Popular Posts

Showing posts with label torah. Show all posts
Showing posts with label torah. Show all posts

Tuesday, January 9, 2018

PARASHAT VAERA - PENAMPAKKAN HASHEM

PARASHAT VAERA - PENAMPAKAN HASHEM
© ORI

Shalom chaverim,

Di dalam parashat VAERA וָאֵרָ֗א kita membaca:

Sh'mot (Keluaran) 6:2
וָאֵרָ֗א אֶל־אַבְרָהָ֛ם אֶל־יִצְחָ֥ק וְאֶֽל־יַעֲקֹ֖ב בְּאֵ֣ל שַׁדָּ֑י וּשְׁמִ֣י יְהוָ֔ה לֹ֥א נוֹדַ֖עְתִּי לָהֶֽם׃

I appeared to Avraham, Itzhak, and Ya'akov as EL SHADDAI, but I did not make Myself known to them by My name ADONAI.

Aku telah menampakkan diri kepada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL SHADDAI, tetapi dengan nama-Ku ADONAI Aku belum menyatakan diri.

Nama parashah kali ini diambil dari kata pertama dari teks bahasa Ibrani di Sh'mot (Keluaran) 6:2 yaitu וָאֵרָ֗א VAERA yang artinya adalah DAN AKU MENAMPAKKAN DIRI.

Sesuai dengan makna literal (Ibrani: P'SHAT) dari teks bahasa Ibrani di Sh'mot (Keluaran) 6:2, maka HaShem telah menampakkan diri-Nya kepada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL-SHADDAI אל שדי.

Dari mana buktinya teksnya?


1.)

Penampakkan kepada Avraham dapat ditemukan dari B'reshit (Kejadian) 17:1.

B'reshit (Kejadian) 17:1

וַיְהִ֣י אַבְרָ֔ם בֶּן־תִּשְׁעִ֥ים שָׁנָ֖ה וְתֵ֣שַׁע שָׁנִ֑ים וַיֵּרָ֨א יְהוָ֜ה אֶל־אַבְרָ֗ם וַיֹּ֤אמֶר אֵלָיו֙ אֲנִי־אֵ֣ל שַׁדַּ֔י הִתְהַלֵּ֥ךְ לְפָנַ֖י וֶהְיֵ֥ה תָמִֽים׃

When Avram was ninety-nine years old, the LORD appeared to Avram and said to him, “I am EL SHADDAI. Walk in My ways and be blameless.

Ketika Avram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka ADONAI menampakkan diri kepada Avram dan berfirman kepadanya: "Akulah EL SHADDAI, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.

2.)
Penampakkan kepada Itzhak dapat ditemukan di B'reshit (Kejadian) 26:2.

B'reshit (Kejadian) 26:2
וַיֵּרָ֤א אֵלָיו֙ יְהוָ֔ה וַיֹּ֖אמֶר אַל־תֵּרֵ֣ד מִצְרָ֑יְמָה שְׁכֹ֣ן בָּאָ֔רֶץ אֲשֶׁ֖ר אֹמַ֥ר אֵלֶֽיךָ׃

The LORD had appeared to him and said, “Do not go down to Egypt; stay in the land which I point out to you.

Lalu ADONAI menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.

3.)
Penampakkan kepada Ya'akov dapat ditemukan di B'reshit (Kejadian) 35:9-11.


B'reshit (Kejadian) 35:9
וַיֵּרָ֨א אֱלֹהִ֤ים אֶֽל־יַעֲקֹב֙ ע֔וֹד בְּבֹא֖וֹ מִפַּדַּ֣ן אֲרָ֑ם וַיְבָ֖רֶךְ אֹתֽוֹ׃

G-d appeared again to Ya'akov on his arrival from Paddan-aram, and He blessed him.

Setelah Ya'akov datang dari Padan-Aram, maka Elokim menampakkan diri pula kepadanya dan memberkati dia.

B'reshit (Kejadian) 35:10
וַיֹּֽאמֶר־ל֥וֹ אֱלֹהִ֖ים שִׁמְךָ֣ יַעֲקֹ֑ב לֹֽא־יִקָּרֵא֩ שִׁמְךָ֨ ע֜וֹד יַעֲקֹ֗ב כִּ֤י אִם־יִשְׂרָאֵל֙ יִהְיֶ֣ה שְׁמֶ֔ךָ וַיִּקְרָ֥א אֶת־שְׁמ֖וֹ יִשְׂרָאֵֽל׃

G-d said to him, “You whose name is Ya'akov, You shall be called Ya'akov no more, But Israel shall be your name.” Thus He named him Israel.

Firman Elokim kepadanya: "Namamu Ya'akov; dari sekarang namamu bukan lagi Ya'akov, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu." Maka Elokim menamai dia Israel.

B'reshit (Kejadian) 35:11
וַיֹּאמֶר֩ ל֨וֹ אֱלֹהִ֜ים אֲנִ֨י אֵ֤ל שַׁדַּי֙ פְּרֵ֣ה וּרְבֵ֔ה גּ֛וֹי וּקְהַ֥ל גּוֹיִ֖ם יִהְיֶ֣ה מִמֶּ֑ךָּ וּמְלָכִ֖ים מֵחֲלָצֶ֥יךָ יֵצֵֽאוּ׃

And G-d said to him, “I am EL SHADDAI. Be fertile and increase; A nation, yea an assembly of nations, Shall descend from you. Kings shall issue from your loins.

Lagi firman Elokim kepadanya: "Akulah EL SHADDAI. Beranakcuculah dan bertambah banyak; satu bangsa, bahkan sekumpulan bangsa-bangsa, akan terjadi dari padamu dan raja-raja akan berasal dari padamu.

Apa yang bisa kita pelajari dari teks di atas secara literal (Ibrani: P'SHAT)? Secara literal (Ibrani: P'SHAT) kita membaca bahwa HaShem sudah pernah menampakkan diri-Nya kupada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL SHADDAI

Tetapi bagaimana mungkin? Bukankah Torah mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang pernah melihat HaShem dan dapat bertahan hidup?


Sh'mot (Keluaran) 33:20
Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."

Kalau tidak ada orang yang dapat memandang HaShem dan tetap hidup, lalu, siapakah sosok yang dilihat oleh Avraham, Itzhak danYa'akov? 

