Popular Posts

Saturday, November 2, 2019

PARASHAT NOACH - NOACH - MABUL


Shalom chaverim,

Di dalam parashat נֹחַ NOACH, di B'reishit (Kejadian) 6:9 disebutkan Noach sebagai אִישׁ צַדִּיק תָּמִים (seorang TZADDIK dan SEMPURNA). Tetapi kemudian di B'reishit (Kejadian) 9:20, Noach hanya disebutkan sebagai אִישׁ הָאֲדָמָה (seorang manusia biasa).

Ada apa dengan Noach? Apa yang terjadi dengan Noach?

Selama Noach ada di dalam bahtera, bagaimana sistem penerangan di dalam bahtera? Tidak ada jendela. Apa yang menerangi bahtera?

Selanjutnya, Ham melakukan kesalahan kepada Noach. Tetapi mengapa Kanaan yang dikutuk (dihukum)?
Mari kita belajar parashat Noach dalam framework Mesianik Judaisme.

Sunday, October 27, 2019

PARASHAT B'REISHIT - EIN SOF - OHR HA'GANUZ

© ORI

Shalom chaverim,

Di dalam parashat בראשית B'REISHIT di B'reishit (Kejadian) 1:1 dikatakan,"...בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים B'REISHIT BARA ELOKIM..." yang artinya,"Pada mulanya Elokim menciptakan..."


Tetapi jika kita ingin lebih detail, sebenarnya teksnya berkata:

בְּרֵאשִׁית
B'REISHIT = pada mulanya

בָּרָא
BARA = menciptakan

אֱלֹהִים
ELOKIM = Elokim

"Pada mulanya menciptakan Elokim..."

Apakah Elokim diciptakan? Chas v'chalila! Lalu bagaimana kita menjelaskan teks B'reishit (Kejadian) 1:1 ini? Bagaimana peristiwa Penciptaan terjadi?

Mari kita belajar parashat B'REISHIT dalam framework Mesianik Judaisme.

Saturday, October 19, 2019

PARASHAT V'ZOT HA'B'RACHAH - BERKAT DARI BELAKAR TORAH MENJADI MANUSIA ELOKIM

PARASHAT V'ZOT HA'B'RACHAH - BERKAT DARI BELAJAR TORAH MENJADI MANUSIA ELOKIM
© ORI


Shalom chaverim,

Di dalam D'varim (Ulangan) 33:1 disebutkan tentang ברכה BERKAT. Pertanyaannya adalah: "Apakah belajar Torah itu membawa berkat atau membawa kutuk?"

Jika belajar Torah membawa "berkat", lalu mengapa Rabbi Shaul di Galatia 3:10 mengatakan tentang "kutuk Torah?"

Lalu buat apa tujuan sebenarnya manusia belajar Torah?

Selanjutnya di D'varim (Ulangan) 33:1, disebutkan bahwa Moshe (Musa) sebagai "איש האלוקים, the man of G-d (manusia Elokim)."

"Man of G-d" ini apakah dikategorikan sebagai "man (manusia)" atau dikategorikan sebagai "G-d (Elokim)?"

Mari kita belajar parashah yang terakhir ini di dalam framework Mesianik Judaisme.

SUKKOT - SUKACITA TRANSFORMASI NESHAMOT

SUKKOT - SUKACITA TRANSFORMASI NESHAMOT
© ORI

https://vimeo.com/367422910

Shalom chaverim,

Di dalam hari raya סוכות SUKKOT, HaShem memerintahkan kita untuk bersukaria (D'varim 16:14). Mengapa kita harus bersukaria? Apakah berdosa jika seseorang tidak bersukaria saat hari raya  סוכות SUKKOT?

Selanjutnya hari raya סוכות SUKKOT disebut juga sebagai חג האסף CHAG HA'ASIF, yaitu hari raya PENUAIAN. Mengapa demikan? Apakah yang dituai?

Apa hubungan hari raya  סוכות SUKKOT dengan גאולה GE'ULAH (kedatangan Mashiach)?

Mari kita belajar bersama di dalam framework Mesianik Judaisme.


Wednesday, October 16, 2019

LELUHUR YESHUA

LELUHUR YESHUA

Shalom chaverim,

Beberapa orang yang anti-Yeshua mengatakan bahwa "Yeshua bukan keturunan dari David HaMelech".

