Popular Posts

Showing posts with label messianic. Show all posts
Showing posts with label messianic. Show all posts

Wednesday, March 16, 2016

HOW THE RABBIS IN JUDAISM IDENTIFY THE MESSIAH

HOW THE RABBIS IN JUDAISM IDENTIFY THE MESSIAH
Andre Widodo
© ORI

Shalom, 

Talmud Bavli, Sanhedrin 98b
R. Johanan said: For the sake of the Messiah. What is his [the Messiah's] name? — The School of R. Shila said: His name is SHILOH שילה, for it is written, until Shiloh come.[GEN 49:10]  

Bereshit (Genesis) 49:10
The scepter will not pass from Y’hudah, nor the ruler’s staff from between his legs, until SHILOH שילה comes to whom [obedience] belongs; and it is SHILOH שילה whom the peoples will obey.

The School of R. Yannai said: His name is YINNON ינון, for it is written, His name shall endure for ever:[Psa 72:17]  e'er the sun was, his name is YINNON ינון.  

Tehillim (Psalms) 72:17
May his name endure forever, his name, YINNON ינון, as long as the sun. May people bless themselves in him, may all nations call him happy.

The School of R. Chaninah maintained: His name is CHANINAH חנינה, as it is written, Where I will not give you Channah.[Jer 16:13]  

Yirmeyahu (Jeremiah) 16:13
Therefore will I cast you out of ha’aretz hazot into ha’aretz that ye know not, neither ye nor avoteichem; and there shall ye serve elohim acherim yomam valailah; for I will not show you [plural] CHANINAH חנינה (FAVOUR).

Others say: His name is MENACHEM מנחם the son of Hezekiah, for it is written, Because MENACHEM מנחם ['THE COMFORTER'], that would relieve my soul, is far.[Lam 1:16]  

Ekhah (Lamentation) 1:16
For these things I weep; mine eye, mine eye runneth down with mayim, because the MENACHEM מנחם (COMFORTER) that should refresh my nefesh is far from me; my children are desolate, because the enemy hath prevailed.

The Rabbis said: His name is 'THE LEPER SCHOLAR,' as it is written, Surely he hath borne our griefs, and carried our sorrows: yet we did esteem him a leper, smitten of G-d, and afflicted.[Isa 53:4]

Yeshayahu (Isaiah) 53:4
Surely he hath borne our sufferings, and nasah (carried [Vayikra 16:22; Yeshayah 53:12)] our sorrows; yet we did esteem him stricken, [i.e., like A LEPER IS STRICKEN] smitten of G-d, and afflicted [see verse 8 below].

SHILOH שילה
YINNON ינון
MENACHEM מנחם
CHANINAH חנינה

Take all the first Hebrew letters above from the Rabbis, then we find the word MASHIACH משיח. 

We identify Yeshayahu (Isaiah) 53:4 is talking about MASHIACH משיח. 

INDONESIANS:

Talmud Bavli, Sanhedrin 98b
R. Yochanan mengatakan: Demi Mesias. Siapa namanya [Mesias]? - Sekolah R. Shila mengatakan: Namanya SHILOH שילה, sebab ada tertulis, sampai Shiloh datang [KEJ 49:10].

Bereshit (Kejadian) 49:10
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehudah ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia [SHILOH שילה] datang yang berhak atasnya, maka kepadanya [SHILOH שילה ] akan takluk bangsa-bangsa.

Sekolah R. Yannai mengatakan: Namanya YINNON ינון, sebab ada tertulis, nama-Nya akan bertahan selama-lamanya: [MZM 72:17] selama ada matahari, namanya adalah YINNON ינון.

Tehillim (Mazmur) 72:17
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya [YINNON ינון] semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya [YINNON ינון], dan menyebut dia berbahagia.

Sekolah R. Chaninah mengatakan: Nama-Nya adalah CHANINAH חנינה, seperti ada tertulis, "Aku tidak akan memberikan CHANINAH [YER 16:13]."

Yirmeyahu (Yeremia) 16:13
Maka Aku akan melemparkan kamu dari negeri ini ke negeri yang tidak dikenal oleh kamu ataupun oleh nenek moyangmu. Di sana kamu akan beribadah kepada illah lain siang malam, sebab Aku tidak akan menaruh BELAS KASIHAN [CHANINAH חנינה] lagi kepadamu.

Yang lain mengatakan: Namanya MENACHEM מנחם bin Hizkia, sebab ada tertulis, "Karena MENACHEM מנחם [ 'PENGHIBUR'], Dia yang menyegarkan jiwaku, jauh [RAT 1:16].

Ekhah (Ratapan) 1:16
Karena inilah aku menangis, mataku mencucurkan air; karena jauh dari padaku PENGHIBUR [MENACHEM מנחם ] yang dapat menyegarkan jiwaku; bingunglah anak-anakku, karena terlampau kuat si seteru.

Para Rabbi mengatakan: Nama-Nya adalah 'DIA YANG KENA PENYAKIT KUSTA,' seperti ada tertulis, "Sesungguhnya ia telah menanggung penyakit kita, dan kesengsaraan kita-lah yang dipikulnya. Namun kita mengira Dia kena PENYAKIT KUSTA (TULAH), dipukul oleh Elohim, dan ditindas [YES 53: 4 ]

Yeshayahu (Yesaya) 53: 4
Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya [IMA 16:22; YES 53:12], padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Elohim.

SHILOH שילה
YINNON ינון
Menachem מנחם
CHANINAH חנינה

Ambil semua huruf Ibrani yang pertama di atas, maka kita menemukan kata MASHIACH משיח.

Kemudian kita dapat mengidentifikasikan bahwa Yeshayahu (Yesaya) 53: 4 berbicara tentang MASHIACH משיח.

Klaim gerakan anti-missionaries yang mengatakan bahwa Yeshayahu (Yesaya) 53 berbicara tentang bangsa Israel dengan demikian "gugur", karena para Rabbi sendiri yang mengatakan di Talmud Bavli Sanhedrin 98b bahwa Yeshayahu (Yesaya) 53 adalah berbicara tentang MASHIACH משיח.



