Popular Posts

Tuesday, January 9, 2018

PARASHAT VAERA - PENAMPAKKAN HASHEM

PARASHAT VAERA - PENAMPAKAN HASHEM
© ORI

Shalom chaverim,

Di dalam parashat VAERA וָאֵרָ֗א kita membaca:

Sh'mot (Keluaran) 6:2
וָאֵרָ֗א אֶל־אַבְרָהָ֛ם אֶל־יִצְחָ֥ק וְאֶֽל־יַעֲקֹ֖ב בְּאֵ֣ל שַׁדָּ֑י וּשְׁמִ֣י יְהוָ֔ה לֹ֥א נוֹדַ֖עְתִּי לָהֶֽם׃

I appeared to Avraham, Itzhak, and Ya'akov as EL SHADDAI, but I did not make Myself known to them by My name ADONAI.

Aku telah menampakkan diri kepada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL SHADDAI, tetapi dengan nama-Ku ADONAI Aku belum menyatakan diri.

Nama parashah kali ini diambil dari kata pertama dari teks bahasa Ibrani di Sh'mot (Keluaran) 6:2 yaitu וָאֵרָ֗א VAERA yang artinya adalah DAN AKU MENAMPAKKAN DIRI.

Sesuai dengan makna literal (Ibrani: P'SHAT) dari teks bahasa Ibrani di Sh'mot (Keluaran) 6:2, maka HaShem telah menampakkan diri-Nya kepada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL-SHADDAI אל שדי.

Dari mana buktinya teksnya?


1.)

Penampakkan kepada Avraham dapat ditemukan dari B'reshit (Kejadian) 17:1.

B'reshit (Kejadian) 17:1

וַיְהִ֣י אַבְרָ֔ם בֶּן־תִּשְׁעִ֥ים שָׁנָ֖ה וְתֵ֣שַׁע שָׁנִ֑ים וַיֵּרָ֨א יְהוָ֜ה אֶל־אַבְרָ֗ם וַיֹּ֤אמֶר אֵלָיו֙ אֲנִי־אֵ֣ל שַׁדַּ֔י הִתְהַלֵּ֥ךְ לְפָנַ֖י וֶהְיֵ֥ה תָמִֽים׃

When Avram was ninety-nine years old, the LORD appeared to Avram and said to him, “I am EL SHADDAI. Walk in My ways and be blameless.

Ketika Avram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka ADONAI menampakkan diri kepada Avram dan berfirman kepadanya: "Akulah EL SHADDAI, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.

2.)
Penampakkan kepada Itzhak dapat ditemukan di B'reshit (Kejadian) 26:2.

B'reshit (Kejadian) 26:2
וַיֵּרָ֤א אֵלָיו֙ יְהוָ֔ה וַיֹּ֖אמֶר אַל־תֵּרֵ֣ד מִצְרָ֑יְמָה שְׁכֹ֣ן בָּאָ֔רֶץ אֲשֶׁ֖ר אֹמַ֥ר אֵלֶֽיךָ׃

The LORD had appeared to him and said, “Do not go down to Egypt; stay in the land which I point out to you.

Lalu ADONAI menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.

3.)
Penampakkan kepada Ya'akov dapat ditemukan di B'reshit (Kejadian) 35:9-11.


B'reshit (Kejadian) 35:9
וַיֵּרָ֨א אֱלֹהִ֤ים אֶֽל־יַעֲקֹב֙ ע֔וֹד בְּבֹא֖וֹ מִפַּדַּ֣ן אֲרָ֑ם וַיְבָ֖רֶךְ אֹתֽוֹ׃

G-d appeared again to Ya'akov on his arrival from Paddan-aram, and He blessed him.

Setelah Ya'akov datang dari Padan-Aram, maka Elokim menampakkan diri pula kepadanya dan memberkati dia.

B'reshit (Kejadian) 35:10
וַיֹּֽאמֶר־ל֥וֹ אֱלֹהִ֖ים שִׁמְךָ֣ יַעֲקֹ֑ב לֹֽא־יִקָּרֵא֩ שִׁמְךָ֨ ע֜וֹד יַעֲקֹ֗ב כִּ֤י אִם־יִשְׂרָאֵל֙ יִהְיֶ֣ה שְׁמֶ֔ךָ וַיִּקְרָ֥א אֶת־שְׁמ֖וֹ יִשְׂרָאֵֽל׃

G-d said to him, “You whose name is Ya'akov, You shall be called Ya'akov no more, But Israel shall be your name.” Thus He named him Israel.

Firman Elokim kepadanya: "Namamu Ya'akov; dari sekarang namamu bukan lagi Ya'akov, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu." Maka Elokim menamai dia Israel.