Sesuai teks literal disebutkan bahwa yang dilihat oleh bapak-bapak leluhur kita adalah EL SHADDAI אל שדי.

Siapakah sosok EL SHADDAI ini yang dapat dilihat, yang dapat disentuh, yang dapat dipegang oleh bapak-bapak leluhur kita?

Kata SHADDAI שדי adalah singkatan dari SHOMER DELATOT ISRAEL שומר דלתות ישראל, yang artinya adalah SANG PENJAGA PINTU GERBANG ISRAEL.


Siapakah Dia SANG PENJAGA PINTU GERBANG ISRAEL? Siapakah Dia yang pernah berkata "Aku-lah PINTU..."?

Yochanan (Yohanes) 10:7  
Maka kata Yeshua sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah PINTU ke domba-domba itu.

Yochanan (Yohanes) 10:9  
Akulah PINTU; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Di setiap rumah-rumah orang Yahudi selalu dipasang sebuah MEZUZAH. Di MEZUZAH terdapat huruf SHIN ש untuk kata SHADDAI שדי.


Siapakah Dia? Dia adalah SANG PENJAGA PINTU GERBANG ISRAEL. Dia adalah YESHUA.

Di dalam teks Sh'mot (Keluaran) 6:2 dikatakan:

Sh'mot (Keluaran) 6:2
וָאֵרָ֗א אֶל־אַבְרָהָ֛ם אֶל־יִצְחָ֥ק וְאֶֽל־יַעֲקֹ֖ב בְּאֵ֣ל שַׁדָּ֑י וּשְׁמִ֣י יְהוָ֔ה לֹ֥א נוֹדַ֖עְתִּי לָהֶֽם׃

I appeared to Avraham, Itzhak, and Ya'akov as EL SHADDAI, but I did not make Myself known to them by My name ADONAI.

Aku telah menampakkan diri kepada Avraham, Itzhak dan Ya'akov sebagai EL SHADDAI, tetapi dengan nama-Ku ADONAI Aku belum menyatakan diri.

HaShem sudah menyatakan diri-Nya sebagai EL SHADDAI. Tetapi Ia belum pernah menyatakan diri-Nya sebagai ADONAI. Apa artinya?

Nama-Nya "ADONAI" adalah menjelaskan sisi KASIH KARUNIA-Nya. HaShem belum pernah menunjukkan atribut diri-Nya sebagai Sang Pemberi KASIH KARUNIA kepada anak-anak-Nya. 


Sedangkan "ELOKIM" adalah menjelaskan sisi atribut-Nya sebagai Sang Pemberi KEADILAN. 


Melalui 2 nama-Nya ini yaitu "ADONAI ELOKIM" Ia akan memberikan KASIH KARUNIA-Nya kepada mereka yang layak menerima KASIH KARUNIA-Nya dan Ia juga akan memberikan HUKUMAN KEADILAN-Nya kepada mereka yang mengeraskan terhadap diri-Nya Raja Segala Raja.


Kol tuv.

Monday, September 11, 2017

PARASHOT NITZAVIM-VAYEILECH - TUJUAN DARI GALUT

PARASHOT NITZAVIM-VAYEILECH - TUJUAN DARI GALUT
Andre Widodo
© ORI

Shalom chaverim,

Hari Shabbat ini tanggal 16 September 2017 (25 Elul 5777) kita akan membaca double portion di dalam porsi Torah, yaitu PARASHOT NITZAVIM-VAYEILECH נצבים–וילך yang diambil dari Devarim (Ulangan) 29:9 - 31:30.

Di dalam Devarim (Ulangan) 30:3 kita membaca:

Devarim (Ulangan) 30:3
וְשָׁ֨ב יְהוָ֧ה אֱלֹהֶ֛יךָ אֶת־שְׁבוּתְךָ֖ וְרִחֲמֶ֑ךָ וְשָׁ֗ב וְקִבֶּצְךָ֙ מִכָּל־הָ֣עַמִּ֔ים אֲשֶׁ֧ר הֱפִֽיצְךָ֛ יְהוָ֥ה אֱלֹהֶ֖יךָ שָֽׁמָּה׃
maka ADONAI, Elohim-mu, akan memulihkan keadaanmu dan akan menyayangi engkau. Ia akan mengumpulkan engkau kembali dari segala bangsa, ke mana ADONAI, Elohim-mu, telah menyerakkan engkau.

Di dalam Devarim (Ulangan) 30:3 kita membaca bahwa HaShem mengizinkan GALUT גלות terjadi terhadap bangsa Israel. GALUT גלות adalah dibuang ke seluruh penjuru dunia.

Pertanyaan-nya adalah: Mengapa HaShem mengizinkan bangsa Israel untuk mengalami pembuangan ke seluruh dunia? Mengapa HaShem mengizinkan GALUT terjadi? Apakah HaShem kejam?

Chas v'shalom!!!

Lalu apakah tujuan HaShem dengan GALUT?

Talmud Babilonia, traktat Pesachim 87b

It a kindness that G‑d did to Israel, that He scattered them amongst the nations. . . . Does a person then sow a measure of grain, if not to harvest many measures? So too, the people of Israel were exiled amongst the nations only so that converts be added to them . . .

Elohim selalu memberikan kebaikan kepada Israel, bahkan saat Ia membuang bangsa Israel ke seluruh penjuru dunia . . . . Apakah ada seorang petani yang hanya menabur sedikit gandum, dan tidak menabur banyak gandum? Tidak ada! Maka demikian juga dengan bangsa Israel. Bangsa Israel diizinkan HaShem dibuang ke seluruh penjuru dunia di antara bangsa-bangsa supaya banyak para convert (proselyte / gerim) bergabung dengan bangsa Israel. . . 


Chassidic Masters

The “converts” of which the Talmud speaks refer not only to the non-Jews who joined the community of Israel in the course of their exile, but also to the “sparks of holiness” contained within the physical creation, which are redeemed and elevated when a Jew utilizes the resources he or she comes in contact with, in every part of the world, towards a good and G‑dly purpose.

Para convert (gerim) yang Talmud maksudkan bukan hanya non-Yahudi saja yang bergabung dengan bangsa Israel, tetapi juga untuk "mengumpulkan terang kekudusan" yang tersebar di seluruh penjuru dunia, yang akan terjadi jika seorang Yahudi menebus dan menaikkan spiritual level nya dan memakainya untuk kebaikan dan maksud tujuan HaShem.