Thursday, September 25, 2014

CHIZUK EMUNAH - LALECHET / HALAKHAH / GAYA HIDUP





CHIZUK EMUNAH MESHICHIM HA'YEHUDIM
PENGUATAN IMAN MESIANIK JUDAISME

LALECHET [לָלֶכֶת] - HALAKHAH [הָלָֽכָה] - GAYA HIDUP - LIFE STYLE

Shalom chaverim,

Di dalam salah satu pembacaan Torah Portion (Parashah), ada suatu pernyataan yang menarik yang dituliskan oleh Rabbi Sha'ul, yaitu di 1 Korintus 4:16.

Ayat ini sering kali dilewatkan begitu saja, tanpa dianalisa lebih dalam.

Dalam masa Hari Raya ROSH HA'SHANAH tahun 5775 ini, saya mengajak chaverim untuk menganalisa bersama-sama:

1 Kor 4:16
Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah TELADAN-ku!

=======

1 Corinthians 4:16 - Complete Jewish Bible (CJB)
Therefore I urge you to IMITATE me.

Complete Jewish Bible (CJB)
Copyright © 1998 by David H. Stern. All rights reserved.

=======

1 Corinthians 4:16 - King James Version (KJV)
Wherefore I beseech you, be ye FOLLOWERS of me.

King James Version (KJV)
by Public Domain

NOTE:
Rabbi Sha'ul menasihatkan kepada kita, agar kita mengikuti HALAKHAH-nya, yaitu LIFE STYLE-nya.

Di dalam bahasa Ibrani dituliskan sebagai berikut (*lihat di gambar*):

1 Kor 4:16
וְעַל־כֵּן אֲנִי דֹרֵשׁ מִכֶּם לָלֶכֶת בְּעִקְּבוֹתָי
ve.al-ken ani do.resh mi.kem LA.LE.CHET be.ik.vo.tai

Kata Ibrani [לָלֶכֶת - LALECHET] bersumber dari kata Ibrani [הָלָֽכָה - HALAKHAH], yang artinya adalah: "BAGAIMANA SESEORANG SEHARUSNYA MENGHIDUPI KEHIDUPANNYA".

Di dalam 1 Kor 4:16, Rabbi Sha'ul menasihatkan kita agar kita MENGIKUTI LEFE-STYLE-nya sebagai seorang FARISI.

Pesan ini diulangi lagi di 1 Korintus 11:1. Pesan yang sama!

1 Kor 1:1
Jadilah PENGIKUT-ku, sama seperti aku juga menjadi PENGIKUT Mesias.

=======

1 Corinthians 11:1 - Complete Jewish Bible (CJB)
try to IMITATE me, even as I myself try to IMITATE the Messiah.

Complete Jewish Bible (CJB)
Copyright © 1998 by David H. Stern. All rights reserved.

=======

Pertanyaanya:
"Mengikuti GAYA HIDUP Rabbi Sha'ul yang bagaimana?

Jawab:
1.)
GAYA HIDUP sebagai seorang FARISI

Kis 23:6
...ia berseru dalam Mahkamah Agama itu, katanya: "Hai saudara-saudaraku, aku adalah orang FARISI, keturunan orang FARISI;...

Acts 23:6 - Compete Jewish Bible (CJB)
...Sha’ul shouted, “Brothers, I myself AM a PARUSH and the son of P’RUSHIM;...

(*Perhatikan bahwa kalimat yang dipakai adalah bentuk PRESENT TENSE {I mysel AM a Parush}, bukan bentuk PAST TENSE {I myself WAS a Parush}. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun setelah menerima Mesias Yeshua, Sha'ul masih tetap hidup sebagai seorang FARISI*)

2.)
GAYA HIDUP yang mendukung TORAH

Flp 3:5
...tentang pendirian terhadap TORAH aku orang FARISI,...

3.)
GAYA HIDUP yang tidak membatalkan TORAH tetapi malah MENEGUHKAN tentang TORAH

Rom 3:31
Jika demikian, adakah kami membatalkan TORAH karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami MENEGUHKAN-nya.

Ini-lah 3 GAYA HIDUP yang diinginkan oleh Rabbi Sha'ul agar kita MENGIKUTI-nya, seperti ia sendiri MENGIKUTI GAYA HIDUP Mesias Yeshua.

Apa kata Yeshua tentang gaya hidup FARISI ini?

1.
Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang FARISI, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

2.)
Mat 23:2-3
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang FARISI telah menduduki kursi Musa. Sebab itu TURUTI-ah dan LAKUKAN-lah SEGALA SESUATU YANG MEREKA AJARKAN KEPADAMU, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

PENGAJARAN dari kaum FARISI diterima oleh Yeshua, tetapi kelakuan manusia-nya yang munafik-lah yang ditentang oleh Yeshua. Bukan PENGAJARAN-nya.

Ini-lah yang menjadi bahan renungan bagi kita, apakah di tahun 5774 yang lalu kita sudah "IMITATE" Rabbi Sha'ul sebagai seorang FARISI, seperti ia sudah "IMITATE" Mesias Yeshua?

Apakah kita sudah SEPENUH HATI mengikuti HALAKHAH yang diajarkan Rabbi Sha'ul dan Mesias Yeshua, yaitu HALAKHAH FARISI?

Jika belum, jika masih ada yang menjadi GADO-GADO (*CAMPUR ADUK*) dalam hal HALAKHAH, masih ada waktu di tahun 5775, tahun Shemitah, untuk berubah, sebelum berakhirnya tahun Shemitah ini, yang adalah TAHUN PEDANG, TAHUN YANG AKAN PENUH DENGAN DERU PERANG, TAHUN ANAK MANUSIA YANG DIMAHKOTAI, karena Ia akan segera datang.

Baruch Ha'Shem!


