Popular Posts

Wednesday, May 15, 2013

HARI RAYA SHAVUOT (PENTAKOSTA)

HARI RAYA SHAVUOT (PENTAKOSTA)
Andre Widodo
© ORI



Shalom,

Tanggal 6 Sivan dan 7 Sivan, dalam Kalendar Ibrani, dikenal sebaga HARI RAYA "SHAVUOT [שבועות‎]" SHIN-BET-VAV-AYIN-VAV-TAV, dalam bahasa Ibrani, dan dalam bahasa Yunani disebut sebagai "PENTEKOSTE [πεντηκοστή]", dan dalam bahasa Indonesia menjadi "PENTAKOSTA".

Jadi "PENTAKOSTA" sebenarnya adalah sebuah nama "HARI RAYA", bukan sebuah nama denominasi.

Di dalam TANAKH dikatakan bahwa hari raya "SHAVUOT [שבועות‎]" atau "PENTEKOSTE [πεντηκοστή]" sebagai berikut:


1.)
Keluaran 34:22 - Terjemahan baru (TB-LAI)
34:22   
Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.

2.)
Imamat 23:15-16 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
23:15   
Kemudian kamu harus menghitung, mulai dari hari sesudah sabat itu, yaitu waktu kamu membawa berkas persembahan unjukan, harus ada genap tujuh minggu;

23:16   
sampai pada hari sesudah sabat yang ketujuh kamu harus hitung lima puluh hari; lalu kamu harus mempersembahkan korban sajian yang baru kepada TUHAN.

3.)
Ulangan 16:10 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
16:10   
Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi ADONAI, Elohim-mu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh ADONAI, Elohim-mu

4.)
Yeremia 31:31; 33 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
31:31
Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman ADONAI, Aku akan mengadakan PERJANJIAN BARU dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,

31:33   
Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman ADONAI: Aku akan menaruh TAURAT-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

5.)
Yehezkiel 36:26-27 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
36:26   
Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

36:27   
Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.




Dan di dalam BRIT CHADASHAH dikatakan bahwa hari raya "SHAVUOT [שבועות‎]" atau "PENTEKOSTE [πεντηκοστή]" sebagai berikut:

1.)
Kisah 2:2-6; 8-11 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
2:2   
Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

2:3   
dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

2:4   
Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

2:5   
Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.

2:6   
Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.

2:8   
Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:

2:9   
kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,

2:10   
Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,

2:11   
baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Elohim."



CATATAN UNTUK DIPERHATIKAN
====================
1.) "SHAVUOT [שבועות‎]" atau "PENTEKOSTE [πεντηκοστή]" adalah hari raya saat diberikannya TORAH di gunung Sinai, yaitu dihitung 50 hari dari tanggal 16-17 NISAN, dan jatuh genap 50 hari pada tanggal 6-7 SIVAN.

2.) Seperti halnya TORAH diberikan di gunung Sinai, maka dalam Yeremia 31:31-33, dikatakan bahwa PERJANJIAN BARU (BRIT CHADASHAH), dibuat dengan kaum ISRAEL dan kaum YEHUDA.

3.) Konteks dan isi dari PERJANJIAN BARU (BRIT CHADASHAH) yang dibuat dengan ISRAEL dan YEHUDA, masih tentang "TORAH", tetapi kali ini akan dituliskan di dalam hati dan batin kaum ISRAEL dan kaum YEHUDA.

4.) Bagaimana cara untuk menuliskan TORAH di dalam hati dan batin kaum ISRAEL dan kaum YEHUDA? Yehezkiel 36:26-27 mengatakan dengan cara mencurahkan ROH-NYA (RUACH-NYA).

5.) Artinya, ROH KUDUS, selalu dan akan selalu mengajarkan tentang TORAH. Tidak ada ROH KUDUS yang ANTI-TORAH.

6.) Ketika ROH KUDUS dicurahkan di dalam Kisah Para Rasul, itu terjadi pada tanggal 6-7 SIVAN, pada saat hari raya "SHAVUOT [שבועות‎]" atau "PENTEKOSTE [πεντηκοστή]".

7.) Ketika ROH KUDUS dicurahkan, para murid-murid Yeshua, dapat BERBAHASA BAHASA-BAHASA NEGARA LAIN, yaitu bahasa-bahasa orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab,

8.) BAHASA-BAHASA yang diberikan oleh ROH KUDUS adalah bahasa-bahasa dari negara lain. BUKAN bahasa "BUBBLING" yang tidak ada artinya.