Apapun yang HaShem lakukan, Ia lakukan untuk memulihkan kondisi alam semesta ini kembali ke kondisi semula di Gan Eden saat sebelum dosa ada.









Saturday, September 9, 2017

TORAL ORAL DI DALAM TANAKH - JUAL BELI SAAT SHABBAT

TORAH ORAL DI DALAM TANAKH - JUAL BELI SAAT SHABBAT
Andre Widodo
© ORI

Shalom chaverim,


Apakah di dalam Tanakh ada diceritakan tentang TORAH ORAL? Ya ada!


Nechemiah (Nehemia) 10:31

Dan bilamana penduduk negeri membawa barang-barang dan berbagai-bagai gandum untuk dijual pada hari Shabbat, kami tidak akan membelinya dari mereka pada hari Shabbat atau pada hari yang kudus. Dan kami akan membiarkan begitu saja hasil tanah pada tahun yang ketujuh dan tidak akan menagih sesuatu hutang.

Pertanyaan yang harus kita tanyakan adalah:


1.) Di mana di dalam Torah (5 Kitab Musa) ada dijelaskan bahwa dilarang untuk membeli dan berjualan di hari Shabbat?


2.) Atas otoritas siapa Nechemiah membuat aturan tersebut jika Torah (5 Kitab Musa) tidak pernah membuat perintah dilarang membeli dan berjualan di hari Shabbat?


3.) Mengapa Nechemiah bisa memberikan tambahan aturan tentang hari Shabbat?


Kita dapat memberikan jawabannya yaitu:


1.) Tidak ada!

Torah (5 Kitab Musa) dari Kejadian 1:1 s/d Ulangan 34:12 TIDAK pernah ada perintah yang melarang untuk membeli dan berjualan di hari Shabbat.

2.) Nechemiah di dalam sejarah hidupnya adalah orang pertama bersama Ezra yang mendirikan kembali Beit HaMikdash (Bait Suci) ke-2, yang merestorasi sistem ibadah di Bait Suci, dan yang mendirikan kembali institutional Anshei Knesset HaGadolah (Indonesia: institusi Sanhedrin Besar).


Pirkei Avot 1:1 menjelaskan tentang bagaimana transfer otoritas dari sejak Moshe (Musa) di Sinai sampai dengan institusi Sanhedrin yang sekarang dipimpin oleh para Rabbi.


Pirkei Avot 1:1

Moses received the Torah from Sinai and gave it over to Joshua. Joshua gave it over to the Elders, the Elders to the Prophets, and the Prophets gave it over to the Men of the Great Assembly. They [the Men of the Great Assembly] would always say these three things: Be cautious in judgement. Establish many pupils. And make a safety fence around the Torah.

Indonesia:

Musa menerima Torah di gunung Sinai dan memberikannya kepada Yoshua. Yoshua memberikannya kepada Tua-Tua, kemudian Tua-Tua memberikannya kepada para Nabi, dan para Nabi memberikannya kepada Anshei Knesset HaGadolah. Mereka berkata tentang 3 hal yaitu: Hati-hati di dalam mengadili. Buat banyak murid. Dan buat pagar terhadap Torah.

Nechemiah membuat aturan yang baru tentang dilarang melakukan jual beli di bari Shabbat berdasarkan otoritas turun temurun dari Musa.


3.) Nehemia bisa membuat aturan baru tentang Torah, karena Nehemia adalah member dari Sanhedrin Besar (Ibrani: Anshei Knesset HaGadolah). Orang-orang yang menjadi member di Sanhedrin, mereka salahorang-orang yang memiliki otoritas untuk membuat suatu aturan baru dan membuat suatu halakhah baru.


Aturan tambahan ini disebut sebagai TORAH ORAL (Ibrani: TORAH SHEBAL PEH) yang disampaikan turun temurun dari generasi ke generasi sejak zaman Musa sampai sekarang ini. Sepanjang sejarah TORAH ORAL tidak pernah dibukukan, tetapi hanya ditransmisikan turun temurun dari mulut ke mulut. TORAH ORAL yang dibukukan disebut sebagai TALMUD.

Di dalam TALMUD ada dijelaskan tentang 39 melakhot (larangan yang tidak boleh dilakukan) pada hari Shabbat i.e. TALMUD BABILONIA traktat Shabbat dan TALMUD YERUSALEM traktat Shabbat 7:2.

Di dalam Brit Chadashah (Perjanjian Baru), Yeshua juga mendukung konsep ini. Yeshua di Mattityahu (Matius 23:2-3) Ia meneguhkan konsep Pirkei Avot 1:1.


Mattityahu 23:2-3

"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Kita gerim yang sudah dientenkan kepada bangsa Yahudi harus belajar menghormati hirarki otoritas ini. Jangan sampai kita sebagai gerim malah membuat aturan-aturan tersendiri dan tidak menghiraukan apa yang sudah diperintahkan oleh Yeshua di Mattityahu 23:2-3 agar kita MENURUTI dan MELAKUKAN SEGALA SESUATU YANG MEREKA AJARKAN.

Lehitraot. Kol tuv

Friday, March 4, 2016

R' YESHUA AND ORAL LAW - MARK 2:27 & BAVLI YOMA 85B



R' YESHUA AND ORAL LAW - MARK 2:27 & BAVLI YOMA 85B
Andre Widodo
© ORI

Shalom,

R' Yeshua MiNatzeret says,

Markos (Mark) 2:27
And Rebbe, Melech HaMoshiach said to them, Shabbos was created for the sake of man and not man for the sake of Shabbos. [SHEMOT 23:12; DEVARIM 5:14]


Did R' Yeshua make a new drosh? No! Chas v'shalom!

In Mark 2:27 Yeshua actually teaches the Torah Shebal Peh (the Oral Torah) that has been taught many years before Yeshua was born, as it is recorded in the Talmud:

Talmud Bavli, Masechet Yoma 85b
R. Jonathan b. Joseph said: For it [Shabbat] is holy unto you; it [Shabbat] is committed to your hands, not you to its hands.

And there are many other droshim of Yeshua that show Yeshua supported the Torah Shebal Peh (the Oral Law).