B'reshit (Kejadian) 35:11
וַיֹּאמֶר֩ ל֨וֹ אֱלֹהִ֜ים אֲנִ֨י אֵ֤ל שַׁדַּי֙ פְּרֵ֣ה וּרְבֵ֔ה גּ֛וֹי וּקְהַ֥ל גּוֹיִ֖ם יִהְיֶ֣ה מִמֶּ֑ךָּ וּמְלָכִ֖ים מֵחֲלָצֶ֥יךָ יֵצֵֽאוּ׃

And G-d said to him, “I am EL SHADDAI. Be fertile and increase; A nation, yea an assembly of nations, Shall descend from you. Kings shall issue from your loins.

Lagi firman Elokim kepadanya: "Akulah EL SHADDAI. Beranakcuculah dan bertambah banyak; satu bangsa, bahkan sekumpulan bangsa-bangsa, akan terjadi dari padamu dan raja-raja akan berasal dari padamu.

Apa yang bisa kita pelajari dari teks di atas secara literal (Ibrani: P'SHAT)? Secara literal (Ibrani: P'SHAT) kita membaca bahwa HaShem sudah pernah menampakkan diri-Nya kupada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL SHADDAI

Tetapi bagaimana mungkin? Bukankah Torah mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang pernah melihat HaShem dan dapat bertahan hidup?


Sh'mot (Keluaran) 33:20
Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."

Kalau tidak ada orang yang dapat memandang HaShem dan tetap hidup, lalu, siapakah sosok yang dilihat oleh Avraham, Itzhak danYa'akov? 

Sesuai teks literal disebutkan bahwa yang dilihat oleh bapak-bapak leluhur kita adalah EL SHADDAI אל שדי.

Siapakah sosok EL SHADDAI ini yang dapat dilihat, yang dapat disentuh, yang dapat dipegang oleh bapak-bapak leluhur kita?

Kata SHADDAI שדי adalah singkatan dari SHOMER DELATOT ISRAEL שומר דלתות ישראל, yang artinya adalah SANG PENJAGA PINTU GERBANG ISRAEL.


Siapakah Dia SANG PENJAGA PINTU GERBANG ISRAEL? Siapakah Dia yang pernah berkata "Aku-lah PINTU..."?

Yochanan (Yohanes) 10:7  
Maka kata Yeshua sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah PINTU ke domba-domba itu.

Yochanan (Yohanes) 10:9  
Akulah PINTU; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Di setiap rumah-rumah orang Yahudi selalu dipasang sebuah MEZUZAH. Di MEZUZAH terdapat huruf SHIN ש untuk kata SHADDAI שדי.


Siapakah Dia? Dia adalah SANG PENJAGA PINTU GERBANG ISRAEL. Dia adalah YESHUA.

Di dalam teks Sh'mot (Keluaran) 6:2 dikatakan:

Sh'mot (Keluaran) 6:2
וָאֵרָ֗א אֶל־אַבְרָהָ֛ם אֶל־יִצְחָ֥ק וְאֶֽל־יַעֲקֹ֖ב בְּאֵ֣ל שַׁדָּ֑י וּשְׁמִ֣י יְהוָ֔ה לֹ֥א נוֹדַ֖עְתִּי לָהֶֽם׃

I appeared to Avraham, Itzhak, and Ya'akov as EL SHADDAI, but I did not make Myself known to them by My name ADONAI.

Aku telah menampakkan diri kepada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL SHADDAI, tetapi dengan nama-Ku ADONAI Aku belum menyatakan diri.

HaShem sudah menyatakan diri-Nya sebagai EL SHADDAI. Tetapi Ia belum pernah menyatakan diri-Nya sebagai ADONAI. Apa artinya?

Nama-Nya "ADONAI" adalah menjelaskan sisi KASIH KARUNIA-Nya. HaShem belum pernah menunjukkan atribut diri-Nya sebagai Sang Pemberi KASIH KARUNIA kepada anak-anak-Nya. 


Sedangkan "ELOKIM" adalah menjelaskan sisi atribut-Nya sebagai Sang Pemberi KEADILAN. 


Melalui 2 nama-Nya ini yaitu "ADONAI ELOKIM" Ia akan memberikan KASIH KARUNIA-Nya kepada mereka yang layak menerima KASIH KARUNIA-Nya dan Ia juga akan memberikan HUKUMAN KEADILAN-Nya kepada mereka yang mengeraskan terhadap diri-Nya Raja Segala Raja.


Kol tuv.

Wednesday, January 3, 2018

PARASHAT SH'MOT - SIAPAKAH NAMA-MU?

PARASHAT SH'MOT - SIAPAKAH NAMA-MU?
© ORI

Shalom chaverim,

Di dalam parashat SH'MOT שְׁמוֹת֙ kita membaca:

Sh'mot (Keluaran) 3:13
וַיֹּ֨אמֶר מֹשֶׁ֜ה אֶל־הָֽאֱלֹהִ֗ים הִנֵּ֨ה אָנֹכִ֣י בָא֮ אֶל־בְּנֵ֣י יִשְׂרָאֵל֒ וְאָמַרְתִּ֣י לָהֶ֔ם אֱלֹהֵ֥י אֲבוֹתֵיכֶ֖ם שְׁלָחַ֣נִי אֲלֵיכֶ֑ם וְאָֽמְרוּ־לִ֣י מַה־שְּׁמ֔וֹ מָ֥ה אֹמַ֖ר אֲלֵהֶֽם׃

Lalu Moshe berkata kepada Elokim: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Elokim nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?"

