Popular Posts

Showing posts with label pharisee. Show all posts
Showing posts with label pharisee. Show all posts

Saturday, January 18, 2020

PARASHAT SH'MOT - P'RUSHIM VS T'ZDUKIM

Shalom chaverim,

Di dalam parashat שְׁמוֹת SH'MOT di Sefer Sh'mot (Keluaran) 1:7 dikatakan,"...וּבְנֵי יִשְׂרָאֵל, פָּרוּ וַיִּשְׁרְצוּ וַיִּרְ yang di dalam bahasa Indonesia. "Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya..."

Kata "וַיִּשְׁרְצוּ" diterjemahkan sebagai "tak terbilang jumlahnya."

Apakah arti sebenarnya dari kata "וַיִּשְׁרְצוּ?" Mengapa Israel di Mesir digambarkan sebagai "serangga yang tidak kosher?" Rashi dan Sforno menjelaskan bahwa bangsa Israel mulai berasimilasi.

Apakah bahaya dari asimilasi? Bolehkah asimilasi?

Yahudi yang berasimilasi. Siapakah mereka? Dan siapakah Yahudi yang tidak ingin berasimilasi? Lalu, siapakah P'rushim (Farisi)? Dan siapakah T'zdukim (Saduki)? Apakah Yeshua mengikuti ajaran Saduki?

Apakah Mesianik Judaisme bagian dari ke-Kristen-an? Atau, apakah Mesianik Judaisme merupakan bagian dari Judaisme?

Sebentar lagi Pesach dan Sefirat HaOmer. Ada metode Sefirat HaOmer versi Farisi dan ada Sefirat HaOmer versi Saduki. Metode apakah yang benar menurut halakhah?

Dan mengapa metode Sefirat HaOmer versi Saduki adalah sebuah kesalahan?

Saturday, October 4, 2014

HOW IMPORTANT THE HALAKHAH REALLY IS

HOW IMPORTANT THE HALAKHAH REALLY IS
Andre Widodo
© Talmidim Ha'Mashiach Ministries 

Shalom,

1.) How important is the HALAKHAH [הָלָֽכָה]?
It is so important that Rabbi Sha'ul explains it in Ephesians 5:15-16

Ephesians 5:15-16
Look carefully then how you WALK [הָלָֽכָה - HALAKHAH], not as unwise but as wise, making the best use of the time, because the days are evil.

2.) What did Rabbi Sha'ul want us to do?
Rabbi Sha'ul wanted us to IMITATE him as he IMITATED the Messiah. 

1 Corinthians 4:16 - Complete Jewish Bible (CJB)
Therefore I urge you to IMITATE me.

1 Corinthians 11:1 - Complete Jewish Bible (CJB)
try to IMITATE me, even as I myself try to IMITATE the Messiah.

3.) What kind of HALAKHAH did Rabbi Sha'ul walk?
Rabbi Sha'ul walked the HALAKHAH of PHARISEE [פְּרוּשִׁים - P'RUSHIM]

Acts 23:6 - Complete Jewish Bible (CJB)
But knowing that one part of the Sanhedrin consisted of Tz’dukim and the other of P’rushim, Sha’ul shouted, “Brothers, I myself AM a PARUSH and the son of P’rushim; and it is concerning the hope of the resurrection of the dead that I am being tried!”

Note:
In Acts 23:6, be noticed that Rabbi Sha'ul use PRESENT TENSE form in expressing his identity after become believer in Messiah. He did NOT use PAST TENSE form. That means, after he believed in Yeshua the Messiah, Rabbi Sha'ul continued his living as a PHARISEE [PARUSH]

Acts 26:5 - Complete Jewish Bible (CJB)
They have known me for a long time; and if they are willing, they can testify that I have followed the strictest party in our religion — that is, I have lived as a PARUSH.

Philippians 3:5 - Complete Jewish Bible (CJB)
b’rit-milah on the eighth day,
by birth belonging to the people of Isra’el,
from the tribe of Binyamin,
a Hebrew-speaker, with Hebrew-speaking parents,
in regard to the Torah, a PARUSH,

4.) So, if Rabbi Sha'ul wanted us to walk the PHARISEE HALAKHAH as he IMITATED the HALAKHAH the Messiah, what HALAKHAH did Yeshua walk?
Yeshua walked the PHARISEE HALAKHAH as there are twice in the Scripture Yeshua advised His followers to walk the PHARISEE HALAKHAH.