Monday, July 7, 2014

MESIANIK JUDAISME YANG MEMBAWA RAGI-RAGI HELENISME

MESIANIK JUDAISME YANG MEMBAWA RAGI-RAGI HELENISME
Andre Widodo
© Talmid Ha'Mashiach - Meshichim Ha'Yehudim

Shalom,

Apakah HELENISME? HELENISME adalah suatu budaya HELENIS (budaya YUNANI) yang membawa cara berpikir YUNANI, cara pandang YUNANI, pola pikir YUNANI dan akhirnya sistem keagamaan YUNANI.

"Jewish Virtual Libraray" menjelaskan bahwa HELENISME adalah suatu masa yang dimulai sejak masa meninggalnya raja Alexander Agung tahun 323 BCE sampai dengan masa meninggalnya ratu Cleopatra tahun 30 BCE saat Mesir masuk ke dalam wilayah Kerajaan Romawi [1]. Sedangkan Kamus Bahasa Inggris Merriam-Webster menjelaskan bahwa HELENISME adalah peradaban YUNANI [2].

MESIANIK JUDAISME? MESIANIK JUDAISME adalah suatu terminologi yang diberikan kepada orang-orang Yahudi, yang menerima Yeshua dari kota Nazaret sebagai Mesias-nya bangsa Yahudi. Orang-orang Yahudi yang menerima Yeshua ini tidak meninggalkan identitas mereka sebagai orang Yahudi, mereka tetap hidup dengan gaya hidup dan budaya mereka sebagai orang-orang Yahudi sementara mereka tetap berpegang kepada Tanakh (Kitab Suci orang Yahudi) dan Brit Chadashah (Perjanjian Baru) [3].

"Got Question" menjelaskan bahwa MESIANIK JUDAISME sebenarnya sudah ada sejak 2.000 tahun yang lalu [3]. Rabbi DR. David H. Stern, penulis Kitab Suci "COMPLETE JEWISH BIBLE", penulis Buku "JEWISH NEW TESTAMENT COMMENTARY", penulis buku "MESSIANIC JUDAISM", menjelaskan bahwa MESIANIK JUDAISME adalah gerakan JUDAISME di abad modern yang berawal dari JUDAISME abad pertama yang menyatukan orang Yahudi asli dengan orang non-Yahudi di dalam Mesias Yeshua untuk bersama-sama menyembah Ha'Shem [4]

Tentu saja MESIANIK JUDAISME berada di luar dunia RABBINIKAL JUDAISME. Tetapi tetap berada di dalam dunia JUDAISME.

Perlu kita ketahui bahwa dunia JUDAISME di abad modern ini sangat luas dan terdiri dari [5]:
1. RABBINIKAL JUDAISME:
    1.1. ORTHODOX JUDAISME.
    1.2. KONSERVATIVE JUDAISME.
    1.3. REFORM JUDAISME.
    1.4. REKONSTRUKSI JUDAISME.
    1.5. HUMANIS JUDAISME.

2. ALTERNATIVE JUDAISME:
    2.1. KARAITE JUDAISME.
    2.2. SAMARITAN.
    
3. MESIANIK JUDAISME.

JUDAISME di abad modern ini merupakan warisan dari JUDAISME abad pertama yaitu dari kaum FARISI. Sedangkan JUDAISME versi kaum SADUKI dan ESENI sudah musnah [6]. Semua ritual yang dipraktekkan di dalam JUDAISME di abad modern sekarang ini, seperti misalnya: menyalakan lilin Shabbat, merayakan penutupan Shabbat dengan melakukan Havdalah, mencuci tangan, membuat roti Challah dan lain-lain, semua ini adalah HALAKHAH yang dulu dipraktekkan kaum FARISI, dan yang sekarang ini tetap secara konsisten dilakukan oleh RABBINIKAL JUDAISME.

Bagaimana kaum MESIANIK JUDAISME?

Jika kaum MESIANIK JUDAISME sekarang juga merayakan Shabbat dengan menyalakan lilin Shabbat, merayakan penutupan Shabbat dengan melakukan Havdalah, mencuci tangan (Netilat Yadayim), membuat roti Challah dan lain-lain, maka semua ini adalah HALAKHAH yang dulu dipraktekkan kaum FARISI, yaitu HALAKHAH RABBINIKAL.

Rabbi Shaul, Rabbi Farisi tulen, yang sudah menerima Mesias Yeshua mengajarkan:

1 Kor 11:1
Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Mesias.

1 Corinthians 11:1 - Complete Jewish Bible (CJB)
try to imitate me, even as I myself try to imitate the Messiah.

Rabbi Shaul, seorang Rabbi Farisi, yang sudah menerima Yeshua sebagai Mesias, yang dulu dididik di bawah pengawasan Rabban Gamaliel (Doktor dalam hal Torah), menjelaskan agar kita juga meniru/mengikuti gaya hidup Rabbi Shaul, yaitu gaya hidup FARISI.

Tetapi sayangnya, tidak semua yang meng-klaim sebagai MESIANIK mempraktekkan apa yang sudah diajarkan Rabbi Shaul di 1 Kor 11:1. Ada juga yang menyebutkan diri sebagai MESIANIK tetapi malah tidak meniru/mengikuti gaya hidup Rabbi Shaul, yang konsisten dengan HALAKHAH FARISI. MESIANIK ini malah menerapkan HALAKHAH SADUKI yang notabene adalah HALAKHAH yang sudah dicemari oleh nilai-nilai HELENISME.

"Encyclopedia Britannica" menjelaskan bahwa kaum SADUKI adalah kaum yang berkoperasi dengan HELENISME" [7]. Di dalam "Jewish Encyclopedia" dijelaskan juga bahwa pengajaran kaum SADUKI adalah pengajaran gnostic [8], yaitu pengajaran yang berakar dari HELENISME.