Sh'mot (Keluaran) 3:14
וַיֹּ֤אמֶר אֱלֹהִים֙ אֶל־מֹשֶׁ֔ה אֶֽהְיֶ֖ה אֲשֶׁ֣ר אֶֽהְיֶ֑ה וַיֹּ֗אמֶר כֹּ֤ה תֹאמַר֙ לִבְנֵ֣י יִשְׂרָאֵ֔ל אֶֽהְיֶ֖ה שְׁלָחַ֥נִי אֲלֵיכֶֽם׃

Firman Elokim kepada Moshe: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

Di ayat 13, Moshe bertanya kepada Elokim, "Siapakah nama-Mu? --apakah yang harus kujawab jika ada orang bertanya tentang nama-Mu?"

Apakah jawab Elokim kepada Moshe?

"Nama-Ku adalah YAHWEH."
Apakah Elokim memberikan jawaban kepada Moshe bahwa nama-Nya adalah YAHWEH? Tidak!

"Nama-Ku adalah YEHOVAH."
Apakah Elokim memberikan jawaban kepada Moshe bahwa nama-Nya adalah YEHOVAH? Tidak!

"Nama-Ku adalah JEHOVAH."
Apakah Elokim memberikan jawaban kepada Moshe bahwa nama-Nya adalah JEHOVAH? Tidak!

"Nama-Ku adalah YAHUAH."
Apakah Elokim memberikan jawaban kepada Moshe bahwa nama-Nya adalah YAHUAH? Tidak!

"Nama-Ku adalah YAHUWAH."
Apakah Elokim memberikan jawaban kepada Moshe bahwa nama-Nya adalah YAHUWAH? Tidak!

Di ayat 14, Elokim sama sekali TIDAK menyatakan nama-Nya kepada Moshe. Mengapa? Karena Elokim ingin mengikis pola pikir Mesir (goyim) dari pola pikir Moshe. Moshe dibesarkan selama 40 tahun di Mesir. Dan selama 40 tahun dalam budaya Mesir, Moshe diprogram dalam pikirannya bahwa setiap dewa di Mesir memiliki nama. Oleh karena itu ketika Moshe bertanya, "siapakah nama-Mu?", Elokim tidak memberikan jawaban kepada Moshe. Karena Ia berbeda dengan dewa-dewa berhala.

Harap diketahui, bahwa setiap usaha manusia yang ingin memberikan nama Sang Pencipta menurut pola pikir mereka, itu adalah budaya "goyim", yaitu budaya "penyembahan berhala."

Semua bentuk nama YAHWEH, YEHOVAH, JEHOVAH, YAHUAH, YAHUWAH dan lain sebagainya adalah budaya goyim, yaitu budaya yang dipakai oleh masyarakat penyembah berhala, di mana meraka ingin memberikan nama kepada sesembahan mereka.

Lalu, apakah jawaban Elokim terhadap pertanyaan "siapakah nama-Mu?"

Di ayat 14, Elokim menjawab: אֶֽהְיֶ֖ה אֲשֶׁ֣ר אֶֽהְיֶ֑ה EHYEH ASHER EHYEH.


Sebenarnya arti kalimat אֶֽהְיֶ֖ה אֲשֶׁ֣ר אֶֽהְיֶ֑ה EHYEH ASHER EHYEH adalah BUKAN AKU ADALAH AKU. 

Tetapi lebih tepat diterjemahkan sebagai AKU AKAN MENJADI PRIBADI SESUAI DENGAN APA YANG KAMU HARAPKAN AKU AKAN MENJADI. 

Di dalam bahasa Inggris lebih tepat ditulis I WILL BE ACCORDING WHAT YOU WANT ME TO BE.

Jika seseorang mengharapkan Elokim hanya sama dengan level penamaan dewa-dewa berhala yang memiliki nama-nama, maka Ia akan menjadi sama dengan dewa berhala untuk orang itu. Tidak lebih dari dewa penyembahan berhala yang lain.

Itu sebabnya ada banyak versi nama-nama superti YAHWEH, YEHOVAH, JEHOVAH, YAHUAH, YAHUWAH dan lain sebagainya. Mengapa? Karena mereka memakai sistem pola pikir budaya penyembahan berhala dan sistem yang sama itu disematkan kapada Elokim.

Bolehkah demikian? Bolehkah kita memakai / meniru sistem budaya berhala lalu ditiru dan disematkan sistem itu untuk Elokim? Chas'v'chalilah!!! Tidak boleh!!! 

Torah mengatakan:

Vayikra (Imamat) 18:3
Janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Mesir, di mana kamu diam dahulu; juga janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Kanaan, ke mana Aku membawa kamu; janganlah kamu hidup menurut kebiasaan mereka.