Tuesday, May 14, 2013

CHAG SHAVUOT SAMEACH 6 SIVAN - 7 SIVAN 5773 (15 MAY - 16 MAY 2013)

CHAG SHAVUOT SAMEACH 6 SIVAN - 7 SIVAN 5773 (15 MAY - 16 MAY 2013)
Andre Widodo
© ORI
      












































Shalom,  

Chag SHAVUOT Sameach 6 Sivan - 7 Sivan 5773, chaverim, b'Shem Yeshua Meshicheinu ha-or ha-olam.  

Happy SHAVUOT 6 Sivan - 7 Sivan 5773, friends, in the Name of Yeshua our Messiah the Light of the World.  

Selamat Hari Raya SHAVUOT (PENTAKOSTA) 6 Sivan - 7 Sivan 5773 (15 Mei - 16 Mei 2013), teman-teman, di dalam Nama Yeshua Mesias kita, Terang Dunia.  

NOTE: 
SHAVUOT = PENTECOST = the FEAST to celebrate the giving of the TORAH on Mt. Sinai and the HOLY SPIRIT on Mt. Zion.  

SHAVUOT = PENTAKOSTA = Hari Raya memperingati saat TORAH diberikan di Gn. Sinai dan ROH KUDUS dicurahkan di Gn. Bait Suci (Temple Mount).

Monday, May 13, 2013

KAJIAN TENTANG PERKATAAN RAV SHA'UL BAHWA IA ADALAH SEORANG MESIANIK FARISI

KAJIAN TENTANG PERKATAAN RAV SHA'UL BAHWA IA ADALAH SEORANG MESIANIK FARISI
Andre Widodo
© ORI
























Shalom,


RAV SHA'UL pada mulanya adalah seorang Yahudi P'rushim (Farisi). Ia seorang dari suku Benyamin, berasal dari Tarsus, tinggal di Yerusalem sejak Bar Mitzvah umur 13 tahun, diasuh dengan teliti di bawah pimpinan RABBAN GAMLI'EL.

Berikut ini kesaksian kehidupan RAV SHA'UL :

Flp. 3:5 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,

Flp. 3:6 - Terjemahan Baru (TB-LAI)

tentang kegiatan aku penganiaya jemaat (MESIANIK YAHUDI), tentang kebenaran dalam mentaati hukum TAURAT (BERDASARKAN TRADISI RABINIKAL) aku tidak bercacat.

Note :
Penjelasan di dalam tanda kurung di atas ditambahkan berdasarkan kutipan dari JEWISH NEW TESTAMENT COMMENTARY oleh DR David H. Stern.


Dalam perjalanannya ke kota Damaskus, RAV SHA'UL melihat suatu penglihatan tentang YESHUA, dan membuat matanya buta. Kemudian HANANYAH mendatangi RAV SHA'UL untuk mendoakan dan mencelik-kan matanya yang buta.

HANANYAH adalah seorang MESIANIK YAHUDI. Dalam Alkitab Terjemahan Baru (TB-LAI), HANANYAH disebut sebagai Ananias.

Kis. 9:10 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama ANANIAS. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!"

ANANIAS adalah seorang murid Tuhan. Ia adalah seorang yang MENURUTI HUMUM TAURAT.

Kis. 22:12 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Di situ ada seorang bernama ANANIAS, seorang SALEH YANG MENURUT HUKUM TAURAT dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ.

Act. 22:12 - Complete Jewish Bible (CJB)
"A man named Hananyah, an observant follower of the Torah who was highly regarded by the entire Jewish community there,

Dalam bahasa aslinya dikatakan:
ανανιας  δε  τις  ανηρ  ευσεβης  κατα  τον  νομον  μαρτυρουμενος  υπο   παντων  των  κατοικουντων  ιουδαιων
 

Dalam bahasa Yunani, HANANYAH digambarkan sebagai "[ευσεβης  κατα  τον  νομον - EULABES KATA TON NOMON]". 

Dalam bahasa Ibrani, kata ini ditulis sebagai [שומר התורה - SHOMER HA'TORAH], yaitu "seseorang yang mentaati HUKUM TAURAT".