Mereka yang menyebutkan diri sebagai MESIANIK, yang ingin membawa nilai-nilai murni dari MESIAS-nya orang Yahudi, yang berusaha menjauhkan diri dari HELENISME dan tinggal di dalam budaya YAHUDI, tetapi ironisnya malah tanpa disadari mempraktekkan praktek-praktek HELENISME dengan cara memakai HALAKHAH kaum SADUKI.

Inilah yang disebut sebagai penyesatan yang terselubung.

"Hebrew for Christians" di dalam pembahasan tentang Parashah PINEHAS menjelaskan bahwa kaum SADUKI adalah kaum kosmopolitan yang mengadopsi budaya HELENISME [9].

Jadi sebaiknya kita selalu tetap waspada, jangan diperdaya dengan kata MESIANIK tetapi mempraktekkan HALAKHAH SADUKI, yaitu HALAKHAH yang sudah dicemari oleh HELENISME.

2 Ptr. 2:15
Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.

Yud. 1:11
Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

Why. 2:14
Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah.

Jangan sampai ada yang mengikuti langkah-langkah Bileam. Yang walaupun diberikan kemampuan sebagai nabi oleh Ha'Shem, tetapi ia mengajarkan hal yang salah/pengajran yang salah, yang menyebabkan orang jatuh di dalam kesesatan rohani dan melakukan perzinahan rohani.

Tetap-lah cross-check, apakah kita sudah seturut dengan perkataan Rabbi Shaul, Rabbi FARISI tulen di 1 Kor 11:1.

1 Kor 11:1
Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Mesias.

1 Corinthians 11:1 - Complete Jewish Bible (CJB)
try to imitate me, even as I myself try to imitate the Messiah.

Mari kita konsisten, marilah kita membuang ragi-ragi HELENISME.


Bibliography:

[1] https://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/History/hellenism.html

[2] http://www.merriam-webster.com/dictionary/hellenism

[3] http://www.gotquestions.org/Messianic-Judaism.html

[4] MESSIANIC JUDAISM - A modern movement with an ancient past - Rabbi DR. David H. Stern

[5] http://en.wikipedia.org/wiki/Judaism#Jewish_religious_movements

[6] http://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/History/sadducees_pharisees_essenes.html

[7] http://global.britannica.com/EBchecked/topic/515862/Sadducee

[8] http://www.jewishencyclopedia.com/articles/12989-sadducees

[9] http://www.hebrew4christians.com/Scripture/Parashah/Summaries/Pinchas/Zeal/zeal.html

Thursday, May 9, 2013

MENELITI KEHIDUPAN PARA MESIANIK YAHUDI DI ZAMAN BAIT SUCI KE-2

MENELITI KEHIDUPAN  PARA MESIANIK YAHUDI DI ZAMAN BAIT SUCI KE-2
Andre Widodo
© ORI





















Shalom,

Seperti apa kehidupan para Mesianik Yahudi pada zaman Bait Suci ke-2? Ketika mereka sudah menerima YESHUA sebagai MESIAS dan Juruselamat mereka, apakah mereka masih
mempraktekkan TORAH? Apakah ada BUKTI bahwa mereka mempraktekkan IMAN kepada YESHUA dan TETAP memelihara TORAH?

Mari kita melihat satu-per satu.

HANANYAH
==========
Siapakah HANANYAH?

Dalam Alkitab Terjemahan Baru (TB-LAI), HANANYAH adalah ANANIAS.

Kisah 9:10 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama ANANIAS. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!"

ANANIAS adalah seorang murid Tuhan. Ia adalah seorang Yahudi, dengan nama aslinya adalah HANANYAH.

  Act 9:10 - Complete Jewish Bible (CJB)
There was a talmid in Dammesek, HANANYAH by name; and in a vision the Lord said to him, "HANANYAH!" He said, "Here I am, Lord."

Ketika Rav Sha'ul menjadi buta, Tuhan memanggil HANANYAH untuk datang kepada Rav Sha'ul, mencelikkan mata Rav Sha'ul sehingga Rav Sha'ul dapat melihat kembali dan memenuhi Rav Sha'ul dengan Ruach HaKodesh (Roh Kudus).

Kisah 9:17 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Lalu pergilah ANANIAS ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."

KITAB SUCI mengatakan bahwa HANANYAH adalah seorang murid Tuhan. Ia percaya bahwa YESHUA adalah MESIAS, ben HaElohim (Anak Elohim). Lalu, bagaimana kehidupan HANANYAH?

Kisah 22:12 Terjemahan Baru (TB-LAI)
Di situ ada seorang bernama ANANIAS, seorang SALEH YANG MENURUT HUKUM TAURAT dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ.

Act 22:12 - Complete Jewish Bible (CJB)
"A man named Hananyah, an observant follower of the Torah who was highly regarded by the entire Jewish community there,

Dalam bahasa aslinya dikatakan:
ανανιας  δε  τις  ανηρ  ευσεβης  κατα  τον  νομον  μαρτυρουμενος  υπο   παντων  των  κατοικουντων  ιουδαιων

Dalam bahasa Yunani, HANANYAH digambarkan sebagai "[ευσεβης  κατα  τον  νομον - EULABES KATA TON NOMON]". Dalam bahasa Ibrani, kata ini ditulis sebagai [שומר התורה - SHOMER HA'TORAH], yaitu "seseorang yang mentaati HUKUM TAURAT".

Jadi sebenarnya HANANYAH adalah seorang murid Tuhan, seorang Yahudi Mesianik, percaya kepada YESHUA sebagai MESIAS dan seorang yang MENTAATI HUKUM TAURAT.

Lukas, penulis Kisah Para Rasul, menggambarkan HANANYAH, sebagai seorang Yahudi Mesianik, yang mentaati HUKUM TAURAT. Kita melihat di sini bahwa, TIDAK ada masalah bagi seseorang untuk memiliki EMUNAH (IMAN) kepada YESHUA sebagai MESIAS, dan tetap MENTAATI TORAH (HUKUM TAURAT).

Ketekunannya dalam mentaati TORAH (HUKUM TAURAT), dalam Kisah 22:12, membuat HANANYAH dikenal baik dan sangat dihormati (HIGHLY REGARDED) di kalangan masyarakat Yahudi di sana.