D'varim (Ulangan) 12:30
maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang dewa-dewa mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada dewa-dewa mereka? Akupun mau berlaku begitu.

D'varim (Ulangan) 12:31
Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap ADONAI, Elokim-mu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi ADONAI, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi dewa-dewa mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi dewa-dewa mereka.

Sebaliknya, jika seseorang mengharapkan Elokim menjadi Sang Pencipta Yang Tidak Ada Batas-Nya, maka Ia akan menjadi Sang Pencipta Yang Memang Tidak Terselami, Yang Tidak Terbatas.

Mari kita lihat penjelasan dari CHAZAL, singkatan dari "Chachameinu Zikhram Liv'rakha", yang artinya, "Our Sages, may their memory be blessed."

RABBI OVADYAH SFORNO

Rabbi Ovadyah Sforno Z"L, seorang Rabbi dari Itali, yang master dalam hal makna P'SHAT (makna LITERAL) menjelaskan apa arti kata EHYEH ASHER EHYEH sebagai berikut:

"I am an independent existence, not subject to influences by other phenomena or even caused by them. Seeing that this is so it follows that I love existing, and beings that exist. As a corollary to this love of Mine for existence, it follows that I deeply resent anything or anyone who tries to terminate such an existing being from continuing to do so. The prophet Ezekiel 18:32 phrased this thought as “for I do not desire the death of him that dies.” From this it follows that I must love righteousness and justice the objective of both virtues being the continued existence of all who deserve it. At the same time, it follows that I must hate injustice and cruelty as these vices are apt to terminate the existence of the victims of these vices. Clearly, then, this G-d must hate the violence and cruelty perpetrated on you by the Egyptians."

Bahwa Elokim adalah suatu pribadi yang independent yang sama sekali TIDAK dapat dibatasi oleh pola pikir manusia yang fana ini.

EIN YA'AKOV

Ein Ya'akov adalah kumpulan semua aggadic di dalam Talmud beserta penjelasan-penjelasannya.

Ein Ya'akov (Blick Edition) B'rachot 1:48

"I will be that I will be (Exo 3, 14). The Holy One, praised be He! said unto Moshe, "Go and tell Israel that I was with you during this subjugation and I will be with you during the next subjugation." So Moshe said unto Him: "Sovereign of the Universe, is not the affliction terrible enough when it is really present [without telling of it beforehand] ?" Whereupon the Holy One, praised be He! said unto Moshe: "Then go and tell, 'I will be,' sent me unto you." Answer me, O LORD, answer me (I Kings 18:37). Rabbi Abuhu said : "Why did Eliyahu say twice. Answer me? We infer from this that Eliyahu said, before the Holy One, praised be He ! 'Sovereign of the Universe, answer me that a fire shall come down from Heaven and consume everything that is upon the altar; and answer me, to remove from their mind that they shall not think it was the result of sorcery,' as it is said (Ib.) Thou hast turned their hearts back again."

Kalimat "EHYEH ASHER EHYEH" artinya adalah "AKU AKAN MENJADI PRIBADI YANG SESUAI DENGAN APA YANG KAMU HARAPKAN AKU AKAN MENJADI."

TARGUM

Targum adalah terjemahan bahasa Aramaik dari Tanakh yang ditulis dalam bahasa Ibrani. Bagaimana orang-orang Yahudi di zaman Yeshua membaca Tanakh, dapat dimengerti dengan membaca melalui Targumim.

Targum Jerusalem, Exodus 3:14

And the Word of the LORD said to Mosheh, He who spake to the world, Be, and it was; and who will speak to it, Be, and it will be. And he said, Thus shalt thou speak to the sons of Israel, EHYEH hath sent me unto you.

Hal sangat menarik dari Targum Yerusalem adalah bahwa Targum menjelaskan bahwa yang berbicara kepada Moshe adalah "Word of the LORD" yaitu "D'var ADONAI", yaitu "Firman ADONAI."

Yochanan (Yohanes) di B'rit Chadashah menjelaskan bahwa "D'var" itu adalah "Yeshua."

SHIMON HA'TZADDIK

Shimon Ha'Tzaddik adalah seorang Imam Besar yang hidup setelah era Maleakhi. Ia hidup di tahun 300-200 sebelum Masehi. Shimon Ha'Tzaddik adalah Imam Besar terakhir yang memiliki kemampuan ilahi untuk melafalkan nama-Nya Yang Tidak Terucapkan itu di Bait Suci, di Ruang Maha Kudus dan hanya pada hari raya Yom Kippur.

Nama-Nya Yang Tidak Terucapkan itu hanya diucapkan setahun sekali, yaitu HANYA pada hari raya Yom Kippur, karena nama-Nya Yang Tidak Terucapkan itu adalah atribut dari belas kasihan-Nya pada hari raya Yom Kippur.