"shabbat shalom u'mevorach."
שבת שלום ומבורך

Thursday, May 28, 2015

TORAH SHEBIKHTAV DAN TORAH SHE'BAL PEH

TORAH SHEBIKHTAV DAN TORAH SHE'BAL PEH
Andre Widodo
© ORI

Shalom,

TORAH SHEBIKTAV [תורה שבכתב] di dalam literatur Rabbinikal adalah 5 Kitab Moshe (Musa). Sering disebut sebagai TORAH TERTULIS.

TORAH SHE'BAL PEH [תורה שבעל פה] di dalam literatur Rabbinikal adalah merujuk kepada TALMUD [תלמוד]. Sering disebut sebagai TORAH LISAN.

Pada hari raya SHAVUOT [שבועות] tanggal 6-7 Sivan, kita merayakan hari raya diberikannya Torah, yaitu dengan cara membaca kitab Ruth, dengan maksud agar kita memahami bahwa TORAH TERTULIS dan TORAH LISAN adalah sebuah SATU KESATUAN dan tidak mungkin terpisahkan. Seperti TUBUH dan JIWA tidak dapat dipisahkan.

Di dalam Kitab Ruth dijelaskan bahwa Ruth adalah seorang Moab, yang menggabungkan dirinya ke dalam bangsa Israel, dan menjadi leluhur Raja David (Daud), dan dari garis keturunan inilah Mesias Yeshua dilahirkan.

Tetapi, jika kita membaca Devarim (Ulangan) 23:3 di dalam TORAH TERTULIS diperintahkan bahwa tidak ada seorangpun dari bangsa Amon atau bangsa Moab yang dapat bergabung dengan masyarakat Israel.

Devarim (Ulangan) 23:3
לא-יבא עמוני ומואבי בקהל יהוה גם דור עשירי לא-יבא להם בקהל יהוה עד-עולם
lo-ya.vo a.mo.ni u.mo.a.vi bik.hal a.do.nai gam dor a.si.ri lo-ya.vo la.hem bik.hal a.do.nai ad-o.lam
Seorang Amon atau seorang Moab janganlah masuk jemaah ADONAI, bahkan keturunannya yang kesepuluhpun tidak boleh masuk jemaah ADONAI sampai selama-lamanya,

Lalu mengapa Ruth orang Moab itu dapat masuk ke dalam masyarakat Israel? Bukan-kah hal ini dilarang oleh TORAH TERTULIS?

Jika demikian halnya diperintahkan oleh TORAH TERTULIS, maka legitimasi Raja David (Daud) sebagai Raja Israel adalah raja yang tidak sah berdasarkan TORAH TERTULIS di Devarim (Ulangan) 23:3. Dan karena Raja David (Daud) adalah keturunan dari Ruth orang Moab, maka konsekuensinya adalah Mesias Yeshua yang datang dari keturunan Raja David (Daud) juga menjadi Mesias yang tidak sah berdasarkan TORAH TERTULIS di Devarim (Ulangan) 23:3. Karena berdasarkan Matityahu (Matius) 1 dijelaskan bahwa Yeshua adalah keturunan Raja David (Daud), keturunan dari Ruth orang Moab, dan keturunan dari Avraham.

Teks di dalam Matityahu (Matius) 1 secara eksplisit menyatakan bahwa Yeshua Mesias adalah keturunan langsung dari Ruth orang Moab.

Selain itu, nabi Shmuel (Samuel) adalah nabi yang mengurapi David (Daud) kecil menjadi raja menggantikan Raja Shaul. Sehingga berdasarkan TORAH TERTULIS di Devarim (Ulangan 23:3), maka nabi Shmuel (Samuel) juga adalah nabi yang salah, karena menobatkan orang keturunan Moab menjadi raja atas Israel. Masakan nabi Shmuel (Samuel) bertentangan dengan TORAH TERTULIS? Maka nabi Shmuel (Samuel) bisa-bisa dikategorikan sebagai nabi palsu.

Bagaimana Mesianik Judaisme menjawab kontroversi ini?

Di sini sebagai Mesianik Judaisme kita belajar bahwa TORAH TERTULIS tidak dapat dipisahkan dari TORAH LISAN. Kedua-duanya adalah suatu SATU KESATUAN dan saling melengkapi satu sama lainnya. Seperti TUBUH dan JIWA adalah satu kesatuan, demikian juga TORAH TERTULIS dan TORAH LISAN.

Jika sebagai Mesianik Judaisme menjadi anti terhadap TORAH LISAN, maka mereka akan terjebak di dalam konsep berpikir yang salah.

Tentang kontroversi yang terdapat di dalam TORAH TERTULIS di Devarim (Ulangan) 23:3 dan kaitannya dengan Raja David (Daud) sebagai keturunan orang Moab, kita mendapatkan penjelasan yang detail di dalam TORAH LISAN. Di dalam TALMUD Yevamot 76b:

"Yevamot 76b 
MISHNA: 
An Ammonite and a Moabite are forbidden and their prohibition is forever, Their women, however, are permitted at once. An Egyptian and an Edomite are forbidden only until the third generation. Whether they are males or females. R. Simeon, however, permits their women forthwith. Said R. Simeon: This law might be inferred a minori ad majus: If where the males are forbidden for all time the females are permitted forthwith, how much more should the females be permitted forthwith where the males are forbidden until the third generation only. They replied: If this is an halachah, we shall accept it;  But if it is only an inference, an objection can be pointed out. He replied: Not so. [But in fact] it is an halachah that I am reporting.