Itu-lah ciri-ciri masyarakat Mesianik Yahudi, percaya YESHUA sebagai MESIAS dan tetap TEKUN mentaati TORAH (HUKUM TAURAT).


2 ORANG FARISI MESIANIK
======================
2 orang Farisi Mesianik ini adalah Nikodemus dan Yosef dari Arimatea.

Yohanes 3:1 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi

Markus 15:43 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Elohim, memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.

Dijelaskan dalam ayat-ayat di atas bahwa Nikodemus adalah seorang Farisi dan pemimpin agama Yahudi. Ia adalah seorang pengajar, yaitu seorang Rabbi, mengepalai sebuah sinagog, dan merupakan pemimpin dari sebuah minyan.

Yosef dari Arimatea adalah anggota Sanhedrin, yaitu Majelis Agama tertinggi di dalam JUDAISME.

Dan mereka berdua ini, sebagai seorang Rabbi dan seorang anggota Sanhedrin, sudah dapat dipastikan bahwa mereka MENTAATI (TORAH), melakukan diet KASHRUT, melakukan MO,EDIM (HARI RAYA HARI RAYA) dan tetap neriman kepada MESIAS.

Dalam Yohanes 19:39, kita dapat melihat bahwa Nikodemus adalah seorang Yahudi Mesianik, yaitu MESSIANIC JEWS, karena ia datang untuk turut serta menguburkan jenazah Yeshua.

Yohanes 19:39 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

Kitab Suci TIDAK pernah mencatat bahwa Nikodemus membuang ke-Farisi-an-nya agar dapat menjadi murid Yeshua. Sebaliknya, Nikodemus adalah tetap seorang Farisi, yaitu Yahudi Farisi Mesianik, karena ia percaya kepada Yeshua.

Demikian juga halnya dengan Yosef dari Arimatea.

Matius 27:57
Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.

Yosef dari Arimatea adalah anggota Sanhedrin, ia pasti seorang yang TAAT pada TORAH, dan ia adalah seorang murid Yeshua.


WANITA-WANITA YAHUDI MESIANIK
=============================
Lukas 23:55 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
  Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

Lukas 23:56 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

Dalam ayat di atas, kita melihat bahwa WANITA-WANITA Yahudi yang percaya kepada Yeshua sebagai MESIAS, mereka tetap MEMELIHARA TORAH (HUKUM TAURAT), yaitu perintah tentang SABAT.

  Markus 16:1 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.

Kembali kita melihat, bagaimana WANITA-WANITA ini tetap memelihara hari SABAT. Walaupun saat itu hati mereka sedang sedih dan terguncang, karena kematian Yeshua, tetapi mereka tetap mentaati TORAH. Mereka menunggu sampai hari SABAT lewat, baru mereka pergi ke kuburan.

Hal ini dapat dimengerti, karena Yeshua-pun sudah mengajarkan mereka untuk men-TAATI TORAH Ha'Shem, dan sebagai murid-murid Yeshua, mereka mengikuti teladan Rabbi mereka, yaitu Yeshua. Kalau Yeshua TIDAK mengajarkan hal ini, maka jangan harap murid-murid-Nya mempraktekkan hal ini.


RIBUAN ORANG YAHUDI MESIANIK
=============================
Kisah 21:20 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Mendengar itu mereka memuliakan Elohim. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, BERIBU-RIBU orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat.
οι  δε  ακουσαντες  εδοξαζον  τον  κυριον  ειπον  τε  αυτω  θεωρεις αδελφε  ποσαι  μυριαδες  εισιν  ιουδαιων  των  πεπιστευκοτων  και  παντες  ζηλωται  του  νομου  υπαρχουσιν

Ayat di atas adalah BUKTI yang sangat kuat untuk menggambarkan situasi saat itu di Yerusalem. Kata [ζηλωται  του  νομου - ZELOTAI TOU NOMOU] diartikan sebagai ZEALOTS FOR TORAH.

Act 21:20 - Complete Jewish Bible ( CJB)
On hearing it, they praised God; but they also said to him, "You see, brother, how many tens of thousands of believers there are among the Judeans, and they are all zealots for the Torah.

Diperkirakan pada saat itu total populasi darimYerusalem adalah sekitar 100.000 sampai 120.000 jiwa. Jika dikatakan "TENS OF THOUSANDS", maka paling sedikit ada sekitar 20.000 jiwa Yahudi Mesianik di Yerusalem pada saat itu. Dan jumlah 20% ini, sudah cukup untuk membuat suatu REVIVAL di suatu kota.

KESIMPULAN
===========
Jika di zaman modern ini dikatakan adalah MUSTAHIL untuk percaya kepada Yeshua dan melakukan TORAH, maka ketahuilah, bahwa Kitab Suci sebenarnya mencatat banyak peristiwa yang membuktikan kehidupan para pengikut JALAN TUHAN pada saat itu mereka PERCAYA kepada MESIAS YESHUA dan juga MENTAATI TORAH.

Thursday, July 19, 2012

CHRISTIANITY is Jewish




1. CHRISTIANITY is Jewish.
2. Antisemitism is UN-CHRSITIAN.
3. Refusing or neglecting to evangelize Jews is ANTISEMITIC.

Why?

Because some facts that are UN-DEBATABLE :

1. For years all the discipe of Yeshua were Jewish.
2. The New Testament was entirely written by Jews.
3. The concept of Messiah is nothing but Jewish.
4. Yeshua Himself was Jewish.
5. It was Jews who brought the Gospel to Gentiles.
6. Paul / Rabbi Sha'ul, the chief emissary to the Gentiles was an observant Jew all his life.
7. The Messiah's atonement is rooted in the Jewish sacrificial system / the LAW.
8. The Lord's Supper is actually Jewish Passover Feast.
9. Baptism is a Jewish practice.
10. Tithing is a Jewish practice.