RAV SHA'UL, seorang Farisi, bertemu muka dengan YESHUA dalam perjalanan ke Damaskus, lalu buta. Kemudian HANANYAH seorang PELAKU TORAH dan juga seorang murid YESHUA mencelikkan mata RAV SHA'UL. Lalu RAV SHA'UL tinggal di Damaskus dengan murid-murid YESHUA, dan RAV SHA'UL mulai mengajarkan tentang TORAH dan YESHUA.


Berikut ini kesaksian RAV SHA'UL mengenai dirinya :
 
Kis. 24:14 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Tetapi aku mengakui kepadamu, bahwa aku berbakti kepada Elohim nenek moyang kami dengan menganut JALAN TUHAN, yaitu JALAN yang mereka sebut SEKTE. Aku percaya kepada segala sesuatu yang ada tertulis dalam hukum TAURAT dan dalam kitab nabi-nabi.

Ada satu hal menarik yang ingin saya bahas di sini, yaitu Kisah 23:6.

Kis. 23:6 - Terjemahan Baru (TB-LAI)

Dan karena ia tahu, bahwa sebagian dari mereka itu termasuk golongan orang Saduki dan sebagian termasuk golongan orang Farisi, ia berseru dalam Mahkamah Agama itu, katanya: "Hai saudara-saudaraku, AKU ADALAH ORANG FARISI, keturunan orang Farisi; aku dihadapkan ke Mahkamah ini, karena aku mengharap akan kebangkitan orang mati."

Di dalam bahasa Inggris ditulis :

Act. 23:6 - King James Version (KJV)  
But when Paul perceived that the one part were Sadducees, and the other Pharisees, he cried out in the council, Men and brethren, I AM A PHARISEE, the son of a Pharisee: of the hope and resurrection of the dead I am called in question.

Act. 23:6 - Complete Jewish Bible (CJB)  

But knowing that one part of the Sanhedrin consisted of Tz’dukim and the other of P’rushim, Sha’ul shouted, “Brothers, I myself AM A PARUSH and the son of P’rushim; and it is concerning the hope of the resurrection of the dead that I am being tried!”

Gevurot 23:6 - Orthodox Jewish Bible (OJB)  
And Rav Sha’ul, having da’as that one kat is of Tzedukim (Sadducees) and the other of Perushim (Pharisees), was crying out in the Sanhedrin, “Anashim, Achim, I AM A PARUSH ben Parush and it is for the tikvah of the Techiyas HaMesim that I am being judged.”

NOTE
=====
Jika kita memperhatikan dengan cermat, setelah RAV SHA'UL menjadi meurid YESHUA (MESIANIK), RAV SHA'UL tetap mengatakan:
"I AM A PHARISEE" = bentuk PRESENT TENSE.

RAV SHA'UL TIDAK mengatakan:
"I WAS A PHARISEE" = bentuk PAST TENSE.

RAV SHA'UL tetap mengatakan:
"εγω φαρισαιος ειμι - ego pharisaios EIMI" = bentuk PRESENT TENSE

RAV SHA'UL TIDAK mengatakan:
"εγω φαρισαιος ημην - ego pharisaios HEMEN" = bentuk PAST TENSE

KESIMPULAN
===========
Apakah artinya?



Artinya adalah RAV SHA'UL ketika mengatakan "[εγω φαρισαιος ειμι - ego pharisaios EIMI]" = bentuk PRESENT TENSE, ia tetap mengatakan bahwa IA TETAP HIDUP SEBAGAI ORANG FARISI YANG TETAP MENTAATI TORAH WALAUPUN IA SUDAH MENJADI MURID YESHUA DAN MEMPERCAYAI YESHUA.

Jika RAV SHA'UL mengatakan "[εγω φαρισαιος ημην - ego pharisaios HEMEN]" = bentuk PAST TENSE, maka boleh diartikan bahwa setelah percaya kepada MESIAS, maka tidak lagi diperlukan TORAH.

Tetapi, BUKTI dan FAKTA mengatakan bahwa setelah menjadi murid MESIAS, RAV SHA'UL tetap mengatakan "[εγω φαρισαιος ειμι - ego pharisaios EIMI]" = bentuk PRESENT TENSE.

Di dalam bahasa Ibrani, ia mengatakan "[אַנִי פָרוּשׁ בֶּן-פָרוּ - ANI PARUSH BEN PARUSH]", yang artinya secara garis besar adalah "SAYA ADALAH SEORANG FARISI, ANAK SEORANG FARISI".