Matthew 23:2-3 - Complete Jewish Bible (CJB)
“The Torah-teachers and the P’RUSHIM,” he said, “sit in the seat of Moshe. So whatever they tell you, TAKE CARE TO DO IT. But don’t do what they do, because they talk but don’t act!

Matthew 5:20 - Complete Jewish Bible (CJB) 
For I tell you that unless your righteousness is far greater than that of the Torah-teachers and P’RUSHIM, you will certainly not enter the Kingdom of Heaven!

So, have you been walking the right HALAKHAH as Rabbi Sha'l did, as Yeshua our Messiah did?

Remember...

Ephesians 5:15-16
Look carefully then how you WALK [הָלָֽכָה - HALAKHAH], not as unwise but as wise, making the best use of the time, because the days are evil.

A man should carefully see how he does the WALK [HALAKHAH], and to the way in which he walks. He must walks circumspectly, with his eyes see toward Rabbi Sha'ul and Yeshua the Messiah. We, as talmidim [disciples], must walk with diligence, caution, accuracy, and exactness, to the uttermost of our strength and power; and with wisdom and prudence.

This is the meaning of "Walking in the dust of our Rabbi" or, in other word, "Covered in the dust of our Rabbi."

Do NOT walk like fools, whose eyes are not upon their ways; who walk in their own ways, which are crooked, and ways of darkness, and lead to destruction; who walk after the flesh, and naked, without the garments of a holy life, love to fight, and full of falseness; and with lamps, but no oil in them. 

But, walk as wise men (PHARISEE HALAKHAH), who walk according to the rule of G-d's Word (G-d's Torah), make the Messiah as the pattern, have the Spirit for the guidance, in wisdom, and in love within; and as pilgrims and strangers in this world, looking for a better place which is Messianic Kingdom [OLAM HABA]; and so as to promote the glory of G-d and win the good souls.

Sunday, April 13, 2014

MENGAPA YESHUA MELAKUKAN PESACH SEDER TANGGAL 14 NISAN?

MENGAPA YESHUA MELAKUKAN PESACH SEDER TANGGAL 14 NISAN?
Andre Widodo
© ORI

Shalom,

Jika kita memperhatikan gambar kronologis tentang PESACH SEDER yang dilakukan YESHUA, maka kita melihat bahwa YESHUA melakukan PESACH SEDER 1 hari lebih awal pada tanggal 14 NISAN.

NOTE:
Perlu diingat bahwa pergantian hari di dalam dunia JUDAISME terjadi pada saat matahari terbenam.

Di dalam TORAH dijelaskan:

Keluaran 12:6
Kamu harus mengurungnya sampai hari yang ke-14 bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya PADA WAKTU SENJA.
Keluaran 12:7
Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.
Keluaran 12:8
Dagingnya harus dimakan mereka PADA MALAM ITU JUGA; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit.

Sesuai dengan TORAH, dijelaskan bahwa ANAK DOMBA harus disembelih pada SENJA tanggal 14 NISAN, dan PESACH SEDER dilakukan pada MALAM ITU, yang artinya sudah masuk tanggal 15 NISAN.

Di dalam TORAH dijelaskan bahwa PESACH SEDER dilakukan pada tanggal 15 NISAN.

Tetapi mengapa YESHUA melakukan PESACH SEDER pada tanggal 14 NISAN? Ada yang menilai bahwa YESHUA mengikuti KALENDAR kaum ESENI. 

DIkatakan bahwa YESHUA memakai KALENDAR kaum ESENI pada saat PESACH SEDER, tetapi kemudian pada saat PENGHITUNGAN OMER, untuk menentukan hari raya SHAVU'OT, YESHUA mengikuti KALENDAR SADUKI.

Apakah memang demikian?

Jika demikian, maka yang terjadi adalah INKONSISTENSI, karena ada mengikuti KALENDAR ESENI, kemudian mengikuti KALENDAR SADUKI. Apakah YESHUA mengikuti KALENDAR ESENI pada saat PESACH SEDER dan kemudian mengikuti KALENDAR SADUKI pada saat PENGHITUNGAN OMER?