GEMARA: 
Whence are these laws inferred? — R. Johanan replied: Scripture stated, And when Saul saw David go forth against the Philistine, he said into Abner, the captain of the host: ‘Abner, whose son is this youth’? And Abner said: ‘As thy soul liveth, O King, I cannot tell’. But did he not know him? Surely it is written, And he loved him greatly; and he became his armour bearer! — He rather made the inquiry concerning his father. But did he not know his father? Surely it is written, And the man was an old man in the days of Saul, stricken in years among them; and Rab or, it might be said, R. Abba, stated that this referred to the father of David, Jesse. who came in with an army and went out with an army!— It is this that Saul meant: Whether he descended from Perez, or from Zerah. If he descended from Perez he would be king, for a king breaks for himself a way and no one can hinder him. If, however, he is descended from Zerah he would only be an important man. What is the reason why he gave instructions that enquiry be made concerning him? — Because it is written, And Saul clad David with his apparel. being of the same size as his, and about Saul it is written, From his shoulders and upward he was higher than any of the people. Doeg the Edomite then said to him, ‘Instead of enquiring whether he is fit to be king or not, enquire rather whether he is permitted to enter the assembly or not’! ‘What is the reason’? ‘Because he is descended from Ruth the Moabitess’. Said Abner to him, ‘We learned: An Ammonite, but not an Ammonitess; A Moabite, but not a Moabitess! But in that case a bastard would’ imply: But not a female bastard?’ — ‘It is written mamzer [Which implies] anyone objectionable’. ‘Does then Egyptian exclude the Egyptian woman’? — ‘Here it is different, since the reason for the Scriptural text is explicitly stated: Because they met you not with bread and with water; it is customary for a man to meet [wayfarers]; It is not, however, customary for a woman to meet [them]’."

Kemudian di TALMUD Yevamot 69a:

"Yevamot 69a 
For a Master said: An Ammonite, but not an Ammonitess; a Moabite, but not a Moabitess."

Di sini kita melihat bagaimana melalui TORAH LISAN dijelaskan bahwa TORAH TERTULIS di Devarim (Ulangan) 23:3 diterapkan hanya untuk LAKI-LAKI dari bangsa Moab dan Amon, tetapi tidak berlaku bagi PEREMPUAN dari bangsa Moab dan bangsa Amon.

Nabi Shmuel (Samuel) yang melantik Raja David (Daud) memahami hal ini ketika ia melantik David (Daud) menjadi raja. Dan sebenarnya nabi Shmuel (Samuel) jugalah yang menuliskan Kitab Ruth.

Di sini kita melihat bahwa legitimasi (keabsahan) Raja David (Daud) sebagai Raja, dan juga legitimasi Mesias Yeshua sebagai Mesias bergantung kepada TORAH LISAN. Tidak selalu hanya bergantung kepada TORAH TERTULIS saja.

Penjelasan ini hanya dapat ditemukan di dalam TORAH LISAN. Tidak ada di dalam TORAH TERTULIS. Nabi Shmuel (Samuel) memahami hal ini.

Selain itu di dalam TORAH LISAN juga dijelaskan mengapa LAKI-LAKI bangsa Moab dianggap TIDAK KOSHER [TAMEI] sedangkan PEREMPUAN bangsa Moab dikategorikan KOSHER.

TORAH LISAN menjelaskan bahwa pada saat bangsa Israel merantau di padang gurun selama 40 tahun, PEREMPUAN bangsa Moab tidak diwajibkan untuk keluar dari rumah untuk memberikan sambutan kepada bangsa Israel. Ini bukan tugas PEREMPUAN. Tetapi ini adalah tugas LAKI-LAKI bangsa Moab. Kenyataannya adalah LAKI-LAKI bangsa Moab malah mengabaikan tugas tersebut, dan oleh karena itu, mereka harus menanggung akibatnya, yaitu tidak diizinkan untuk bergabung dengan bangsa Israel (Devarim 23:3).

Tanpa klarifikasi dari TALMUD (TORAH LISAN), maka Yeshua tidak akan mendapatkan legitimasi sebagai Mesias, karena TORAH TERTULIS jelas-jelas mengatakan bahwa seorang Moab tidak boleh masuk ke dalam jemaah Israel (Devarim 23:3). Sedangkan Ruth adalah seorang Moab.

Karena itu sebenarnya adalah hal yang bijaksana apabila seorang Mesianik Judaisme menerima TALMUD (TORAH LISAN) apabila kita mau menerima fakta bahwa Yeshua adalah Mesias. Karena justru hanya melalui TALMUD (TORAH LISAN)-lah legitimasi Yeshua sebagai Mesias keturunan David (Daud), keturunan Ruth orang Moab mendapatkan legitimasinya.

Tidak dapat bersumber hanya dari TORAH TERTULIS saja di Devarim (Ulangan) 23:3, tetapi juga bersumber dari TALMUD (TORAH LISAN).


Sunday, February 22, 2015

CHIZUK EMUNAH MESHICHIM HA'YEHUDIM - Misteri SOFIT MEM [ם] di tengah kata

CHIZUK EMUNAH MESHICHIM HA'YEHUDIM
PENGUATAN IMAN MESIANIK JUDAISME

Misteri SOFIT MEM [ם] di tengah kata 
Andre Widodo 
© ORI

Shalom,

Di dalam abjad Ibrani setiap huruf mempunyai bentuknya masing-masing. Ada 5 huruf Ibrani yang akan berubah bentuknya jika huruf tersebut terletak pada akhir sebuah kata. Perubahan bentuk ini disebut sebagai SOFIT [סופית].

5 huruf tersebut adalah:

1.) 
KAF [כ] nilai gematria 20.
Bentuk SOFIT [ך], nilai gematria 500.

2.)
MEM [מ] nilai gematria 40.
Bentuk SOFIT [ם], nilai gematria 600.
Contoh:
[מֵם] = MEM + MEM (SOFIT)

3.)
NUN [נ] nilai gematria 50.
Bentuk SOFIT [ן], nilai gematria 700.
Contoh:
[נוּן] = NUN + VAV + NUN (SOFIT).

4.)
PEY [פ] nilai gematria 80.
Bentuk SOFIT [ף], nilai gematria 800.

5.)
TSADE [צ] nilai gematria 90.
Bentuk SOFIT [ץ], nilai gematria 900.

Di dalam Yesaya 9:6 (7), kita menemukan huruf SOFIT MEM [ם] di tengah kata. Apakah nabi Yesaya salah menulis? Tentu tidak mungkin. Atau ada suatu pesan dibalik penulisan ini? 

Isaiah 9:6 (7)
לםרבה למרבה המשרה ולשלום אין-קץ על-כסא דוד ועל-ממלכתו להכין אתה ולסעדה במשפט ובצדקה
מעתה ועד-עולם קנאת יהוה צבאות תעשה-זאת



l'mar.be l'mar.be ha.mis.ra u.le.sha.lom ein-kets al-ki.se da.vid v'al-mam.lach.to l'ha.chin o.ta u.le.sa.a.da b'mish.pat u.vits.da.ka me.a.ta v'ad-o.lam kin.at A.DO.NAI ts'va.ot ta.a.se-zot



That the government may be increased, and of peace there be no end, upon the throne of David, and upon his kingdom, to establish it, and to uphold it through justice and through righteousness from henceforth even for ever. The zeal of the LORD of Hosts doth perform this.



Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan ADONAI Semesta Alam akan melakukan hal ini.

Berdasarkan tradisi para rabbi dijelaskan bahwa huruf MEM [מ] menggambarkan KERAJAAN [מַלְכוּת - MALCHUT] Elohim yang dapat kita lihat dan dapat kita rasakan di bumi ini oleh panca indra kita. [1]

Rabbi Ben-Tzion Bar Ami menjelaskan:
"Huruf MEM [מ] mempunyai nilai gematria 40, juga merupakan sebuah gambaran KEHIDUPAN YANG BARU seperti janin berada 40 minggu di dalam rahim sebelum ia keluar, 40 hari 40 malam air bah untuk memulai KEHIDUPAN YANG BARU, 40 tahun di padang gurun untuk memulai KEHIDUPAN YANG BARU dari generasi yang tegar tengkuk, 40 hari sebelum menerima Torah untuk memulai KEHIDUPAN YANG BARU."

Huruf MEM [מ] juga menggambarkan figur MESIAS [מָשִׁ֫יחַ - MASHIACH], di mana huruf MEM [מ] menggambarkan firgur MESIAS, dan kata [שִׂ֫יחַ - SHIACH] menggambarkan orang yang mengabarkan berita tentang MESIAS.

Sehingga:
MEM [מ] + [שִׂ֫יחַ - SHIACH] = [מָשִׁ֫יחַ - MASHIACH].

Torah diberikan dalam kurun waktu 40 hari 40 malam dan Torah dilambangkan sebagai AIR [מָ֫יִם - MAYIM]

Yesaya 55:1
Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah AIR [מָ֫יִם - MAYIM] dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!

Apakah konteks sebenarnya dari Yesaya 55:1?

Amos 8:11
"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Adonai ELOHIM, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman ADONAI. [2]

Dari kutipan para Rabbi di atas kita melihat bagaimana kaitannya antara TORAH dengan MESIAS, yang adalah TORAH YANG HIDUP; AIR HIDUP.

Yochanan 4:10
Jawab Yeshua kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Elohim dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu AIR HIDUP."

Yochanan 4:11
Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh AIR HIDUP itu?

Yochanan 4:14
tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Yochanan 7:38
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran AIR HIDUP."

Lalu bagaimana dengan SOFIT MEM [ם] di tengah kata?

Para rabbi menjelaskan bahwa SOFIT MEM [ם] di tengah kata menggambarkan KERAJAAN [מַלְכוּת - MALCHUT] Elohim yang TIDAK dapat kita lihat dan TIDAK dapat kita rasakan oleh panca indra kita. SOFIT MEM [ם] membentuk huruf MEM [מ] yang tertutup. Huruf MEM yang tertutup ini menggambarkan PINTU YANG TERTUTUP di dalam Bait Suci di Sorga yang hanya dapat dibuka oleh MESIAS sendiri, seperti ada tertulis:

Amsal 8:34
Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada PINTUKU, yang menjaga tiang PINTU GERBANGKU.

Di dalam ZOHAR malah dijelaskan lebih mendalam lagi. Huruf MEM yang tertutup menjelaskan bahwa MESIAS [מָשִׁ֫יחַ - MASHIACH] akan datang dari RAHIM [רָ֫חֶם - RECHEM] yang tertutup, dari seorang perawan. [3] [4]

Bibliography:
[1] Likutim. S'firyat Chabad
[2] Rabbi Ben-Tzion Bar Ami. Niflaot: Letter MEM
[3] Zohar 1:34b Parashah Bereshit; Zohar 3:285b Parashah Vayeilech
[4] Sefer Ha'Bahir chapter 84 - chapter 85; Sefer Yetsirah 3:6

Friday, February 13, 2015

CHIZUK EMUNAH MESHICHIM HA'YEHUDIM
PENGUATAN IMAN MESIANIK JUDAISME

TORAH adalah KEMERDEKAAN - Parashah YITRO; Parashah MISHPATIM
Andre Widodo 
© ORI

Shalom,

Di dalam PORSI PEMBACAAN TORAH [PARASHAH] YITRO dan MISHPATIM, kita sedang membahas tentang TORAH. Kita mengetahui bahwa HA'SHEM memberikan 2 LOH BATU (TABLET) dan TORAH TERTULIS kepada Moshe (Musa).

Tentang 2 LOH BATU tersebut dikatakan:

Keluaran 32:16
וְהַ֨לֻּחֹ֔ת מַעֲשֵׂ֥ה אֱלֹהִ֖ים הֵ֑מָּה וְהַמִּכְתָּ֗ב מִכְתַּ֤ב אֱלֹהִים֙ ה֔וּא חָר֖וּת עַל־הַלֻּחֹֽת
v'ha.lu.chot ma.a.se e.lo.him he.ma v'ha.mich.tav mich.tav e.lo.him hu CHA.RUT al-ha.lu.chot

The tablets were the work of G-d; and the writing was the writing of G-d, ENGRAVED [חָר֖וּת - CHARUT] on the tablets.

Kedua loh itu ialah pekerjaan Elohim dan tulisan itu ialah tulisan Elohim, DITUKIK [חָר֖וּת - CHARUT] pada loh-loh itu.

Kata Ibrani [חָר֖וּת - CHARUT] di dalam Keluaran 32:16 artinya adalah DITUKIK; DIUKIR.

Uniknya kata [חָר֖וּת - CHARUT] ini dapat juga diterjemahkan sebagai kata [חֵרוּת - CHAIRUT], yang artinya adalah: KEMERDEKAAN; PEMBEBASAN DARI BELENGGU.

Normative Judaisme di dalam Pirkei Avot 6:2 menjelaskan:
“Said Rabbi Joshua the son of Levi: … it says (Exodus 32:16): “And the tablets are the work of G-d, and the writing is G-d’s writing, ENGRAVED on the tablets,” read not “ENGRAVED” [CHARUT] but “LIBERTY” [CHAIRUT]—for there is no free individual, except for he who occupies himself with the study of Torah…”

Hal yang sama juga dijelaskan dalam tulisan Yaakov (adik kandung Yeshua) di dalam suratnya di Yaakov 1:25.