RAV SHA'UL adalah seorang FARISI YANG MEMPERCAYAI YESHUA SEBAGAI MESIAS. Tidak ada seorang FARISI yang tidak mentaati TORAH. Jika gereja zaman sekarang, menggambarkan RAV SHA'UL sebagai seorang yang anti-TORAH, maka itu sebenarnya adalah SALAH KAPRAH, karena gereja tidak mengerti arti kata "[εγω φαρισαιος ειμι - ego pharisaios EIMI]" = bentuk PRESENT TENSE, dalam kesakisan RAV SHA'UL.


Thursday, May 9, 2013

MENELITI KEHIDUPAN PARA MESIANIK YAHUDI DI ZAMAN BAIT SUCI KE-2

MENELITI KEHIDUPAN  PARA MESIANIK YAHUDI DI ZAMAN BAIT SUCI KE-2
Andre Widodo
© ORI





















Shalom,

Seperti apa kehidupan para Mesianik Yahudi pada zaman Bait Suci ke-2? Ketika mereka sudah menerima YESHUA sebagai MESIAS dan Juruselamat mereka, apakah mereka masih
mempraktekkan TORAH? Apakah ada BUKTI bahwa mereka mempraktekkan IMAN kepada YESHUA dan TETAP memelihara TORAH?

Mari kita melihat satu-per satu.

HANANYAH
==========
Siapakah HANANYAH?

Dalam Alkitab Terjemahan Baru (TB-LAI), HANANYAH adalah ANANIAS.

Kisah 9:10 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama ANANIAS. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!"

ANANIAS adalah seorang murid Tuhan. Ia adalah seorang Yahudi, dengan nama aslinya adalah HANANYAH.

  Act 9:10 - Complete Jewish Bible (CJB)
There was a talmid in Dammesek, HANANYAH by name; and in a vision the Lord said to him, "HANANYAH!" He said, "Here I am, Lord."

Ketika Rav Sha'ul menjadi buta, Tuhan memanggil HANANYAH untuk datang kepada Rav Sha'ul, mencelikkan mata Rav Sha'ul sehingga Rav Sha'ul dapat melihat kembali dan memenuhi Rav Sha'ul dengan Ruach HaKodesh (Roh Kudus).

Kisah 9:17 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Lalu pergilah ANANIAS ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."

KITAB SUCI mengatakan bahwa HANANYAH adalah seorang murid Tuhan. Ia percaya bahwa YESHUA adalah MESIAS, ben HaElohim (Anak Elohim). Lalu, bagaimana kehidupan HANANYAH?

Kisah 22:12 Terjemahan Baru (TB-LAI)
Di situ ada seorang bernama ANANIAS, seorang SALEH YANG MENURUT HUKUM TAURAT dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ.

Act 22:12 - Complete Jewish Bible (CJB)
"A man named Hananyah, an observant follower of the Torah who was highly regarded by the entire Jewish community there,

Dalam bahasa aslinya dikatakan:
ανανιας  δε  τις  ανηρ  ευσεβης  κατα  τον  νομον  μαρτυρουμενος  υπο   παντων  των  κατοικουντων  ιουδαιων

Dalam bahasa Yunani, HANANYAH digambarkan sebagai "[ευσεβης  κατα  τον  νομον - EULABES KATA TON NOMON]". Dalam bahasa Ibrani, kata ini ditulis sebagai [שומר התורה - SHOMER HA'TORAH], yaitu "seseorang yang mentaati HUKUM TAURAT".

Jadi sebenarnya HANANYAH adalah seorang murid Tuhan, seorang Yahudi Mesianik, percaya kepada YESHUA sebagai MESIAS dan seorang yang MENTAATI HUKUM TAURAT.

Lukas, penulis Kisah Para Rasul, menggambarkan HANANYAH, sebagai seorang Yahudi Mesianik, yang mentaati HUKUM TAURAT. Kita melihat di sini bahwa, TIDAK ada masalah bagi seseorang untuk memiliki EMUNAH (IMAN) kepada YESHUA sebagai MESIAS, dan tetap MENTAATI TORAH (HUKUM TAURAT).

Ketekunannya dalam mentaati TORAH (HUKUM TAURAT), dalam Kisah 22:12, membuat HANANYAH dikenal baik dan sangat dihormati (HIGHLY REGARDED) di kalangan masyarakat Yahudi di sana.