FARISI BEIT-HILLEL
================
Semasa hidup-Nya HALAKHAH yang diterapkan YESHUA sangat IDENTIK dengan HALAKHAH dari kaum FARISI BEIT-HILLEL.

Salah satu pernyataan terkenal Rabbi Hillel:
Talmud Babilonia Shabbat 31a
Apa saja yang Anda TIDAK inginkan orang lain lakukan kepada Anda, terapkanlah itu juga kepada Anda, itu adalah isi seluruh Torah ...

Pernyataan Yeshua:
Matius 7:12
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh Torah dan kitab para nabi.

Ketika Hillel wafat, maka sekolah BEIT HILLEL ini diteruskan kepada anak kandungnya yaitu Simeon. Ketika Simeon wafat, maka BEIT HILLEL diteruskan kepada anak kandung Simeon yaitu Gamli'El.

Gamli'El inilah yang melindungi kaum Netzarim, yaitu kaum Mesianik Judaisme (Nasrani) (Kisah 5:34-39). Gamli'El adalah guru dari Rabbi Sha'ul/Paulus (Kisah 22:3).

Untuk detailnya dapat dilihat di sini:
http://andrewidodotalmidhamashiach.blogspot.sg/2014/04/prushim-beit-hillels-teaching-and.html

Semasa hidup-Nya, YESHUA memberikan peneguhan terhadap HALAKHAH kaum FARISI. Contoh: Matius 5:20; Matius 23:2-3.

Matius 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang FARISI, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Matius 23:2
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang FARISI telah menduduki kursi Musa.
Matius 23:3
Sebab itu TURUTI-lah dan LAKUKAN-lah SEGALA SESUATU YANG MEREKA AJARKAN KEPADAMU, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Tidak sekalipun YESHUA pernah menyebutkan agar TALMIDIM-Nya mengikuti HALAKHAH kaum SADUKI, atau HALAKHAH kaum ESENI.

Karena itu saya percaya bahwa YESHUA memegang teguh HALAKHAH kaum FARISI, termasuk juga KALENDAR yang dipakai kaum FARISI. YESHUA tidak akan pernah INKONSISTEN tiba-tiba mengikuti KALENDAR kaum ESENI atau KALENDAR kaum SADUKI.

Bahkan Rabbi Sha'ul, seorang Rabbi FARISI di 1 Korintus 11:1 mengatakan agar kita mengikuti HALAKHAH FARISI yang dianut oleh Sha'ul sendiri dan oleh YESHUA.

1 Korintus 11:1
Jadilah PENGIKUT-ku [HALAKHAH FARISI], sama seperti aku juga menjadi pengikut Mashiach


PESACH SEDER 14 NISAN dan 15 NISAN
=================================
Lalu mengapa YESHUA melakukan PESACH SEDER pada tanggal 14 NISAN? Mengapa bukan pada tanggal 15 NISAN seperti yang diperintahkan TORAH. Apakah hal ini berarti YESHUA melanggar TORAH? 

G-d forbids!

YESHUA adalah "blame-less". YESHUA tidak berdosa sama sekali terhadap TORAH. Karena IA adalah TORAH Yang Hidup itu sendiri.

Untuk dapat mengerti mengapa YESHUA melakukan PESACH SEDER tanggal 14 NISAN, maka kita perlu memahami cara memandang KALENDAR RABBINIKAL JUDAISME, yaitu KALENDAR yang dipakai oleh kaum FARISI pada saat itu.

Sebagai contoh:
Hari Raya YOM TERU'AH [ROSH HA'SHANAH] dirayakan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 1 TISHRI dan 2 TISHRI, walaupun TORAH memerintahkan hanya 1 hari saja (Imamat 23:24), yaitu pada tanggal 1 TISHRI.

Imamat 23:24
"Katakanlah kepada orang Israel, begini: Dalam bulan yang ke-7 (TISHRI), pada tanggal 1 bulan itu, kamu harus mengadakan hari perhentian penuh yang diperingati dengan SHOFAR, yakni hari pertemuan kudus.

