מַטֶּה.
TUHAN berfirman kepadanya: "Apakah yang di tanganmu itu?" Jawab Musa: "Tongkat."

Ramad Vali (Rabbi Moshe David Vali) adalah seorang Kabbalist terkenal di generasi Acharonim, yang adalah guru dan juga murid dari Ramchal (Rabbi Moshe Chaim Luzzatto) di Padova, Italia. Ramad Vali hidup dari tahun 1697-1777 memberkan penjelasan tentang kata Ibrani "מטה mateh."

Kata Ibrani "מטה mateh" ini memiliki nihaigematria (matematika) = 54.
Huruf מ mem = 40
Huruf ט tet = 9
Huruf ה hey = 5

Total מטה mateh = 54.

Nilai gematria yang sama pada kata Ibrani "דן dan" yaitu 54. 
Huruf ד dalet = 4
Huruf נ nun = 50

Total דן dan = 54

Kata Ibrani "דן dan" artinya adalah "menghakimi."

Sehingga kata Ibrani "מטה mateh" yang adalah "tongkat" memiliki makna remez (kode) adalah "Sang Hakim yang menghakimi." "Sang Hakim" ini dapat kelihatan seperti ular, tetapi sebenarnya Ia adalah "Sang Pemegang Otoritas untuk menghakimi."

Siapakah sosok yang seperti ular bagi bangsa Israel saat ini, tetapi sebenarnya adalah Dia Yang memiliki otoritas untuk menentukan yang benar dan yang salah?

Yeshua adalah Figur yang menjadi momok bagi bangsa Israel. Bangsa Israel menyebutnya sebagai "Yeshu", yaitu sebuah olok-olok yang artinya adalah "semoga namanya dilupakan." Melalui nama "Yeshu" ini bangsa Israel mengalami kegelapan. Mengalami penganiayaan atas nama orang ini melalui: Perang Salib, Inkuisisi, Holokaust, Farhud dan semua penindasan.

Sosok "Yeshu" ini menjadi seperti "ular" (Satan) bagi bangsa Israel, sehingga disebut sebagai "Yeshu" yaitu "Yimach Shemo" (semoga namanya dilupakan).

Tetapi nama "Yeshu" sesuai T'hilim (Mazmur) 72:17 adalah singkatan dari "Yehi Shmo" artinya "Biar namanya tetap untuk selama-lamanya."

T'hilim (Mazmur) 72:17
יְהִי שְׁמוֹ, לְעוֹלָם-- לִפְנֵי-שֶׁמֶשׁ, ינין (יִנּוֹן) שְׁמוֹ:
וְיִתְבָּרְכוּ בוֹ; כָּל-גּוֹיִם יְאַשְּׁרוּהוּ.
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

"Yeshu" yang kelihatannya seperti "ular" bagi bangsa Israel, sebenarnya adalah Dia Yang Memiliki Otoritas Untuk Menghakimi."

מטה = דן
נחש

Kol tuv.

Tuesday, January 16, 2018

PARASHAT BO - HASHEM MEMBUAT PERBEDAAN

PARASHAT BO - HASHEM MEMBUAT PERBEDAAN
© ORI

Shalom chaverim,


Di dalam parashat BO בא kita membaca: 


Sh'mot (Keluaran) 10:7  
Sesudah itu berkatalah para pegawai Firaun kepadanya: "Berapa lama lagi orang ini akan menjadi jerat kepada kita? Biarkanlah orang-orang itu pergi supaya mereka beribadah kepada ADONAI, Elohei mereka. Belumkah tuanku insaf, bahwa Mesir pasti akan binasa?"

Sh'mot (Keluaran) 10:8  
Lalu Musa dan Harun dibawalah kembali kepada Firaun dan berkatalah Firaun kepada mereka: "Pergilah, beribadahlah kepada ADONAI, Eloheikem. Siapa-siapa sebenarnya yang akan pergi itu?"

Sh'mot (Keluaran) 10:9  
Jawab Musa: "Kami hendak pergi dengan orang-orang yang muda dan yang tua; dengan anak-anak lelaki kami dan perempuan, dengan kambing domba kami dan lembu sapi kami, sebab kami harus mengadakan perayaan untuk ADONAI."

Sh'mot (Keluaran) 10:10  
Tetapi Firaun berkata kepada mereka: "ADONAI boleh menyertai kamu, jika aku membiarkan kamu pergi dengan anak-anakmu! Lihat, jahatlah maksudmu!