Itu-lah ciri-ciri masyarakat Mesianik Yahudi, percaya YESHUA sebagai MESIAS dan tetap TEKUN mentaati TORAH (HUKUM TAURAT).


2 ORANG FARISI MESIANIK
======================
2 orang Farisi Mesianik ini adalah Nikodemus dan Yosef dari Arimatea.

Yohanes 3:1 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi

Markus 15:43 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Elohim, memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.

Dijelaskan dalam ayat-ayat di atas bahwa Nikodemus adalah seorang Farisi dan pemimpin agama Yahudi. Ia adalah seorang pengajar, yaitu seorang Rabbi, mengepalai sebuah sinagog, dan merupakan pemimpin dari sebuah minyan.

Yosef dari Arimatea adalah anggota Sanhedrin, yaitu Majelis Agama tertinggi di dalam JUDAISME.

Dan mereka berdua ini, sebagai seorang Rabbi dan seorang anggota Sanhedrin, sudah dapat dipastikan bahwa mereka MENTAATI (TORAH), melakukan diet KASHRUT, melakukan MO,EDIM (HARI RAYA HARI RAYA) dan tetap neriman kepada MESIAS.

Dalam Yohanes 19:39, kita dapat melihat bahwa Nikodemus adalah seorang Yahudi Mesianik, yaitu MESSIANIC JEWS, karena ia datang untuk turut serta menguburkan jenazah Yeshua.

Yohanes 19:39 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

Kitab Suci TIDAK pernah mencatat bahwa Nikodemus membuang ke-Farisi-an-nya agar dapat menjadi murid Yeshua. Sebaliknya, Nikodemus adalah tetap seorang Farisi, yaitu Yahudi Farisi Mesianik, karena ia percaya kepada Yeshua.

Demikian juga halnya dengan Yosef dari Arimatea.

Matius 27:57
Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.

Yosef dari Arimatea adalah anggota Sanhedrin, ia pasti seorang yang TAAT pada TORAH, dan ia adalah seorang murid Yeshua.


WANITA-WANITA YAHUDI MESIANIK
=============================
Lukas 23:55 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
  Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

Lukas 23:56 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

Dalam ayat di atas, kita melihat bahwa WANITA-WANITA Yahudi yang percaya kepada Yeshua sebagai MESIAS, mereka tetap MEMELIHARA TORAH (HUKUM TAURAT), yaitu perintah tentang SABAT.

  Markus 16:1 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.

Kembali kita melihat, bagaimana WANITA-WANITA ini tetap memelihara hari SABAT. Walaupun saat itu hati mereka sedang sedih dan terguncang, karena kematian Yeshua, tetapi mereka tetap mentaati TORAH. Mereka menunggu sampai hari SABAT lewat, baru mereka pergi ke kuburan.

Hal ini dapat dimengerti, karena Yeshua-pun sudah mengajarkan mereka untuk men-TAATI TORAH Ha'Shem, dan sebagai murid-murid Yeshua, mereka mengikuti teladan Rabbi mereka, yaitu Yeshua. Kalau Yeshua TIDAK mengajarkan hal ini, maka jangan harap murid-murid-Nya mempraktekkan hal ini.


RIBUAN ORANG YAHUDI MESIANIK
=============================
Kisah 21:20 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Mendengar itu mereka memuliakan Elohim. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, BERIBU-RIBU orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat.
οι  δε  ακουσαντες  εδοξαζον  τον  κυριον  ειπον  τε  αυτω  θεωρεις αδελφε  ποσαι  μυριαδες  εισιν  ιουδαιων  των  πεπιστευκοτων  και  παντες  ζηλωται  του  νομου  υπαρχουσιν

Ayat di atas adalah BUKTI yang sangat kuat untuk menggambarkan situasi saat itu di Yerusalem. Kata [ζηλωται  του  νομου - ZELOTAI TOU NOMOU] diartikan sebagai ZEALOTS FOR TORAH.

Act 21:20 - Complete Jewish Bible ( CJB)
On hearing it, they praised God; but they also said to him, "You see, brother, how many tens of thousands of believers there are among the Judeans, and they are all zealots for the Torah.

Diperkirakan pada saat itu total populasi darimYerusalem adalah sekitar 100.000 sampai 120.000 jiwa. Jika dikatakan "TENS OF THOUSANDS", maka paling sedikit ada sekitar 20.000 jiwa Yahudi Mesianik di Yerusalem pada saat itu. Dan jumlah 20% ini, sudah cukup untuk membuat suatu REVIVAL di suatu kota.