Perayaan YOM TERU'AH [ROSH HA'SHANAH] dirayakan selama 2 hari, padahal TORAH memerintahkan hanya untuk merayakan 1 hari saja. 

Hal ini tidak berarti bahwa ada KALENDAR yang berbeda. KALENDAR yang dipakai tetap sama, yaitu RABBINIKAL JUDAISME.

Di dalam JUDAISME dikenal ada 4 TAHUN BARU, yaitu:

  1. ROSH CHODASHIM 1 NISAN, yaitu TAHUN BARU RELIGIUS. TAHUN BARU yang menandai dimulainya aktivitas kerohanian.
  2. 1 ELUL, yaitu TAHUN BARU QORBAN. TAHUN BARU untuk menandai perpuluhan pada zaman Bait Suci. Setelah Bait Suci hancur, tanggal 1 ELUL dirayakan dengan cara START melakukan SELICHOT.
  3. 1 TISHRI, yaitu TAHUN BARU SIPIL. TAHUN BARU yang menandai pergantian TAHUN.
  4. 15 SHEVAT, yaitu TAHUN BARU TUMBUH-TUMBUHAN. TAHUN BARU untuk agrikultural, untuk perpuluhan pada zaman Bait Suci.


Pada zaman Israel kuno, TAHUN BARU dan BULAN BARU selalu diumumkan oleh MAJELIS AGAMA (SANHEDRIN) setelah MAJELIS SANHEDRIN menerima hasil observasi dan informasi dari PARA SAKSI di berbagai tempat di Israel. 

Jika PARA SAKSI ini melihat BULAN BARU (berupa BULAN SABIT) maka mereka akan memberikan informasi kepada SANHEDRIN agar SANHEDRIN mengumumkan kapan dimulainya BULAN BARU dan TAHUN BARU ini. 

Karena faktor inilah maka ditentukan tenggang waktu 2 hari dalam setiap penentuan BULAN BARU dan juga TAHUN BARU. 

ROSH CHODASIM 1 NISAN juga ditentukan dengan metode yang sama.  

MAJELIS SANHEDRIN menunggu informasi dari observasi PARA SAKSI, baru setelah itu MAJELIS SANHEDRIN mengumumkan dimulainya ROSH CHODESH.

Harap diketahui bahwa DURASI 1 BULAN 1 bulan (1 CYCLE) di dalam kalendar Ibrani adalah 29.5 hari. Yaitu 1 CYCLE dari BULAN BARU sampai kembali menjadi BULAN BARU lagi.

(*Lihat gambar*)











Sehingga jika kita mebagi 29.5 ÷ 2 = 14.75, yaitu 14.75 hari setelah BULAN BARU maka kita akan melihat BULAN PURNAMA. Sehingga dalam hal ini PESACH SEDER dapat dilakukan antara tanggal 14 NISAN dan 15 NISAN.

Itulah alasannya mengapa YESHUA melakukan PESACH SEDER pada tanggal 14 NISAN. Karena adalah suatu HALAKHAH di dalam JUDAISME untuk menentukan BULAN BARU dan TAHUN BARU berdasarkan observasi PARA SAKSI kepada SANHEDRIN.

Bahkan di dalam ORTHODOX JUDAISME di abad modern sekarang ini, mereka juga melakukan 2 kali PESACH SEDER, yaitu SEDER pada tanggal 14 NISAN dan SEDER pada tanggal 15 NISAN, seperti contohnya adalah CHABAD.

Klik di sini:
http://www.chabad.org/holidays/passover/pesach_cdo/aid/1723/jewish/Passover-Calendar.htm

Jadi ketika YESHUA melakukan PESACH SEDER tanggal 14 NISAN, hal itu bukan berarti bahwa YESHUA mengikuti KALENDAR ESENI dan melakukan HALAKHAH ESENI. 

YESHUA tetap KONSISTEN memegang HALAKHAH FARISI, dalam hal ini HALAKHAH FARISI BEIT-HILLEL. KALENDAR yang dipakai adalah KALENDAR TRADISIONAL JUDAISME seperti yang kita kenal sekarang ini, demikian juga CARA PENGHITUNGAN OMER dilakukan sesuai dengan HALAKHAH FARISI.