Rabbi Israel Meir Hakohen di dalam bukunya "Chafetz Chaim" menjelaskan:

“Whoever of you desires life (chafetz chaim)...guard your tongue from evil...”

Berikut ini beberapa kategori "halakhah" di "Chafetz Chaim":

1.) Lashon hara literally means “bad talk.” This means that it is forbidden to speak negatively about someone else, even if it is true.

2.) It is also forbidden to repeat anything about another, even if it is not a negative thing. This is called "rechilut."

3.) It is also forbidden to listen to lashon hara. One should either reprimand the speaker, or, if that is not possible, one should extricate oneself from that situation.

4.) Even if one has already heard the lashon hara, it is forbidden to believe it. On the contrary, one should always judge one’s fellow favorably.

5.) If one has already heard the lashon hara, he is forbidden to believe it. Nevertheless, one may suspect that the lashon hara is true, and take the necessary precautions to protect oneself.

6.) It is forbidden to even make a motion that is derogatory towards someone.

7.) One may not even retell a negative event without using names, if the listeners might be able to figure out who is being spoken of.

8.) In certain circumstances, such as to protect someone from harm, it is permissible or even obligatory to share negative information. 

Saya akan memakai halakhah no.8 untuk meluruskan figur Yeshua, dan sebaliknya untuk membuktikan bahwa pendapat orang0orang yang anti-Yeshua adalah tidak data dibenarkan.

Memang benar bahwa berdasarkan 2 Sh'mu'el 7:12-16, Mashiach adalah keturunan dari David HaMelech dan Sh'lomo HaMelech.

Matityahu di dalam Matityahu 1:6 dijelaskan:

Mat 1:6  
Yishai was the father of David the king. David was the father of Sh'lomo (his mother was the wife of Uriyah),

Dan dari Matityahu 1:16 kita mengetahui bahwa Yosef adalah anak Ya'akov.

Mat 1:16  
Ya`akov was the father of Yosef the husband of Miryam, from whom was born the Yeshua who was called the Messiah.

Tapi di Lukas 3:23 dijelaskan bahwa Yosef, adalah anak Eli.

Luk 3:23  
Yeshua was about thirty years old when he began his public ministry. It was supposed that he was a son of Yosef who was of Eli,

Siapakah "Eli" di Lukas 3:23?

Sederhana saja.

Judaisme mengenal bahwa semua keturunan adalah dari pihak AYAH. Matityahu menjelaskan leluhur Yeshua dari pihak Yosef. Demikian juga Lukas, memceritakan leluhur Yeshua dari pihak Yosef.

Lalu mengapa Mat 1:16 berbeda dengan Luk 3:23?

DR David H. Stern PhD menjelaskan di dalam Jewish New Testament Commentary bahwa teks di Lukas 3:23 adalah menjelaskan leluhur Yosef dari pihak ibunya.

Sedangkan Matityahu 1:16 adalah menjelaskan leluhur Yosef dari pihak bapaknya.

Jewish New Testament Commentary

"It was supposed that Yeshua was a son of the particular Yosef who was, on his mother's side, the grandson of Eli, son of Mattat, son of L'vi...(Luk 3:23)"

Kalau kita menelusuri garis keturunan Yeshua, melalui Yosef, dan melalui bapaknya Yosef (Yaakov), maka kita menemukan bahwa Yeshua adalah keturunan dari Shlomo HaMelech dan David HaMelech (Mat 1:6-16).

Kalau kita menelusuri garis keturunan Yeshua, melalui Yosef, dan melalui ibunya Yosef (istri dari Ya'akov), maka kita menemukan bahwa Yeshua adalah keturunan dari Nathan dan David HaMelech (Luk 3:23-31).

Jadi mau dilihat dari Matityahu maupun dari Lukas, Yeshua memang keturunan dari David HaMelech dan juga dari Shlomo HaMelech.

Lalu sekarang timbul pertanyaan selanjutnya.

Kalau Yeshua, anak Yosef, keturunan David HaMelech, keturunan Shlomo HaMelech, berarti benih sperma dari Yosef ada di Yeshua.

Chas v'shalom! G-D forbids!

Yosef tetap menjaga Miryam tunangannya sebagai perawan, dan tetap menjaga Miryam sebagai perawan, walaupun Miryam sedang mengandung Yeshua.

Yosef dan Miryam tidak melakukan persetubuhan dengan Miryam. Karena mereka bertunangan.

Kalau cuma bertunangan, mengapa disebutkan Yeshua adalah anak Yosef?