Yakobus 1:25
Tetapi barangsiapa meneliti HUKUM (TORAH) YANG SEMPURNA, yaitu HUKUM (TORAH) YANG MEMERDEKAKAN ORANG, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

Malahan di dalam Kitab Zohar dijelaskan lebih dalam lagi:

Zohar, Shemoth, Section 2, Page 114a, Soncino Press Edition
“Therefore the Scripture proclaims: “the tablets were the work of G-d” (Elohim), from the time when the world was still under the aegis of the name Elohim, before the Shabbat had entered. The writing, too, was the ”writing of G-d”, BLACK FIRE on WHITE FIRE, and it was CHARUT [ENGRAVED] because the Jubilee proclaims FREEDOM [CHAIRUT] to all worlds.”

Di luar sana sering kita mendengar bahwa TORAH adalah "BELENGGU." Sebenarnya pendapat ini hanya dilontarkan oleh orang-orang yang sebenarnya sama sekali TIDAK mengerti apa fungsi sebenarnya dari TORAH. 

Ingat, bangsa Israel tidak otomatis menjadi merdeka ketika mereka keluar dari Mesir. Bangsa Israel baru mengalami KEMERDEKAAN yang sebenarnya pada saat mereka MENERIMA TORAH dan MELAKUKAN TORAH.

Karena TORAH =  "LIBERTY" [CHAIRUT] = HUKUM YANG MEMERDEKAKAN ORANG.

Yakobus 1:25
Tetapi barangsiapa meneliti HUKUM (TORAH) YANG SEMPURNA, yaitu HUKUM (TORAH) YANG MEMERDEKAKAN ORANG, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

ENGLISH:
========
In Parashah YITRO and Parashah MISHPATIM we read how G-d gave the TORAH to the congregation of Israel. Regarding the TABLETS, in Exodus it says:

Exodus 32:16
וְהַ֨לֻּחֹ֔ת מַעֲשֵׂ֥ה אֱלֹהִ֖ים הֵ֑מָּה וְהַמִּכְתָּ֗ב מִכְתַּ֤ב אֱלֹהִים֙ ה֔וּא חָר֖וּת עַל־הַלֻּחֹֽת
v'ha.lu.chot ma.a.se e.lo.him he.ma v'ha.mich.tav mich.tav e.lo.him hu CHA.RUT al-ha.lu.chot

The tablets were the work of G-d; and the writing was the writing of G-d, ENGRAVED [חָר֖וּת - CHARUT] on the tablets.

The Hebrew word for “ENGRAVED” can also be read “LIBERTY; FREEDOM.” 

Pirkei Avot 6:2 says:
“Said Rabbi Joshua the son of Levi: … it says (Exodus 32:16): “And the tablets are the work of G-d, and the writing is G-d’s writing, engraved on the tablets,” read not “engraved” (charut) but “liberty” (chairut)—for there is no free individual, except for he who occupies himself with the study of Torah…”

This tradition is apparently quoted by Yaakov, or James, the brother of Yeshua:

James 1:25 - Complete Jewish Bible (CJB)
But if a person looks closely into the perfect Torah, which gives FREEDOM [חרות], and continues, becoming not a forgetful hearer but a doer of the work it requires, then he will be blessed in what he does.

The Zohar comments on the deeper level meaning of this concept:

Zohar, Shemoth, Section 2, Page 114a, Soncino Press Edition
“Therefore the Scripture proclaims: “the tablets were the work of G-d” (Elohim), from the time when the world was still under the aegis of the name Elohim, before the Shabbat had entered. The writing, too, was the ”writing of G-d”, BLACK FIRE on WHITE FIRE, and it was CHARUT [ENGRAVED] because the Jubilee proclaims FREEDOM [CHAIRUT] to all worlds.”

It is often taught that the Torah is “bondage.” This is only true if one misinterprets and misapplies the Torah. Israel did not become free when they left Egypt. They become truly free when they accepted, and applied the Torah. The TORAH is FREEDOM!

Tuesday, February 10, 2015

CHIZUK EMUNAH MESHICHIM HA'YEHUDIM - MASHIACH dan RUACH HA'KODESH di Gunung Sinai

CHIZUK EMUNAH MESHICHIM HA'YEHUDIM PENGUATAN IMAN MESIANIK JUDAISME

"MASHIACH dan RUACH HA'KODESH di Gunung Sinai - Parashah YITRO"
© ORI

Shalom chaverim,

Keluaran 19:16 
ויהי ביום השלישי בהית הבקר ויהי קלת וברקים וענן כבד על-ההר וקל שפר חזק מאד ויחרד כל-העם אשר במחנה

va.ye.hi va.yom ha.she.li.shi bih.yot ha.bo.ker va.ye.hi QO.LOT u.ve.ra.kim v'a.nan ka.ved al-ha.har v'kol sho.far cha.zak m'od va.ye.che.rad kol-ha.am a.sher ba.ma.cha.ne

Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada GURUH [קלת - QOLOT] dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan.

Mari kita perhatikan kata Ibrani [קלת - QOLOT] di atas.

Kata [קלת - QOLOT] artinya adalah: SUARA-SUARA (bentuk plural). Bukan GURUH.

Tetapi penulisan yang benar adalah [קולות - QOLOT]. Ada 2 huruf [ו - VAV] di dalam kata [קולות - QOLOT]. Bukan [קלת - QOLOT], tanpa 2 huruf [ו - VAV].

Pertanyaannya:
============
1.) 
Mengapa Moshe (Musa) menulis kata [קלת - QOLOT], tanpa 2 huruf [ו - VAV]? Mengapa tidak ditulis [קולות - QOLOT] dengan 2 huruf [ו - VAV]? 

2.) 
Apakah Moshe (Musa) salah menulis? Tidak mungkin! 

3.)
Pasti ada maksud tertentu mengapa Moshe (Musa) menuliskannya sebagai [קלת - QOLOT]. Apakah itu?

Yeshua menjelaskan bahwa setiap huruf terkecil di dalam alphabet Ibrani mempunyai arti yang signifikan (Matius 5:18).