KESIMPULAN
===========
Jika di zaman modern ini dikatakan adalah MUSTAHIL untuk percaya kepada Yeshua dan melakukan TORAH, maka ketahuilah, bahwa Kitab Suci sebenarnya mencatat banyak peristiwa yang membuktikan kehidupan para pengikut JALAN TUHAN pada saat itu mereka PERCAYA kepada MESIAS YESHUA dan juga MENTAATI TORAH.

Friday, April 12, 2013

IMAM BESAR KAYAFAS - SANHEDRIN ZAMAN ROMAWI

IMAM BESAR KAYAFAS - SANHEDRIN ZAMAN ROMAWI
Andre Widodo
© ORI











Shalom,

Sejarah mengenai Imam Besar Kayafas banyak ditulis oleh Josephus Titus Flavius, seorang sejarahwan Yahudi terkenal hidup dari tahun 37 AD - 100 AD. Ia memiliki nama asli Yosef ben Matityahu. Bagi masyarakat Yahudi saat itu, adalah suatu hal umum, jika mereka memiliki 2 nama, yaitu nama asli Yahudi, dan nama Romawi, karena bangsa Israel saat itu berada di bawah penjajahan bangsa Romawi.

CATATAN JOSEPHUS MENGENAI KAYAFAS
===================================
Dalam bukunya yang berjudul "ANTIQUITIES OF THE JEWS", Josephus menulis :

"Antiquities. Book 18. Chapter 2. 2  
(29) As Coponius, who we told you was sent along with Cyrenius, was exercising his office of procurator, and governing Judea, the following accidents happened. As the Jews were celebrating the feast of unleavened bread, which we call the Passover, it was customary for the priests to open the temple gates just after midnight. 
(30) When, therefore, those gates were first opened, some of the Samaritans came privately into Jerusalem, and threw about dead men's bodies in the cloisters; on which account the Jews afterward excluded them out of the temple, which they had not used to do at such festivals; and on other accounts also they watched the temple more carefully than they had formerly done. 
(31) A little after which accident, Coponius returned to Rome, and Marcus Ambivius came to be his successor in that government; under whom Salome, the sister of king Herod, died, and left to Julia [CAESAR'S WIFE], Jamnia, all its toparchy, and Phasaelis in the plain, and Archelaus, where is a great plantation of palm trees, and their fruit is excellent in its king. 
(32) After him came Annius Rufus, under whom died Caesar, the second emperor of Romans, the duration of whose reign was fifty- seven years, besides six months and two days (of which time Antonius ruled together with him fourteen years; but the duration of his life was seventy- seven years); 
(33) upon whose death Tiberius Nero, his wife Julia's son, succeeded. He was now the third emperor; and he sent Valerius Gratus to be procurator of Judea, and to succeed Annius Rufus. 
(34) This man deprived Ananus of the high priesthood, and appointed Ismael, the son of Phabi, to be high priest. He also deprived him in a little time, and ordained Eleazar, the son of Ananus, who had been high priest before, to be high priest: which office, when he had held for a year, Gratus deprived him of it, and gave the high priesthood to Simon, the son of Camithus; 
(35) and when he had possessed that dignity no longer than a year, JOSEPH CAIAPHAS was made his successor. When Gratus had done those things, he went back to Rome, after he had tarried in Judea eleven years, when Pontius Pilate came as his successor."

Josephus mencatat, bahwa pada pemerintahan Kaisar Romawi yang ke-3, dikirimlah seorang bernama VALERIUS GRATUS, untuk menjadi prokurator di daerah Yudea untuk menggantikan ANNIUS RUFUS. Prokurator adalah semacam pemimpin administrasi dalam masalah keuangan dan pajak.

Setelah VALERIUS GRATUS, posisi prokurator dilanjutkan oleh PONTIUS PILATUS.

Pada zaman VALERIUS GRATUS sebagai prokurator di Judea, setiap pemimpin SANHEDRIN haruslah mendapat persetujuan dari prokurator.

Ada campur tangan pemerintah Romawi dalam setiap pemilihan pemimpin SANHEDRIN, yaitu NASI.

Josephus mencatat bahwa KAYAFAS ditunjuk sebagai IMAM BESAR dan NASI pada tahun 18 AD oleh VALERIUS GRATUS.