Saturday, April 12, 2014

LAKI-LAKI YANG MEMBAWA KENDI AIR

LAKI-LAKI YANG MEMBAWA KENDI AIR
Andre Widodo
© ORI

Shalom,


Di Markus 14:13-15 dan Lukas 22:10-13 kita menemukan seorang LAKI-LAKI YANG MEMBAWA KENDI AIR.


Markus 14:13

Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: "Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan SEORANG YANG MEMBAWA KENDI BERISI AIR. Ikutilah dia.

Markus 14:14
dan katakanlah kepada PEMILIK RUMAH YANG DIMASUKINYA: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan PESACH bersama-sama dengan murid-murid-Ku?

Markus 14:15
Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan PERJAMUAN PESACH untuk kita!"


Lukas 22:10

Jawab-Nya: "Apabila kamu masuk ke dalam kota, kamu akan bertemu dengan SEORANG YANG MEMBAWA KENDI BERISI AIR. Ikutilah dia ke dalam rumah yang dimasukinya,

Lukas 22:11
dan katakanlah kepada TUAN RUMAH: Guru bertanya kepadamu: di manakah ruangan tempat Aku bersama-sama dengan murid-murid-Ku akan makan PESACH?

Lukas 22:12
Lalu orang itu akan menunjukkan kepadamu sebuah ruangan atas yang besar yang sudah lengkap, di situlah kamu harus mempersiapkannya."

Lukas 22:13
Maka berangkatlah mereka dan mereka mendapati semua seperti yang dikatakan Yeshua kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan PESACH.

SIAPAKAH LAKI-LAKI YANG MEMBAWA KENDI AIR INI?

==============================================
Ada 2 OPSI JAWABAN, yaitu:

1. LAKI-LAKI tersebut adalah kaum ESENI.

2. LAKI-LAKI tersebut adalah BUDAK. Pada zaman Bait Suci ke-2 PERBUDAKAN adalah suatu hal yang lazim. Jika di zaman sekarang dapat disamakan sebagai DOMESTIC HELPER, yaitu PEMBANTU RUMAH TANGGA.

Mereka yang mengadopsi ajaran kaum ESENI [אִסִּיִים - ISYIM] mengatakan bahwa LAKI-LAKI ini adalah kaum ESENI, karena yang biasanya membawa KENDI AIR adalah WANITA, bukan LAKI-LAKI. Sedangkan identitas orang ini adalah LAKI-LAKI, seperti dijelaskan di dalam Complete Jewish Bible.


Mark 14:13-14

Complete Jewish Bible (CJB)
13 He sent two of his talmidim with these instructions: “Go into the city, and A MAN carrying a jar of water will meet you. Follow him; 14 and whichever house he enters, tell him that the Rabbi says, ‘Where is the guest room for me, where I am to eat the Pesach meal with my talmidim?’

Luke 22:10-11
Complete Jewish Bible (CJB)
10 He told them, “As you’re going into the city, A MAN carrying a jar of water will meet you. Follow him into the house he enters, 11 and say to its owner, ‘The Rabbi says to you, “Where is the guest room, where I am to eat the Pesach meal with my talmidim?” 

Karena yang membawa KENDI AIR ini adalah LAKI-LAKI, maka ada kemungkinan LAKI-LAKI ini adalah kaum ESENI. Ini baru kemungkinan.

Mari kita teliti kembali bagaimana HALAKHAH kaum ESENI.

Berdasarkan JEWISH ENCYCLOPEDIA dijelaskan bahwa kaum ESENI memiliki ciri khas:
1. TIDAK menikah, hidup membujang
2. TIDAK memiliki wanita dan anak-anak, walaupun Josephus Flavius mengatakan bahwa ada juga beberapa kaum ESENI yang menikah.
3. TIDAK melakukan QORBAN.
4.. TIDAK melakukan SUMPAH.
5. ANTI terhadap SLAVERY (PERBUDAKAN).