The entire New Testament is built on the Hebrew Bible (Tanach), with its prophecies and its promise of New Covenant, so that the New Testament without the Old is as impossible as the second floor of house without the first.

The Gospel message, in the context of Messianic faith is a Jewish thing. And the root of Christianity is Jewish which is known as Judaism. The first Yeshua's Believers in the book of Acts were known as MESSIANIC JUDAISM.

Sunday, May 20, 2012

THE LIFESTYLE CHURCH OF ACTS - ACTS 21:20




The word CHURCH is an English word, comes from Greek word [ἐκκλησία - EKKLESIA], and comes from Hebrew word [קְהִלָּתִ - QEHILAT].

Example :

Mat 16:18
And I say also unto thee, That thou art Peter, and upon this rock I will build my CHURCH [ GREEK = ἐκκλησία - EKKLESIA ] [ HEBREW = אֶת-קְהִלָּתִי - ET-QEHILATI ] ; and the gates of hell shall not prevail against it.

The root of Hebrew word [קְהִלָּתִ - QEHILAT] is the Hebrew word [ָקָהל - QAHAL].

And in Hebrew Bible, we find this word.

Num 10:7
But when the CONGREGATION [קָהל - QAHAL] [ἐκκλησία - EKKLESIA] is to be gathered together, ye shall blow, but ye shall not sound an alarm.

So, actually there was CHURCH [ἐκκλησία - EKKLESIA] in the Hebrew Bible, and it was called CONGREGATION [קָהל - QAHAL].

And in the New Testament, this CHURCH [ἐκκλησία - EKKLESIA] or [קָהל - QAHAL] had a lifestyle.

What was their lifestyle?

Act 21:20
And when they heard it, they glorified the Lord, and said unto him, Thou seest, brother, HOW MANY THOUSANDS OF JEWS THERE ARE WHICH BELIEVE; and THEY ARE ALL ZEALOUS OF THE LAW.

The CHURCH OF ACTS :
1. They RECEIVED HOLY SPIRIT.
2. They BELIEVED in YESHUA THE MESSIAH.
3. They are ALL ZEALOUS OF THE LAW.

What about the CHURCH now?
1. They BELIEVE in YESHUA (JESUS) THE MESSIAH.
2. They RECEIVE HOLY SPIRIT.
3. But...they REJECT THE LAW.

Hey...why different?

The Bible in Act 21:20 says that they BELIEVED, they RECEIVED Holy Spirit, and they are all ZEALOUS for the Law / TORAH.

Holy Spirit will make and bring TORAH to life because Holy Spirit = the Living TORAH. Holy Spirit will remind the teaching of Yeshua (Jesus); see John 14:26.

Joh 14:26
But the Comforter, which is the Holy Spirit, whom the Father will send in my name, he shall teach you all things, and bring all things to your remembrance, whatsoever I have said unto you.

Yeshua's (Jesus') teaching never teach us to abolish the Law / TORAH; see Matthew 5:17.

Mat 5:17
Think not that I am come to destroy the Law, or the Prophets: I am not come to destroy, but to complete.

Because of Matthew 5:17, the Holy Spirit will also remind us of this teaching and Holy Spirit will never teach someone to abolish the Law / TORAH, but bring the Law / TORAH to life.

If the CHURCH now is REJECTING the Law / TORAH, then whose teaching is that?

Remember :

Act 21:20
And when they heard it, they glorified the Lord, and said unto him, Thou seest, brother, HOW MANY THOUSANDS OF JEWS THERE ARE WHICH BELIEVE; and THEY ARE ALL ZEALOUS OF THE LAW.

Tuesday, May 1, 2012

You do not support the root, but the root supports you - Rom 11:18




Romans 11:18
Boast not against the branches. But if thou boast, thou bearest not the root, but the root thee.

As Believers in Yeshua (Jesus), we need to recognize and appreciate the Jewish roots of our faith.

Our Bible (both Old Testaments and New Testaments) was written by Jews.

The prophets, patriarchs, and apostles were Jewish as well.

And, lest we, as Rabbi Sha'ul of Tarsus (Paul the Apostle) says “be tempted to boast” let us always remember that we worship a Jewish Savior, who was born Jewish, raised as Jewish, died as Jewish, and will return as Jewish to reign in Jerusalem forevermore.

Thursday, November 17, 2011

FAKTA SEJARAH PENGIKUT YESHUA (YESUS) MULA-MULA

FAKTA SEJARAH PENGIKUT YESHUA (YESUS) MULA-MULA
Andre Widodo
© Talmid HaMashiach
























Shalom,


Pengikut Yeshua mula-mula merupakan sebuah sekte di dalam Judaisme yang dikenal sebagai "Nasrani" atau dalam bahasa Ibrani "Netzarim [נצרים] / Notzrim [נוֹצְרִים]" (lihat Kis 24:5).

Kis 24:5 
Telah nyata kepada kami, bahwa orang ini adalah penyakit sampar, seorang yang menimbulkan kekacauan di antara semua orang Yahudi di seluruh dunia yang beradab, dan bahwa ia adalah seorang tokoh dari SEKTE ORANG NASRANI.

Bahkan dalam perkembangannya di saat-saat awal setelah pencurahan Roh Kudus, para pengikut Yeshua ini disebut sebagai "PENGIKUT JALAN TUHAN" atau dalam bahasa Ibrani "HA'DERECH".

Kis 9:2 
dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan YANG MENGIKUTI JALAN TUHAN [TO'IM BA'DERECH - תעים בדרך], ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

Seberapa besar SEKTE ini dan bagaimana pengikutnya beribadah terungkap lewat pernyataan Yaa'qov ha-Tzaddik (Yakobus) di Kis 21:20

Kis 21:20 
Mendengar itu mereka memuliakan Elohim. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi PERCAYA (kepada Yeshua Sang Mesias) dan mereka semua RAJIN MEMELIHARA HUKUM TAURAT.