4.)
Para rabbi di dalam Judaisme bingung ketika membaca Keluaran 19:16 ini. Mengapa bangsa Israel saat itu mendengarkan SUARA-SUARA (bentuk plural) [קלת - QOLOT]? 

5.)
Mengapa bangsa Israel TIDAK mendengarkan satu SUARA (bentuk singular) saja sebagaimana Y-H-V-H (HA'SHEM) sendiri yang berbicara? Mengapa terdengar banyak SUARA-SUARA (bentuk plural) [קלת - QOLOT]?

6.)
Seperti apa SUARA-SUARA (bentuk plural) [קלת - QOLOT] itu terdengar?

Jawab:
=====
Tentang Keluaran 19:16, seorang Rabbi di masa TANNAIM (10 CE - 220 CE), bernama Rabbi Aba menjelaskan mengapa di Keluaran 19:16 ditulis tanpa 2 huruf [ו - VAV].

"There were thunders (Heb. QOLOT) and lightnings" (Shemot 19:16). Rabbi Aba said that "QOLOT" is spelled without VAV, THE INDICATION OF THE PLURAL FORM, signifying that there were two thunders (lit. 'voices') that became one again, one emanating from the other - WIND from WATER and WATER from WIND, two that are one, and one that is two. THEREFORE THE WORD "QOLOT" IS WRITTEN WITHOUT VAV."

WIND dalam bahasa Ibrani adalah: [ר֫וּחַ - RUACH]
WATER dalam bahasa Ibrani adalah: [מָ֫יִם - MAYIM]

WIND = [ר֫וּחַ - RUACH] = SPIRIT = HOLY SPIRIT = RUACH HA'KODESH

WATER = [מָ֫יִם - MAYIM] = [מָ֫יִם חַיִּ֑ים - MAYIM CHAYIM] = LIVING WATER = MASHIACH

Implikasi dari dari 2 SUARA, yaitu SUARA-SUARA [קלת - QOLOT] yang didengar di Keluaran 19:16, pada saat pemberian TORAH adalah:
1.)
SUARA RUACH HA'KODESH yang memberikan TORAH.

2.)
SUARA LIVING WATER (MASHIACH) yang memberikan TORAH.

Kesimpulannya:
============
Pada saat pemberian TORAH di gunung Sinai di Keluaran 19:16, ada pribadi yang bersama-sama memberikan TORAH, yaitu Y-H-V-H (HA'SHEM), RUACH dan MASHIACH.


ENGLISH
=======

Exodus 19:16 
ויהי ביום השלישי בהית הבקר ויהי קלת וברקים וענן כבד על-ההר וקל שפר חזק מאד ויחרד כל-העם אשר במחנה

va.ye.hi va.yom ha.she.li.shi bih.yot ha.bo.ker va.ye.hi QO.LOT u.ve.ra.kim v'a.nan ka.ved al-ha.har v'kol sho.far cha.zak m'od va.ye.che.rad kol-ha.am a.sher ba.ma.cha.ne

On the morning of the third day, there were THUNDERS [קלת - QOLOT], lightning and a thick cloud on the mountain. Then a shofar blast sounded so loudly that all the people in the camp trembled.

Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada GURUH [קלת - QOLOT] dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan.

Let's take a look in the Hebrew word [קלת - QOLOT].

The Hebrew word [קלת - QOLOT] simply means VOICES (plural). Not THUNDERS.

But the correct writing is [קולות - QOLOT]. There are 2 Hebrew letters  [ו - VAV] in the word [קולות - QOLOT]. Not [קלת - QOLOT], without 2 Hebrew letters [ו - VAV].

Questions:
========
1.) 
Why did Moshe (Moses) write the word [קלת - QOLOT], without 2 [ו - VAV]? Why didn't Moshe (Moses) write [קולות - QOLOT] with 2 [ו - VAV]? 

2.) 
Did Moshe (Moses) make mistake? G-d forbids! 

3.)
There should be a reason why Moshe (Moses) write the word [קלת - QOLOT] without 2 [ו - VAV]. What is the reason? 

Yeshua explained that every worh in the Hebrew letter has a significant meaning. (Matthew 5:18).

4.)
Many rabbis were confused with Exodus 19:16. Why did the congregation of Israel at that time hear many VOICES (plural) [קלת - QOLOT]? 

5.)
Why didn't the congregation of Israel hear only one VOICE (singular) as Y-H-V-H (HA'SHEM) speaks? Why did they hear many VOICES (plural) [קלת - QOLOT]?

6.)
What kind of VOICES (plural) [קלת - QOLOT] were those?

Answer:
======
Regarding Exodus 19:16, a Rabbi from the era TANNAIM (10 CE - 220 CE), his name was Rabbi Aba explained why in Exodus 19:16 the word [קלת - QOLOT] was written without 2 [ו - VAV].

"There were thunders (Heb. QOLOT) and lightnings" (Shemot 19:16). Rabbi Aba said that "QOLOT" is spelled without VAV, THE INDICATION OF THE PLURAL FORM, signifying that there were two thunders (lit. 'voices') that became one again, one emanating from the other - WIND from WATER and WATER from WIND, two that are one, and one that is two. THEREFORE THE WORD "QOLOT" IS WRITTEN WITHOUT VAV."

WIND in Hebrew is: [ר֫וּחַ - RUACH]
WATER in Hebrew is: [מָ֫יִם - MAYIM]

WIND = [ר֫וּחַ - RUACH] = SPIRIT = HOLY SPIRIT = RUACH HA'KODESH

WATER = [מָ֫יִם - MAYIM] = [מָ֫יִם חַיִּ֑ים - MAYIM CHAYIM] = LIVING WATER = MASHIACH

The implication of these 2 VOICES [קלת - QOLOT] in Exodus 19:16, when the TORAH was being given are
1.)
The VOICE of RUACH HA'KODESH was present when TORAH was being given in Mount Sinai.

2.)
The VOICE of LIVING WATER (MASHIACH) was present when the TORAH was being given in Mount Sinai.

Conclusion:
=========
From Exodus 19:16, when the TORAH was being given on Mount Sinai, there were 3 entities were present as ONE, and they were Y-H-V-H (HA'SHEM), RUACH HA'KODESH and MASHIACH.