Setelah kematian Imam Besar Shimon Ha'Tzaddik, penerusnya yaitu Imam Besar Antigonos Socho tidak memiliki kemampuan ilahi lagi untuk melafalkan nama Yang Tidak Terucapkan itu. Itu sebabnya sampai sekarang setiap Imam Besar hanya memakai kata "HASHEM" dan "ADONAI" atau "ADOSHEM."

Semua ini ada dijelaskan di dalam Talmud Bavli, traktat Yoma 39a-39b.

Dan kita TIDAK melafalkan nama Yang Tidak Terucapkan itu sampai nanti Imam Besar Yang Mulia, yaitu Yeshua, yang akan melafalkan nama-Nya Yang Maha Kudus. Selama menunggu kedatangan-Nya yang kedua kali, kita menahan diri untuk tidak semena-mena melafalkan nama-Nya Yang Tidak Terucapkan itu.

Berbeda jauh dengan kaum "Yahwehnisme" yaitu "Gerakan Pengagung Nama."

Apakah kita rindu untuk melafalkan nama-Nya Yang Tidak Terucapkan itu? Ya, tenta saja. Setiap orang Yahudi yang taat Torah pasti memiliki kerinduan untuk dapat melafalkan nama-Nya Yang Tidak Terucapkan, tetapi belum bisa. Takut salah. Kita saat ini menunggu sampai nanti Imam Besar kita yang akan mengajarkan kita bagaimana cara yang benar untuk melafalkan nama-Nya Yang Tidak Terucapkan.

Di dalam siddur kita selalu membaca Zakharia 14:9..."b'yom ha hu yihyeh ADONAI echad u'sh'mo
echad."

Ini adalah sebuah nubuat bahwa nanti kita akan melafalkan nama-Nya Yang Tidak Terucapkan.

Jangan memakai pola bangsa-bangsa penyembah berhala yang menamai dewa-dewa sesembahan mereka. HASHEM berbeda jauh dengan dewa-dewa berhala.

Kol tuv!


Tuesday, January 2, 2018

PARASHAT SH'MOT - SIAPAKAH ANAK SULUNG HASHEM?

PARASHAT SH'MOT - SIAPAKAH ANAK SULUNG HASHEM?
© ORI

Shalom chaverim,

Di dalam parashat SH'MOT שְׁמוֹת֙ kita membaca:

Sh'mot (Keluaran) 4:22
וְאָמַרְתָּ֖ אֶל־פַּרְעֹ֑ה כֹּ֚ה אָמַ֣ר יְהוָ֔ה בְּנִ֥י בְכֹרִ֖י יִשְׂרָאֵֽל׃
Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman ADONAI: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;

Di dalam Sh'mot (Keluaran) 4:22 Ha'Shem mengatakan bahwa "Israel adalah anak-Ku, anak-Ku yang sulung." Kemudian Mattityahu (Matius) di Mattityahu 2:14-15 menjelaskan bahwa Mesias adalah juga "anak Ha'Shem."

Mattityahu (Matius) 2:14
ויקם ויקח את־הילד ואת־אמו לילה ויברח מצרימה׃
Maka Yosefpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,

Mattityahu (Matius) 2:15  
ויהי־שם עד מות הורדוס למלאת את־דבר יהוה ביד הנביא לאמר ממצרים קראתי לבני׃
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."

Lalu siapakah sebenarnya yang disebut sebagai "anak Ha'Shem?" Apakah "Israel?" Atau, apakah "Mesias?" Kemudian, dari mana Mattityahu (Matius) menyebutkan bahwa "Mesias adalah anak Ha'Shem?" Gerakan anti-Misionaris di Indonesia menuduh bahwa Mattityahu (Matius) melakukan pelanggaran sehingga kitab Mattityahu (Matius) tidak layak diterima sebagai kitab suci.

Benarkah demikian?

Mari kita bahas bersama!

Dari mana Mattityahu (Matius) mengutip Mattityahu (Matius) 2:15? Sebenarnya Mattityahu (Matius) mengutipnya dari Tanaka, yaitu dari Hoshea (Hosea) 11:1.

Hoshea (Hosea) 11:1
כִּ֛י נַ֥עַר יִשְׂרָאֵ֖ל וָאֹהֲבֵ֑הוּ וּמִמִּצְרַ֖יִם קָרָ֥אתִי לִבְנִֽי׃
Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.

Hoshea (Hosea) 11:1 menjelaskan bahwa "Israel adalah anak Ha'Shem." Hoshea (Hosea) memakai penjelasan ini dari parashat SH'MOT di Sh'mot (Keluaran) 4:22.

Sh'mot (Keluaran) 4:22

וְאָמַרְתָּ֖ אֶל־פַּרְעֹ֑ה כֹּ֚ה אָמַ֣ר יְהוָ֔ה בְּנִ֥י בְכֹרִ֖י יִשְׂרָאֵֽל׃
Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman ADONAI: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;

Lalu dari mana Mattityahu (Matius) menyebut "Mesias juga sebagai anak Ha'Shem?"