Bahkan, ketika Rabbi Sha'ul (Sheliach Sha'ul / Rasul Paulus) dituduh bahwa ia telah lari dari Hukum Taurat, Alkitab mengatakan :

Kis 21:24 
Bawalah mereka bersama-sama dengan engkau, lakukanlah pentahiran dirimu bersama-sama dengan mereka dan tanggunglah biaya mereka, sehingga mereka dapat mencukurkan rambutnya; maka semua orang akan tahu, BAHWA SEGALA KABAR YANG MEREKA DENGAR TENTANG ENGKAU SAMA SEKALI TIDAK BENAR, MELAINKAN BAHWA ENGKAU TETAP MEMELIHARA HUKUM TAURAT

Kabar tentang Paulus telah meninggalkan Hukum Taurat adalah TIDAK BENAR! Melainkan, Paulus TETAP MEMELIHARA Hukum Taurat.

Bahkan Paulus lebih tegas lagi mengatakan tentang dirinya sebagai seorang Nasrani :

Fil 3:5 
DISUNAT PADA HARI KEDELAPAN, DARI BANGSA ISRAEL, DARI SUKU BENYAMIN, ORANG IBRANI ASLI, tentang pendirian terhadap hukum Taurat AKU ORANG FARISI,

Fil 3:6 
tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, TENTANG KEBENARAN DALAM MENTAATI HUKUM TAURAT AKU TIDAK BERCACAT.

Jadi, sebagai seorang NASRANI, Paulus TIDAK BERCACAT dalam hal mentaati Hukum Taurat.

Santo Yerome, Bapa Gereja dari abad keempat, menjelaskan kaum ini sebagai orang-orang"...yang menerima Mesias sedemikian rupa namun tanpa meninggalkan Hukum yang lama (Taurat)."(Yerome; On Isaiah8:14).

Bapa Gereja lainnya, Epiphanius memberikan deskripsi yang lebih detail : "Tetapi pengikut sekte ini, tidak menyebut diri mereka Kristen - melainkan Nasrani. Mereka tidak mempunyai pendapat yang berbeda namun melakukan semua hal tepat seperti apa yang diperintahkan dalam Hukum Taurat, menurut tata cara Yahudi - kecuali satu hal, kepercayaan mereka terhadap Mesias...tetapi karena mereka tetap taat kepada Hukum Taurat - sunat, hari Sabat, dan lainnya, mereka tidak tergolong ke dalam Kristen."(Epiphanius; Panarion 29).


Dan sebetulnya masih banyak lagi sumber-sumber literatur dari abad-abad pertama sampai ketiga-belas Masehi yang menceritakan tentang kaum ini. Dalam bukunya Tathbit Dala'il Nubuwwat Sayyidina Muhammad,'Abd al-Jabbar - seorang penulis Arab dari abad ke-10 - mengisahkan bahwa kaum Nasrani masih bisa dijumpai di Palestina hingga abad kelima.

Dan acuan terakhir setidaknya dapat kita temui dari tulisan Gregorius of Bergamo (1250 M) yang menceritakan tentang kaum ini dengan menyebut mereka sebagai kaum Pasagini. "Masih ada tersisa sekte Pasagini. Mereka mengajarkan...bahwa hari-hari raya dalam Perjanjian Lama harus tetap dipelihara, menjaga diri dari makanan haram, dan hal-hal semacam itu, termasuk ritual persembahan korban. Hukum Perjanjian Lama harus dipelihara sebagaimana Perjanjian Baru, sunat tetap harus dilakukan menurut hukum." (Gregorius of Bergamo)


Dari keterangan di atas kita menangkap 3 poin :
1. Pengikut Yeshua mula-mula = sekte Judaisme = sekte Nasrani.
2. Mereka - setelah menerima Yeshua - menjadi rajin (zealous) memelihara Hukum Taurat.
3. Nasrani berbeda dengan Kristen.

Mungkin banyak di antara saudara-saudara sekalian yang terhenyak dengan poin ketiga.
Apa-apaan ini? Nasrani tidak sama dengan Kristen?  YA, BENAR! NASRANI TIDAK SAMA DENGAN KRISTEN.

Bagi saudara-saudara yang berasal dari Muslim mungkin lebih terhenyak lagi sebab selama ini Anda mengidentikkan Nasrani dengan Kristen.

Harap perhatikan, bahwa keterangan di atas diambil dari kitab Kisah Para Rasul (karangan Lukas, 60 M), On Isaiah 8:14 (St. Jerome, abad 4) dan Panarion (Epiphanius, abad 4), semuanya ditulis berabad-abad sebelum Muhammad.

Dan juga perlu diingat keterangan-keterangan di atas justru berasal dari Bapa-Bapa Gereja : St. Yerome dan Epiphanius. Mereka sendiri mengakui bahwa mereka, kaum Kristen, tidak sama dengan kaum Nasrani.


BAGAIMANA AGAMA KRISTEN TERBENTUK ?

Setelah Yeshua menyelesaikan pelayanan-Nya di muka bumi, ajaran Yeshua menyebar cepat ke seluruh negeri, di Yerusalem dan kota-kota lainnya seperti Lydia, Joppa (Yope), Kaisarea, Galilea, dan Damaskus (Damsyik). Jemaat di Yerusalem berada di bawah pimpinan tiga orang murid utama Yeshua, yaitu : Shimon Kefa (Petrus), Ya'acov HaTzaddik (Yakobus) dan Yochanan (Yohanes) - yang juga dikenal sebagai Sokoguru (Galatia 2:6).

Salah seorang pemimpin yang paling penting adalah Ya'acov HaTzaddik (Yakobus), saudara sekandung dari Tuhan Yeshua, yang dijuluki sebagai "Tzaddik" ("Orang Benar"). Ia hidup sangat teliti dan disiplin dalam mentaati Hukum Taurat, sehingga dikabarkan bahwa ia diperbolehkan untuk memakai jubah imam dan berdoa di Ruang Imam dalam Bait Suci.(Ecclesiastical History, Eusebius, 325 M).