Harap dicatat bahwa Torah mengatakan:

B'reishit 2:24  
This is why a man is to leave his father and mother and stick with his wife, and they are to be one flesh (bashar echad).

Jika seseorang mengetahui prosesi Jewish Wedding, maka tahapan Jewish Wedding ada 2 tahap:

1.) Kiddushin
2.) Nisu'in

Di dalam parashat P'KUDEI dijelaskan prosesi ini.

"Kiddushin" dilakukan dengan:
1.) Transaksi uang
2.) Legal dokumen

Tapi dalam tahap "kiddushin" belum diperbolehkan berhubungan badan. Di dalam dunia modern, ini sama saja dengan tunangan. Tetapi mereka sudah resmi sebagai "suami istri."

Fase "kiddushin" sudah melegalkan  bahwa laki-laki dan perempuan resmi sebagai suami istri, sebagai "bashar echad" walaupun mereka belum masuk ke fase "nisu'in."

Di fase "kiddushin" inilah Yosef menemukan bahwa Miryam hamil oleh Ruach Elokim.

Secara halakhah maka anak yang dikandung oleh Miryam, adalah anak Yosef, anak David HaMelech, anak Sh'lomo HaMelech, karena Yosef adalah keturunan dari David dan Sh'lomo.

Walaupun tidak ada benih Yosef di dalam Yeshua, tetapi karena di dalam fase "kiddushin" mereka sudah ditetapkan sebagai "bashar echad", maka Yeshua adalah anak Yosef.

Sunday, October 13, 2019

APAKAH YESHUA BERASAL DARI GENERASI YANG TERKUTUK?

APAKAH YESHUA BERASAL DARI GENERASI YANG TERKUTUK?

Shalom chaverim,

Di Matityahu (Matius) 1:11 dituliskan bahwa leluhur Yeshua berasal dari Yoshiyahu dan anaknya Y'khonyahu.

Mat 1:11
Yoshiyahu memperanakkan Y'khonyahu dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.

Siapakah Y'khonyahu?

Divrei HaYamim Alef (1 Tawarikh) 3:15
Anak-anak Yoshiyahu: anak sulung ialah Yochanan, anak yang kedua ialah Y'hoyakim, anak yang ketiga ialah Tzedekyah dan anak yang keempat ialah Shalum.

Divrei HaYamim Alef (1 Tawarikh) 3:16
Keturunan Y'hoyakim ialah Y'khonyahu, anaknya itu, dan anak orang ini ialah Tzedekyah.

Y'khonyahu adalah anak Y'hoyakim. Sehingga sering disebut sebagai Y'khonyahu ben Y'hoyakim.

Contoh:

Yirmeyahu (Yeremia) 27:20
yang tidak diambil oleh N'vukhadnetzar, raja Bavel, ketika ia mengangkut Y'khonyahu ben Y'hoyakim, raja Yehuda, ke dalam pembuangan beserta segala pemuka Yehuda dan Yerushalayim, dari Yerushalayim ke Bavel,

Di dalam Yirmeyahu (Yeremia) 22:24, HaShem mencabut garis keturunan Mashiach (Mesias) dari keturunan Y'khonyahu ben Y'hoyakim.

Yirmeyahu (Yeremia) 22:24
"Demi Aku yang hidup, demikianlah firman HaShem, bahkan sekalipun Koniyahu ben Y'hoyakim (Y'khonyahu ben Y'hoyakim), raja Yehuda, adalah sebagai cincin meterai pada tangan kanan-Ku, namun Aku akan mencabut engkau!

Yirmeyahu (Yeremia) 22:30
Beginilah firman HaShem: "Catatlah orang ini sebagai orang yang tak punya anak, sebagai laki-laki yang tidak pernah berhasil dalam hidupnya; sebab seorangpun dari keturunannya tidak akan berhasil duduk di atas takhta Daud dan memerintah kembali di Yehuda."

Dengan ayat Yirmeyahu (Yeremia) 22:30 ini, orang-orang anti-Yeshua berusaha mengatakan bahwa Yeshua adalah Mashiach (Mesias) palsu karena berasal dari garis keturunan Y'khonyahu.

Lalu bagaimana kita menjawab tuduhan ini?

JAWAB:

Ya! Benar bahwa HaShem mengutuk keturunan Y'khonyahu ben Y'hoyakim sesuai ayat Yirmeyahu (Yeremia) 22:24, 30.