Sh'mot (Keluaran) 10:11  
Bukan demikian, kamu boleh pergi, tetapi hanya laki-laki, dan beribadahlah kepada ADONAI, sebab itulah yang kamu kehendaki." Lalu mereka diusir dari depan Firaun.

PERZINAHAN SPIRITUAL

Sebelum kita melewatkan pesan penting dalam ayat-ayat di atas, mari kita memahami konteks-nya lebih dulu tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi antara Musa dan Firaun. 

Musa mendapatkan perintah (Ibrani: mitzvot) dari HaShem untuk memimpin bangsa Israel keluar Mesir. Tanpa pengecualian. Ini adalah perintah yang Musa terima dari HaShem (baca Keluaran 10:9). Kemudian Musa meneruskan perintah dari HaShem ini kepada Firaun supaya Firaun melepaskan semua bangsa Israel untuk beribadah kepada HaShem.

Tapi apa yang Firaun coba lakukan?

Di ayat 11.
Kamu boleh beribadah kepada HaShem, TETAPI, hanya laki-laki saja yang boleh pergi.

Sh'mot (Keluaran) 10:11  
Bukan demikian, kamu boleh pergi, tetapi hanya laki-laki, dan beribadahlah kepada ADONAI, sebab itulah yang kamu kehendaki." Lalu mereka diusir dari depan Firaun.

Di ayat 24.
Kamu boleh beribadah kepada HaShem, TETAPI, ternak-ternak-mu tetap di Mesir.

Sh'mot (Keluaran) 10:24
Lalu Firaun memanggil Musa serta berkata: "Pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, hanya kambing dombamu dan lembu sapimu harus ditinggalkan, juga anak-anakmu boleh turut beserta kamu."

Apa yang sedang Musa hadapi di sini?

Musa menghadapi sebuah spirit yang ingin menahan bangsa Israel beribadah sepenuhnya kepada HaShem. Musa menghadapi sebuah spirit yang berusaha menahan seseorang keluar dari Mesir. Musa menghadapi sebuah spirit yang berusaha mencegah seseorang untuk LECH LECHA dari Mesir dan tetap terlibat di dalam kehidupan yang lama. Musa menghadapai spirit yang coba menawarkan perzinahan spiritual.

Apa korelasi nya dengan kehidupan rohani kita di zaman sekarang?

Di zaman sekarang spirit ini pun masih tetap bekerja dengan aktif. Beberapa orang ada yang sudah dipanggil LECH LECHA (Indonesia: KELUAR) dari Mesir-nya masing-masing untuk beribadah kepada HaShem, tetapi ada spirit yang berusaha mencegah seseorang untuk melakukan LECH LECHA sepenuhnya dengan mengatakan, silahkan beribadah kepada HaShem, tetapi tinggal di Mesir.

Sh'mot (Keluaran) 8:25  
Lalu Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata: "Pergilah, persembahkanlah korban kepada Elokim-mu di negeri ini."

Dengan prinsip yang sama, silahkan menjadi Mesianik Judaisme, tetapi tetap tinggal di dalam komunitas Yahwehnisme. Bisakah demikian? Tentu saja tidak bisa! Chas v'chalila!

Sh'mot (Keluaran) 8:23 
Sebab Aku akan mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda mujizat ini akan terjadi."

HaShem sendiri yang membuat PERBEDAAN antara Mesianik Judaisme dengan Yahwehnisme. Kalau HaShem sendiri yang membuat PERBEDAAN antara TERANG vs KEGELAPAN, maka tidak ada seorang manusia yang bisa merubah PERBEDAAN menjadi samar-samar.

Sh'mot (Keluaran) 10:22  
Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari.

Sh'mot (Keluaran) 10:23  
Tidak ada orang yang dapat melihat temannya, juga tidak ada orang yang dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari; tetapi pada semua orang Israel ada terang di tempat kediamannya.

TERANG dan KEGELAPAN tidak dapat disatukan. HaShem membuat PERBEDAAN.




Seperti halnya TERANG dan KEGELAPAN tidak dapat diasosiasikan bersama, maka demikian juga "Gerakan Mesianik Judaisme" tidak dapat diasosiasikan bersama dengan "Gerakan Yahwehnisme." 

Avraham Avinu dipanggil KELUAR (Ibrani: LECH LECHA) karena Avraham dipisahkan dari asosiasi masyarakat penyembah berhala di kotanya. Bangsa Israel dipanggil KELUAR (Inggris: EXODUS) dari Mesir karena bangsa Israel dipisahkan dari asosiasi masyarakat di Mesir. Mesianik Judaisme dipanggil KELUAR dari Edom (Metamorfosa: Roma) karena para practising Mesianik Judaisme ini dipisahkan dari Edom (Metamorfosa: Roma).