Berikut ini adalah daftar IMAM BESAR sejak zaman VALERIUS GRATUS :

1.) ANNAS ben Seth (6–15 AD)    
2.) ELEAZAR ben Ananus (16–17 AD)    
3.) JOSEPH ben Caiaphas (18–36 AD), who had married the daughter of ANNAS (John 18:13)    
4.) JONATHAN ben Ananus (36–37 AD)    
5.) THEOPHILUS ben Ananus (37–41 AD)    
6.) MATTHIASM ben Ananus (43 AD)    
7.) ANANUS ben Ananus (63 AD)

CATATAN KITAB SUCI MENGENAI KAYAFAS
====================================
Yoh 11:47   
Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat.

Yoh 11:48   
Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita."

Yoh 11:49   
Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa,

Yoh11:50   
dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa."

Yoh 11:51   
Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu,

Yoh 11:52   
dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Elohim yang tercerai-berai.

Yoh 11:53   
Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.

PERTANYAAN :
Mengapa dalam ayat 49-50, KAYAFAS tiba-tiba mengatakan, "Kamu TIDAK tahu apa-apa dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa?"

Apa yang KAYAFAS ketahui sebagai IMAM BESAR?

JAWAB :
Josephus menjelaskan tentang perkataan KAYAFAS dalam Yohanes 11:49-52, dan sangat menarik untuk kita ketahui.

"By prophesying, when spoken of a high priest, Josephus, both here and frequently elsewhere, means no more than consulting God by URIM, which the reader is still to bear in mind upon all occasions. And if St. John, who was contemporary with Josephus, and of the same country, made use of this style, when he says that "Caiaphas being high priest that year, prophesied that Jesus should die for that nation, and not for that nation only, but that also he should gather together in one the children of God that were scattered abroad," Joh 11:51-52, he may possibly mean, that this was revealed to the high priest by an extraordinary voice from between the cherubims, when he had his breastplate, or URIM and THUMMIM, on before; or the most holy place of the temple, which was no other than the oracle of URIM and THUMMIM. Of which above, in the note on Antiq. B. III. ch. 8. sect. 9."

Dikatakan bahwa :
KAYAFAS sebagai IMAM BESAR saat itu, bernubuat berdasarkan pewahyuan yang ia dapatkan dari SUARA yang terdengar di antara KERUBIM, dan URIM - THUMMIM yaitu breastplate yang hanya dipakai oleh IMAM BESAR, bahwa Yeshua akan dikorban-kan.

Jika analisa Josephus adalah benar, bahwa KAYAFAS mendapatkan wahyu ketika ia berada di RUANG MAHA KUDUS, untuk mengorbankan YESHUA, maka kita dapat melihat bahwa : "ADALAH SESUAI DENGAN KEHENDAK BAPA, BAHWA ANAK HARUS DIKORBANKAN UNTUK MENGUMPULKAN DAN MEMPERSATUKAN ANAK-ANAK ELOHIM YANG TERCERAI BERAI (Yoh 11:52)".

Dan KAYAFAS pun menegaskan kembali pewahyuan yang ia dapatkan di Yohanes 18:14.

Yoh 18:14
dan Kayafaslah yang telah menasihatkan orang-orang Yahudi: "Adalah lebih berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa."

Apakah maksudnya?
"UNTUK MENGUMPULKAN DAN MEMPERSATUKAN ANAK-ANAK ELOHIM YANG TERCERAI BERAI (Yoh 11:52)".

Di lain pihak, YESHUA sendiri pun mengatakan :

Mat. 16:21
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

Sebagaimana para rabbi memiliki seorang TALMID HAKHAM [תלמיד חכם], yaitu (LEADING STUDENT), maka Shimon Kefa adalah seorang TALMID HAKHAM bagi RABBI YESHUA. Setelah pengakuan TALMID HAKHAM bahwa YESHUA adalah MASHIACH, yaitu MESIAS di Matius 16:16, maka Yeshua-pun menyampaikan pewahyuan yang SAMA seperti yang didapatkan oleh IMAM BESAR KAYAFAS.

Dan juga dengan perkataan MESIAS di Yohanes 16:7 dan Yohanes 12:24

Yoh 16:7
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.


Yoh 12:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.