Supaya kita dapat memahami tulisan Mattityahu (Matius), maka kita perlu memahami macam-macam metode hermeneuetik di dalam agama Yahudi (Judaisme). Ada 4 macam metode hermeneutik pembahasan Kitab Suci di dalam agama Yahudi, yaitu:

1.) P'SHAT = yaitu arti secara LITERAL sebuah kata Ibrani.

2.) REMEZ = yaitu arti secara KODE TERSEMBUNYI sebuah kata Ibrani.

3.) DRASH = yaitu catatan pengajaran dari generasi ke generasi dari para Rabbi yang diturunkan turun temurun yang sudah berlangsung selama 3000 tahun.

4.) SOD = yaitu makna RAHASIA berupa nilai matematika, bentuk huruf Ibrani, dan lain sebagainya.

Ke-4 metode ini disingkat menjadi PaRDeS, yaitu "taman Firdaus."


Beberapa orang mengatakan bahwa Mattityahu (Matius) menggunakan metode DRASH di dalam Mattityahu (Matius) 2:15. Ada juga berapa orang yang mengatakan bahwa Mattityahu (Matius) menggunakan metode REMEZ.

Ya, memang secara P'SHAT (LITERAL) teks di Sh'mot (Keluaran) 4:22, teks di Hoshea (Hosea) 11:1 adalah berbicara secara literal bahwa Israel adalah memang anak sulung Ha'Shem. 

Tetapi perlu diketahui bahwa setiap teks Kitab Suci tidak hanya terbatas di level P'SHAT saja, tetapi juga dapat dikembangkan lebih dalam ke dalam level REMEZ, DRASH dan bahkan SOD.

Di sini Mattityahu (Matius) memakai keahliannya di dalam hermeneutik untuk mengembangkan teks dari Sh'mot (Keluaran) 4:22 dan Hoshea (Hosea) 11:1 tidak saja hanya di level P'SHAT tetapi juga di level lain, yaitu level REMEZ.

Level REMEZ ini dapat kita lihat teks di T'hilim 2:7.

T'hilim (Mazmur) 2:7
אֲסַפְּרָ֗ה אֶֽ֫ל חֹ֥ק יְֽהוָ֗ה אָמַ֘ר אֵלַ֥י בְּנִ֥י אַ֑תָּה אֲ֝נִ֗י הַיּ֥וֹם יְלִדְתִּֽיךָ׃
Aku mau menceritakan tentang ketetapan ADONAI; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

Siapakah identitas "anak" yang dimaksud di T'hilim (Mazmur) 2:7? Apakah "Israel?" Atau, apakah "Mesias?"

Talmud Bavli, traktat Sukkah 52a menjelaskan bahwa teks di T'hilim (Mazmur) 2:7 adalah berbicara tentang "Mesias."

Talmud Bavli, traktat Sukkah 52a
The Sages taught: To Messiah ben David, who is destined to be revealed swiftly in our time, the Holy One, Blessed be He, says: Ask of Me anything and I will give you whatever you wish, as it is stated: “I will tell of the decree; the LORD said unto me: You are My son, this day have I begotten you, ask of Me, and I will give the nations for your inheritance, and the ends of the earth for your possession” (Psalms 2:7–8). Once the Messiah ben David saw Messiah ben Yosef, who was killed, he says to the Holy One, Blessed be He: Master of the Universe, I ask of you only life; that I will not suffer the same fate. The Holy One, Blessed be He, says to him: Life? Even before you stated this request, your father, David, already prophesied about you with regard to this matter precisely, as it is stated: “He asked life of You, You gave it to him; even length of days for ever and ever” (Psalms 21:5).

Jadi kita melihat bahwa status "anak Ha'Shem" dapat dipakai baik untuk "Israel" maupun untuk "Mesias." Kedua-duanya sama dan saling melengkapi. 

Apa yang terjadi dengan "Israel", terjadi juga dengan"Mesias." Sebaliknya apa yang terjadi dengan "Mesias" maka terjadi juga dengan "Israel." Bangsa "Israel' pernah hancur, tetapi kemudian bangkit kembali menjadi sebuah negara. "Mesias" pernah mati, tetapi kemudian bangkit dari kematian.

Fakta ini membuktikan bahwa "Mesias Yeshua" selalu berada bersama-sama dengan bangsa "Israel" dan "Mesias Yeshua" selalu mengidentifikasikan diri-Nya bersama dengan bangsa "Israel." "Yeshua" dan "Israel" adalah satu kesatuan yang ECHAD.

Pemahaman ini sangat penting untuk dimengerti mengingat Perjanjian Baru sudah terlalu dibumbui ke-barat-barat-an dan membuang nilai-nilai ke-Yahudi-an-nya. Kita perlu kembali ke pola pikir yang benar dan meluruskan kembali penyimpangan yang sudah terjadi selama 2000 tahun ini yaitu berusaha menghilangkan nilai-nilai Yahudi dari Perjanjian Baru.

Yeshua selalu mengidentifikasikan diri-Nya bersama komunitas Yahudi.