Tetapi ada satu hal yang perlu diketahui, yang sengaja disembunyikan oleh orang-orang yang anti-Yeshua. Mereka sengaja tidak mau mengatakan terus terang bahwa “kutuk Y'khonyahu ben Y'hoyakim” itu sudah diangkat.

Talmud Bavli, mas. Sanhedrin 37b menjelaskan hal ini bahwa kutuk Y'khonyahu ben Y'hoyakim sudah diangkat begitu bangsa Israel mengalami exile ke Babilonia.

Rabbi Yochanan says: Exile atones for all transgressions and renders a sinner like a new person, as it is stated concerning the king Yekhonya, a descendant of King David: “So says HaShem: Write you this man childless, a man that shall not prosper in his days; for no man of his seed shall prosper, sitting upon the throne of David, and ruling anymore in Judah” (Jeremiah 22:30). And after Yekhonya was exiled it is written: “And the sons of Yekhonya, the same is Assir, Shealtiel his son” (I Chronicles 3:17).
(Talmud Bavli, mas. Sanhedrin 37b)

Sehingga setelah pembuangan ke Bavel selesai, kutuk Y'khonyahu ben Y'hoyakim selesai. Tidak berlanjut.

Hal ini dibuktikan di Haggai 2:24, bahwa HaShem meneruskan kembali garis keturunan raja David melalui Yoshiyahu, Y'khonyahu dan Z'rubavel.

Haggai (Haggai) 2:24
Pada waktu itu, demikianlah firman HaShem Tzva'ot, Aku akan mengambil engkau, hai Z'rubavel ben Sh'alt'iel, hamba-Ku--demikianlah firman HaShem--dan akan menjadikan engkau seperti cincin meterai; sebab engkaulah yang Kupilih, demikianlah firman HaShem Tzva'ot."

Y'khonyahu memperanakkan Sh'alti'el, Sh'alti'el memperanakkan Z'rubavel.

Divrei HaYamim Alef (1 Tawarikh) 3:17
Anak-anak Y'khonyahu, orang kurungan itu, ialah Sh'alti'el, anaknya,

Kutukan Y'khonyahu selesai di Sh'alti'el saat pembuangan ke Bavel selesai.

Kemudian HaShem kembali meneruskan berkat keturunan David, garis keturunan Mashiach (Mesias) melalui Z'rubavel, anak dari Sh'alti'el.

Jadi apakah Yeshua berasal dari generasi yang terkutuk? Ya pada awalnya sampai selesai pembuangan ke Bavel.

Sesudah pembuangan ke Bavel, HaShem kembali memberkati keturunan raja David sebagai garis keturunan Mashiach (Mesias).

Referensi:
-. Talmud Bavli, masechet Sanhedrin 37b.
-. Midrash Rabbah 20:20.
-. Pesikta Rabbati, Piska 47 halaman 797-798.

Saturday, October 12, 2019

PARASHAT HA'AZINU - SENI MENDENGAR, DAN IMAN ATAU TORAH?

PARASHAT HA'AZINU - SENI MENDENGAR, DAN IMAN ATAU TORAH?

Shalom chaverim,

Shavua tov.
Di dalam parashat האזינו HA'AZINU Musa memanggil "langit dan bumi" sebagai saksi. Mengapa "langit dan bumi" dijadikan saksi?
Rabbi Yeshua di Uri (Lukas) 16:17 juga memakai "langit dan bumi" untuk menyatakan bahwa Torah tidak dapat dibatalkan. Jika Torah tidak dapat dibatalkan, mengapa para pengikut Yeshua tidak melakukan Torah? Apakah hubungan Musa dengan Yeshua dalam hal ini?
Midrash mengatakan bahwa melalui telinga (Ibrani: אזן), maka akan "kehidupan" kepada kita. Bagaimana bisa demikian?
Jika kita memakai "telinga" kita untuk "sh'ma" maka "sh'ma" membawa kita kepada kehidupan. 
Romim (Roma) 10:17 mengatakan bahwa "emunah" (iman) datang dari "sh'ma." Sehingga PB mengajarkan bahwa tanpa "sh'ma" maka tidak ada "emunah" (iman).
Apakah manusia dibenarkan karena "emunah" (iman) atau karena ketaatan kepada Torah? Bagaimana relasi antara "emunah" (iman) dengan "ketaatan kepada Torah?"
Mari kita belajar parashat HA'AZINU di dalam framework Mesianik Judaisme.