KESIMPULAN

===========
Sebenarnya praktek Judaisme yang dilakukan oleh SANHEDRIN di bawah NASI zaman VALERIUS GRATUS, sudah tidak murni lagi karena sudah disusupi oleh nilai-nilai politis untuk kepentingan penjajah Romawi. Berdasarkan fakta sejarah, dicatat, bahwa setiap NASI (Pemimpin SANHEDRIN) HARUS mendapat restu dan bersedia bekerja sama dengan penjajah Romawi. (ANTIQUITIES OF THE JEWS Book 18, Chapter 2.2).

Dan tipikal IMAM BESAR yang seperti ini, sangat JAUH menyimpang dari TORAH, yaitu IMAM BESAR HARUN, yang masih merupakan IMAM BESAR yang merdeka dan TIDAK terbelenggu oleh RAGI-RAGI DOSA.

Jika IMAM BESAR di zaman penjajahan Romawi adalah IMAM BESAR yang korup, karena dipengaruhi oleh RAGI-RAGI dari penjajah Romawi, bangsa tak bersunat, maka tidak heran sering terjadi PERTENTANGAN antara YESHUA sebagai RABBI dari Galilea, dengan para rabbi dari SANHEDRIN di Yerusalem, Yudea.

Dalam buku berjudul "THEY LOVED THE TORAH", karangan DAVID FRIEDMAN, beliau mengutip pernyataan dari DR. SHMUEL SAFRAI, seorang Professor Emeritus of History of the Jewish People di Hebrew University, beliau menjelaskan :

"In the Second Temple times, a verbal sparring among rabbis was a common, accepted practice. This was particularly true between Galilean and Judean religious authorities. Galilee, the place where Yeshua was educated and raised, was actualy MORE DEVOTED, as a whole, to the study and practice of the TORAH than many parts of Judah. Some of Yeshua's arguments with the religious authorities in Judah were common to rivalry between Galilean and Judean religious teachers of that time."

Tetapi, walau bagaimanapun juga, baik dari pihak IMAM BESAR KAYAFAS maupun dari pihak YESHUA Sang MESIAS, semua mempunyai pewahyuan yang SAMA, yaitu "ADALAH LEBIH BAIK DAN LEBIH BERGUNA, MESIAS DIKORBANKAN".


Siapakah yang memberikan pewahyuan kepada IMAM BESAR KAYAFAS?
Y-H-V-H (Ha'Shem) sendiri.

Siapakah yang memberikan pewahyuan kepada MESIAS YESHUA?
Y-H-V-H (Ha'Shem) sendiri

Untuk apa?

1.)
Mengutip perkataan IMAM BESAR KAYAFAS :

""UNTUK MENGUMPULKAN DAN MEMPERSATUKAN ANAK-ANAK ELOHIM YANG TERCERAI BERAI (Yoh 11:52)".

2.)
Mengutip perkataan MESIAS YESHUA :

"ADALAH LEBIH BERGUNA BAGI KAMU, JIKA AKU PERGI. SEBAB JIKALAU AKU TIDAK PERGI, PENGHIBUR ITU TIDAK AKAN DATANG KEPADAMU, TETAPI JIKALAU AKU PERGI, AKU AKAN MENGUTUS DIA KEPADAMU (Yoh 16:7)"

"
AKU BERKATA KEPADAMU: SESUNGGUHNYA JIKALAU BIJI GANDUM TIDAK JATUH KE DALAM TANAH DAN MATI, IA TETAP SATU BIJI SAJA; TETAPI JIKA IA MATI, IA AKAN MENGHASILKAN BANYAK BUAH (Yoh 12:24)."


YESHUA mengatakan :

Yoh 10:17   
Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.

Yoh 10:18   
Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. INILAH TUGAS YANG KU-TERIMA DARI BAPA-KU."


Baruch Ha'Shem, luar biasa karya KESELAMATAN [יְשׁועָה - YESHU'AH], yaitu NAMA MESIAS dari-Nya.

Kalau saya boleh mengutip perkataan Rabbi Sha'ul :

Rom 11:33   
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Elohim! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!

Rom 11:34   
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?

Rom 11:35   
Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?

Rom 11:36   
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

AMIN!

ANAK DOMBA ELOHIM [שֵֹה הָאֱלֹהִ] SEH HA'ELOHIM dikorbankan berdasarkan wahyu Ha'Shem yang diberikan kepada IMAM BESAR KAYAFAS, dan juga berdasarkan TUGAS yang diemban dari mulanya oleh MESIAS dari Bapa-Nya.