Yeshayahu (Yesaya) 49:3
וַיֹּ֥אמֶר לִ֖י עַבְדִּי־אָ֑תָּה יִשְׂרָאֵ֕ל אֲשֶׁר־בְּךָ֖ אֶתְפָּאָֽר׃
Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."

Siapakah identitas hamba-Ku di ayat 3? Israel!

Yeshayahu (Yesaya) 49:6
וַיֹּ֗אמֶר נָקֵ֨ל מִֽהְיוֹתְךָ֥ לִי֙ עֶ֔בֶד לְהָקִים֙ אֶת־שִׁבְטֵ֣י יַעֲקֹ֔ב ונצירי [וּנְצוּרֵ֥י] יִשְׂרָאֵ֖ל לְהָשִׁ֑יב וּנְתַתִּ֙יךָ֙ לְא֣וֹר גּוֹיִ֔ם לִֽהְי֥וֹת יְשׁוּעָתִ֖י עַד־קְצֵ֥ה הָאָֽרֶץ׃
"Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Ya'akov dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat Engkau menjadi Terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."

Jika identitas hamba-Ku di ayat 3 adalah Israel, lalu bagaimana mungkin di ayat 6 hamba-Ku tersebut mengumpulkan orang-orang Israel?

Identitas hamba-Ku di Yeshayahu 49:3 dan Yeshayahu 49:6 adalah "Israel" dan juga secara REMEZ adalah merujuk "Mesias Yeshua."

Kol tuv!

Monday, September 11, 2017

PARASHOT NITZAVIM-VAYEILECH - TUJUAN DARI GALUT

PARASHOT NITZAVIM-VAYEILECH - TUJUAN DARI GALUT
Andre Widodo
© ORI

Shalom chaverim,

Hari Shabbat ini tanggal 16 September 2017 (25 Elul 5777) kita akan membaca double portion di dalam porsi Torah, yaitu PARASHOT NITZAVIM-VAYEILECH נצבים–וילך yang diambil dari Devarim (Ulangan) 29:9 - 31:30.

Di dalam Devarim (Ulangan) 30:3 kita membaca:

Devarim (Ulangan) 30:3
וְשָׁ֨ב יְהוָ֧ה אֱלֹהֶ֛יךָ אֶת־שְׁבוּתְךָ֖ וְרִחֲמֶ֑ךָ וְשָׁ֗ב וְקִבֶּצְךָ֙ מִכָּל־הָ֣עַמִּ֔ים אֲשֶׁ֧ר הֱפִֽיצְךָ֛ יְהוָ֥ה אֱלֹהֶ֖יךָ שָֽׁמָּה׃
maka ADONAI, Elohim-mu, akan memulihkan keadaanmu dan akan menyayangi engkau. Ia akan mengumpulkan engkau kembali dari segala bangsa, ke mana ADONAI, Elohim-mu, telah menyerakkan engkau.

Di dalam Devarim (Ulangan) 30:3 kita membaca bahwa HaShem mengizinkan GALUT גלות terjadi terhadap bangsa Israel. GALUT גלות adalah dibuang ke seluruh penjuru dunia.

Pertanyaan-nya adalah: Mengapa HaShem mengizinkan bangsa Israel untuk mengalami pembuangan ke seluruh dunia? Mengapa HaShem mengizinkan GALUT terjadi? Apakah HaShem kejam?

Chas v'shalom!!!

Lalu apakah tujuan HaShem dengan GALUT?

Talmud Babilonia, traktat Pesachim 87b

It a kindness that G‑d did to Israel, that He scattered them amongst the nations. . . . Does a person then sow a measure of grain, if not to harvest many measures? So too, the people of Israel were exiled amongst the nations only so that converts be added to them . . .

Elohim selalu memberikan kebaikan kepada Israel, bahkan saat Ia membuang bangsa Israel ke seluruh penjuru dunia . . . . Apakah ada seorang petani yang hanya menabur sedikit gandum, dan tidak menabur banyak gandum? Tidak ada! Maka demikian juga dengan bangsa Israel. Bangsa Israel diizinkan HaShem dibuang ke seluruh penjuru dunia di antara bangsa-bangsa supaya banyak para convert (proselyte / gerim) bergabung dengan bangsa Israel. . . 


Chassidic Masters

The “converts” of which the Talmud speaks refer not only to the non-Jews who joined the community of Israel in the course of their exile, but also to the “sparks of holiness” contained within the physical creation, which are redeemed and elevated when a Jew utilizes the resources he or she comes in contact with, in every part of the world, towards a good and G‑dly purpose.

Para convert (gerim) yang Talmud maksudkan bukan hanya non-Yahudi saja yang bergabung dengan bangsa Israel, tetapi juga untuk "mengumpulkan terang kekudusan" yang tersebar di seluruh penjuru dunia, yang akan terjadi jika seorang Yahudi menebus dan menaikkan spiritual level nya dan memakainya untuk kebaikan dan maksud tujuan HaShem.

Apapun yang HaShem lakukan, Ia lakukan untuk memulihkan kondisi alam semesta ini kembali ke kondisi semula di Gan Eden saat sebelum dosa ada.