Tidak mungkin TERANG mengasosiasikan diri dengan praktek KEGELAPAN. Rabbi Yeshua mengatakan:



Mattityahu (Matius) 5:14  
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.


Note:
Berbeda dengan pola pikir KRISTENDOM, di dalam MESIANIK JUDAISME yang dimaksud Terang Dunia di sini adalah merujuk kepada orang-orang Yahudi dan kota Yerusalem.


Mattityahu (Matius) 5:15  
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Note:
Orang-orang Yahudi dan kota Yerusalem harus terletak tinggi di atas Gunung sehingga menjadi Terang bagi dunia ini. Dalam setiap prosesi Torah kita selalu mengatakan: "Ki mi Tzion tetzeh Torah, u'd'var ADONAI mi'Yerushalayim" artinya "Dari Tzion akan datang Torah, dan d'var ADONAI dari Yerushalayim."

Mattityahu (Matius) 5:16  
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Note:
Demikianlah Terang dari setiap orang Yahudi bercahaya sehingga meraka bisa mengenal Mesias yang datang dari bangsa Yahudi.

Ini konteks yang Yeshua maksudkan sebenarnya. Cuma gerakan anti-Yahudi, anti-Rabbinikal dan anti-Torah memelintirkan ayat ini dan membuang nilai Yahudi dari ayat ini.

ESAU vs YAKUB

ESAU di dalam Judaisme identik dengan EDOM, yaitu ROMA yaitu KRISTENDOM. Sama halnya ESAU hobi berburu (Kejadian 25:27), demikian juga EDOM, hobinya berburu mencari jiwa.

Sedangkan YAKUB yang namanya diubah menjadi ISRAEL, adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di dalam kemah (Kejadian 25:27), yaitu BELAJAR TORAH.

Amsal 6:23 dikatakan bahwa TORAH adalah TERANG.


Bagaimana caranya TERANG itu bercahaya di depan orang (Mattityahu 5:16)? Caranya adalah dengan BELAJAR TORAH seperti Yakub.

Tidak ada cara lain.

Orang-orang akan datang kepada TERANG. Dan TERANG adalah TORAH STUDY. Orang-orang akan datang kepada mereka yang melakukan TORAH STUDY. 

Bukan kepada mereka yang melakukan rekreasi.

Ingat chaverim, jika chaverim dipanggil KELUAR dar Mesir, mangan mengasosiasikan diri lagi dengan Mesir. Dipanggil KELUAR dari Mesir adalah untuk TORAH STUDY, bukan untuk rekreasi.

Pirkei Avot 2:14 mengatakan:


Sudahkah chaverim DILIGENT dalam TORAH STUDY?

Kol tuv.

Tuesday, January 9, 2018

PARASHAT VAERA - MIDRASH TENTANG TONGKAT MOSHE

PARASHAT VAERA - MIDRASH TENTANG TONGKAT MOSHE
© ORI

Shalom chaverim,

Di dalam parashat VAERA וָאֵרָ֗א kita membaca:


Sh'mot (Keluaran) 7:9
כִּי֩ יְדַבֵּ֨ר אֲלֵכֶ֤ם פַּרְעֹה֙ לֵאמֹ֔ר תְּנ֥וּ לָכֶ֖ם מוֹפֵ֑ת וְאָמַרְתָּ֣ אֶֽל־אַהֲרֹ֗ן קַ֧ח אֶֽת־מַטְּךָ֛ וְהַשְׁלֵ֥ךְ לִפְנֵֽי־פַרְעֹ֖ה יְהִ֥י לְתַנִּֽין׃

"When Pharaoh speaks to you and says, ‘Produce your marvel,’ you shall say to Aharon, ‘Take your ROD and cast it down before Pharaoh.’ It shall turn into a serpent."


"Apabila Firaun berkata kepada kamu: Tunjukkanlah suatu mujizat, maka haruslah kaukatakan kepada Aharon: Ambillah TONGKAT-mu dan lemparkanlah itu di depan Firaun. Maka TONGKAT itu akan menjadi ular."

Bagaimana TONGKAT itu bisa sampai ada di Moshe Rebbenu? Bagaimana sejarah tentang TONGKAT itu?