(*Lihat gambar*)













Jika kita melihat LAKI-LAKI YANG MEMBAWA KENDI AIR ini, disebutkan bahwa ia mengangkut air, dan ia memiliki TUAN RUMAH. Di Markus 14:14 dan Lukas 22:11 disebutkan bahwa LAKI-LAKI YANG MEMBAWA AIR ini masuk ke dalam rumah, yang bukan miliknya, tetapi milik TUAN RUMAH.

Dalam teks manuskrip dipakai kata [οικοδεσποτη - oikodespotē], yaitu Strong's G3617, yang artinya adalah MASTER OF THE HOUSE; TUAN RUMAH atau dalam bahasa Ibrani adalah [אֶל־בַּעַל הַבָּיִת - el-ba.al ha.be.it].

Jika ada seorang TUAN RUMAH; MASTER OF THE HOUSE [אֶל־בַּעַל הַבָּיִת - el-ba.al ha.ba.yit]; [οικοδεσποτη - oikodespotē], dan ada seorang LAKI-LAKI YANG MEMBAWA AIR, maka dapat dipastikan bahwa:
1. LAKI-LAKI YANG MEMBAWA AIR ini adalah seorang SLAVE; HAMBA; BUDAK.
2. TUAN RUMAH ini adalah bukan seorang ESENI, karena ESENI adalah ANTI terhadap SLAVERY (PERHAMBAAN/PERBUDAKAN).

Lalu, bagaimana pandangan YESHUA dan para TALMIDIM terhadap PERBUDAKAN?

YESHUA mengatakan:
Matius 10:24
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang HAMBA dari pada tuannya.

Matthew 10:24 - Complete Jewish Bible (CJB)
“A talmid is not greater than his rabbi, a SLAVE is not greater than his master.

Rabbi Sha'ul mengatakan:
Efesus 6:5
Hai HAMBA-HAMBA, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Mashiach,

Ephesians 6:5 - Complete Jewish Bible (CJB)
SLAVES, obey your human masters with the same fear, trembling and single-heartedness with which you obey the Messiah.

Titus 2:9
HAMBA-HAMBA hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah,
Titus 2:10
jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Elohim, Juruselamat kita.

Titus 2:9-10 - Complete Jewish Bible (CJB)
9 Tell SLAVES to submit to their masters in everything, to give satisfaction without talking back 10 or pilfering. On the contrary, they should demonstrate complete faithfulness always, so that in every way they will make the teaching about God our Deliverer more attractive.

HALAKHAH yang diterapkan oleh YESHUA dan para TALMIDIM pada saat itu adalah TIDAK anti terhadap SLAVERY (PERHAMBAAN/PERBUDAKAN). 

Karena itu sangat jelas bahwa YESHUA dan para TALMIDIM adalah bukan berasal dari kaum ESENI. HALAKHAH YESHUA dan para TALMIDIM sangat identik dengan HALAKHAH kaum FARISI dari BEIT-HILLEL. Untuk contoh dapat di klik di sini:

Dan identitas LAKI-LAKI yang membawa KENDI AIR di Markus 14:13-14 dan Lukas 22:10-13 adalah seorang PEMBANTU (BUDAK; HELPER), karena dia memiliki TUAN RUMAH; MASTER OF THE HOUSE; BA'AL HA'BEIT. Dia adalah bukan berasal dari kaum ESENI, karena kaum ESENI ANTI terhadap SLAVERY.




Monday, April 16, 2012

Example from the Pharisees




Mat 5:20
For I say unto you, That EXCEPT YOUR RIGHTEOUSNESS shall exceed the RIGHTEOUSNESS OF THE SCRIBES and PHARISEES, YE SHALL NO CASE ENTER INTO THE KINGDOM OF HEAVEN.

PHARISEES, in Hebrew is PERUSHIM, comes from the word [פרוש - PARUSH], meaning SEPARATED.


A PHARISEE is a school of thought among the Jews on the the Second Temple Era (536 BC–70 AD). The prophet Ezra the Scribe and the men of the Great Assembly (כְּנֶסֶת הַגְּדוֹלָה) are considered the precursors of the PHARISEE movement.

The PERUSHIM focused on the TORAH and what it requires of ordinary people. They didn't focus on the Temple ritual.

This is the kind of character that Lord YESHUA / JESUS gives reward to them..."FOCUS on the TORAH".