Saturday, September 9, 2017

TORAL ORAL DI DALAM TANAKH - JUAL BELI SAAT SHABBAT

TORAH ORAL DI DALAM TANAKH - JUAL BELI SAAT SHABBAT
Andre Widodo
© ORI

Shalom chaverim,


Apakah di dalam Tanakh ada diceritakan tentang TORAH ORAL? Ya ada!


Nechemiah (Nehemia) 10:31

Dan bilamana penduduk negeri membawa barang-barang dan berbagai-bagai gandum untuk dijual pada hari Shabbat, kami tidak akan membelinya dari mereka pada hari Shabbat atau pada hari yang kudus. Dan kami akan membiarkan begitu saja hasil tanah pada tahun yang ketujuh dan tidak akan menagih sesuatu hutang.

Pertanyaan yang harus kita tanyakan adalah:


1.) Di mana di dalam Torah (5 Kitab Musa) ada dijelaskan bahwa dilarang untuk membeli dan berjualan di hari Shabbat?


2.) Atas otoritas siapa Nechemiah membuat aturan tersebut jika Torah (5 Kitab Musa) tidak pernah membuat perintah dilarang membeli dan berjualan di hari Shabbat?


3.) Mengapa Nechemiah bisa memberikan tambahan aturan tentang hari Shabbat?


Kita dapat memberikan jawabannya yaitu:


1.) Tidak ada!

Torah (5 Kitab Musa) dari Kejadian 1:1 s/d Ulangan 34:12 TIDAK pernah ada perintah yang melarang untuk membeli dan berjualan di hari Shabbat.

2.) Nechemiah di dalam sejarah hidupnya adalah orang pertama bersama Ezra yang mendirikan kembali Beit HaMikdash (Bait Suci) ke-2, yang merestorasi sistem ibadah di Bait Suci, dan yang mendirikan kembali institutional Anshei Knesset HaGadolah (Indonesia: institusi Sanhedrin Besar).


Pirkei Avot 1:1 menjelaskan tentang bagaimana transfer otoritas dari sejak Moshe (Musa) di Sinai sampai dengan institusi Sanhedrin yang sekarang dipimpin oleh para Rabbi.


Pirkei Avot 1:1

Moses received the Torah from Sinai and gave it over to Joshua. Joshua gave it over to the Elders, the Elders to the Prophets, and the Prophets gave it over to the Men of the Great Assembly. They [the Men of the Great Assembly] would always say these three things: Be cautious in judgement. Establish many pupils. And make a safety fence around the Torah.

Indonesia:

Musa menerima Torah di gunung Sinai dan memberikannya kepada Yoshua. Yoshua memberikannya kepada Tua-Tua, kemudian Tua-Tua memberikannya kepada para Nabi, dan para Nabi memberikannya kepada Anshei Knesset HaGadolah. Mereka berkata tentang 3 hal yaitu: Hati-hati di dalam mengadili. Buat banyak murid. Dan buat pagar terhadap Torah.

Nechemiah membuat aturan yang baru tentang dilarang melakukan jual beli di bari Shabbat berdasarkan otoritas turun temurun dari Musa.


3.) Nehemia bisa membuat aturan baru tentang Torah, karena Nehemia adalah member dari Sanhedrin Besar (Ibrani: Anshei Knesset HaGadolah). Orang-orang yang menjadi member di Sanhedrin, mereka salahorang-orang yang memiliki otoritas untuk membuat suatu aturan baru dan membuat suatu halakhah baru.


Aturan tambahan ini disebut sebagai TORAH ORAL (Ibrani: TORAH SHEBAL PEH) yang disampaikan turun temurun dari generasi ke generasi sejak zaman Musa sampai sekarang ini. Sepanjang sejarah TORAH ORAL tidak pernah dibukukan, tetapi hanya ditransmisikan turun temurun dari mulut ke mulut. TORAH ORAL yang dibukukan disebut sebagai TALMUD.

Di dalam TALMUD ada dijelaskan tentang 39 melakhot (larangan yang tidak boleh dilakukan) pada hari Shabbat i.e. TALMUD BABILONIA traktat Shabbat dan TALMUD YERUSALEM traktat Shabbat 7:2.

Di dalam Brit Chadashah (Perjanjian Baru), Yeshua juga mendukung konsep ini. Yeshua di Mattityahu (Matius 23:2-3) Ia meneguhkan konsep Pirkei Avot 1:1.


Mattityahu 23:2-3

"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Kita gerim yang sudah dientenkan kepada bangsa Yahudi harus belajar menghormati hirarki otoritas ini. Jangan sampai kita sebagai gerim malah membuat aturan-aturan tersendiri dan tidak menghiraukan apa yang sudah diperintahkan oleh Yeshua di Mattityahu 23:2-3 agar kita MENURUTI dan MELAKUKAN SEGALA SESUATU YANG MEREKA AJARKAN.

Lehitraot. Kol tuv