Di dalam Pirkei Avot 5:6 dijelaskan:
"10 things were created at twilight of Shabbat eve. These are: the mouth of the earth [that swallowed Korach]; the mouth of [Miriam's] well; the mouth of [Balaam's] donkey; the rainbow; the manna; [Moses'] staff; the shamir; the writing, the inscription and the tablets [of the Ten Commandments]. Some say also the burial place of Moses and the ram of our father Abraham. And some say also the spirits of destruction as well as the original tongs, for tongs are made with tongs."

Pirkei Avot adalah "Pelajaran Etika dari Bapak-Bapak Leluhur."

Terjemahan:
"10 hal diciptakan pada Erev Shabbat pertama di muka bumi, yaitu di Gan Eden: tanah yang terbuka untuk menelan Korach; tanah untuk sumur (mata air) Miriam; mulut keledai Bileam; pelangi; manna; TONGKAT MOSHE; shamir (organisme kecil yang bisa menghancurkan batu); kitab para Nabi; dan 2 loh batu untuk 10 Perintah. Beberapa Rabbi lain mengatakan tempat kuburan Moshe dan juga domba untuk peristiwa pengorbanan Itzhak (Akedah Itzhak)."

TONGKAT tersebut berasal dari Gan Eden sebelum manusia jatuh dalam dosa.


Pada TONGKAT tersebut terdapat tulisan Ibrani דצ׳׳ך עד׳׳ש באח׳׳ב DETZACH, ADASH, B'ACHAV yang adalah akronim dari 10 tulah yang ada di Mesir.

Ketika Adam diusir keluar dari Gan Eden, HaShem memberikan TONGKAT itu kepada Adam. Adam memberikan TONGKAT itu ke Set, Set ke Enosh dan seterusnya sampai ke Enoch. Kemudian dari Enoch terus turun dari generasi ke generasi ke Noach, ke Shem, ke Avraham, ke Itzhak, ke Ya'akov, ke Yosef.

Sewaktu Yosef di Mesir, TONGKAT itu dibawa Yosef ke Mesir, dan ketika Yosef menjadi pemimpin di Mesir, TONGKAT itu di bara Yosef sehingga TONGKAT itu ada di istana Firaun. Di dalam istana Firaun, Firaun memiliki 3 orang penasihat kepercayaan yaitu: Bileam, Iyov (Ayub) dan Yitro. 

Suatu saat Firaun mendapatkan mimpi tentang bintang yang keluar dari bangsa Israel. Para penasihat Firaun ini menterjemahkan bahwa akan datang seorang Pemimpin dari bangsa Israel yang akan memimpin Israel dan menjadi Pemimpin seluruh dunia.

Firaun khawatir akan kelangsungan dinasti nya. Karena itu Firaun meminta diberikan jalan keluar dari 3 orang penasihatnya. Bileam memberikan nasihat untuk membunuh setiap bayi laki-laki Israel. Iyov (Ayub) abstain. Yitro menolak usulan Bileam.

Karena Yitro menolak usulan Bileam, maka Yitro diusir dari istana Firaun dan dipecat. Karena dipecat, maka Yitro pulang ke kampung halaman nya di Midian dengan membawa TONGKAT dari istana Firaun, lalu TONGKAT itu ditanam di Midian dan Yitro berkata bahwa dia yang bisa mencabut TONGKAT tersebut, maka dia lah yang akan menjadi pemimpin Israel. 

Di Midian tidak ada seorang manusia yang bisa mencabut TONGKAT itu dari tanah, sampai suta saat ketika Moshe datang ke Midian karena melarikan diri dari Mesir. Moshe adalah satu-satunya orang yang mampu mencabut TONGKAT itu dari tanah.

Sejak saat itulah Moshe memegang TONGKAT tersebut. TONGKAT yang berasal dari Gan Eden.

Perlu dicatat bahwa 3 orang Gentiles ini yaitu:
1.) Bileam - anti Yahudi.
2.) Iyov (Ayub) - abstain.
3.) Yitro - pro Yahudi.

Ketiga nya mempunyai akhir cerita hidup yang berbeda-beda.

1.) Bileam - anti Yahudi, mati dibunuh oleh bangsa Yahudi.
2.) Iyov (Ayub) abstain, harus mengalami penderitaan sebelum akhirnya bertobat dan dipulihkan.
3.) Yitro - pro Yahudi, tercatat sebagai seorang Gentile yang namanya diabadikan menjadi nama parashah. Ia menjadi seorang Gentile yang menyembah HaSHem, yaitu gambaran seorang yang dientenkan.

Termasuk Gentile tipe yang manakah Anda?

Kol tuv.