Ya'acov HaTzaddik dan jemaat Nasrani mula-mula, sama sekali TIDAK mengabaikan Hukum Taurat bahkan sebaliknya sangat taat dalam menjalankan setiap hukum yang ada.


Karena Yeshua sendiri berkata bahwa Ia bukan datang untuk meniadakan HukumTaurat atau Kitab - Kitab Para Nabi melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17-20).

Mat 5:17 
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk MENGGENAPINYA [πληρόω - PLEROO - COMPLETE].

Mat 5:18 
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Mat 5:19 
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Mat 5:20 
Maka Aku berkata kepadamu: JIKA HIDUP KEAGAMAANMU TIDAK LEBIH BENAR DARI PADA HIDUP KEAGAMAAN AHLI-AHLI TAURAT DAN ORANG-ORANG FARISI, SESUNGGUHNYA KAMU TIDAK AKAN MASUK KE DALAM KERAJAAN SORGA.

Kis 21:20 
Mendengar itu mereka memuliakan Elohim. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya (kepada Yeshua Sang Mesias) dan mereka semua RAJIN MEMELIHARA HUKUM TAURAT.

Jadi setelah mereka menerima Yeshua, mereka semakin mentaati setiap perkataan Yeshua dan juga mereka menjadi semakin rajin (zealous) memelihara Hukum Taurat, seperti yang Yeshua katakan di Matius 5:17 dan Matius 5:20.


Orang-orang ini dianggap tidak lebih sebagai sebuah sekte dalam agama Yahudi, seperti halnya sekte PERUSHIM (FARISI), TZADDUKIM (SADUKI), ISIYIM (ESENI), KANA'IM (ZELOTI) dan mereka kemudian menamakan sekte NETZARIM (NASRANI) - diambil dari nama kota asal Yeshua, Nazaret (Kisah Para Rasul 24:5).

Di Antiokhia, terdapat orang-orang NON YAHUDI yang juga menjadi pengikut Yeshua, yaitu GENTILES BELIEVERS.

GENTILES BELIEVERS ini diberikan nama oleh GENTILES NONBELIEVERS sebagai "KRISTIANOI", yaitu KRISTEN". (Kisah Para Rasul 11:26)

Dr. David H Stern PhD menejelaskan sebagai berikut dalam bukunya JEWISH NEW TESTAMENT COMMENTARY :


"The name "CHRISTIANOI" was applied to GENTILE BELIEVERS by GENTILE NONBELIEVERS. Why? Because Jewish believers would have designated their Gentile brothers in faith by the same term they used for themselves, "PEOPLE BELONGING TO THE WAY" (see Acts 9: 2 &N); while the Jewish nonbelievers of Antioch wouldn 't have thought enough about Gentile believers in Yeshua to have given them a special name."

Kis 11:26 
Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut KRISTEN.

Bahasa Ibrani : MASHIACH (משׁיח)
Bahasa Inggris : MESSIAH
Bahasa Yunani : CHRISTOS (Χριστός)

Jemaat Antiokhia inilah yang kemudian menerima Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus), seorang Yahudi yang kemudian bertobat untuk mengikuti Yesus (40 M). Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) dikenal sebagai rasul bagi orang-orang bukan Yahudi.


Ia terkenal oleh pelayanan peng-Injil-annya yang menjangkau daerah-daerah Asia Kecil, Yunani, hingga Roma.

Sayangnya ajaran Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) sering kali disalah-pahami oleh orang-orang. 

Mereka menuduh Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) mengajarkan untuk melepaskan Hukum Taurat. Para penatua di bawah pimpinan Ya'acov HaTzaddik (Yakobus) menyarankan Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) untuk melakukan upacara pentahiran diri seperti yang tertulis dalam Hukum Taurat untuk membuktikan bahwa fitnahan itu tidak benar. Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) menurut. Ia lalu mengikuti saran mereka untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa ia tetap memelihara hukum Taurat (Kis 21:15-26).

Ada dua peristiwa penting yang terjadi beberapa tahun kemudian:
1. Ya'acov HaTzaddik (Yakobus) (pemimpin sekte NASRANI) mati sahid (62 M).
2. Bait Suci dihancurkan (70 M).

Dua kombinasi peristiwa ini menyebabkan terjadinya perpisahan antara orang-orang Yahudi di Yerusalem yang percaya kepada Yeshua dengan orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepada Yeshua.

Saudara Yeshua, yaitu Ya'acov HaTzaddik (Yakobus) telah memegang peranan yang sangat besar dalam menjembatani hubungan antar dua kelompok ini. Sayangnya Ananus, Imam Besar pada masa itu sangat luar biasa sentimennya. Ia menghasut orang-orang Yahudi untuk merajamnya karena Ya'acov HaTzaddik (Yakobus) mengajarkan bahwa Yeshua adalah Mesias. (Antiquities 20:9:1 - Flavius Josephus 93 M; Ecclesiastical History - Eusebius 325 M).


Dengan wafatnya Ya'acov HaTzaddik (Yakobus), maka kepemimpinan jemaat pun dialihkan ke Shimeon, saudara sekandung Tuhan Yeshua yang lain.

Shimeon, ia memimpin jemaat untuk pindah ke Pella, sebuah kota di seberang sungai Yordan. Mungkin saat itu kaum NASRANI ingat akan nubuat Tuhan Yeshua mengenai Yerusalem. Tetapi sebagian lainnya tetap berada di Yerusalem. Tahun 67, Vespasianus tiba di Palestina untuk mempersiapkan perang. Akan tetapi tahun 70, ia dipanggil pulang ke Roma untuk dijadikan Kaisar, sehingga ia terpaksa menyerahkan tugas ke anaknya Titus. Tugas berat dipikul oleh Titus sebab ia sekarang berhadapan dengan sebuah bangsa yang sangat fanatik dengan agama mereka.

Puluhan ribu orang Yahudi maju berperang mempertahankan Yerusalem, termasuk pula di antaranya orang-orang NASRANI. Setelah mengepung Yerusalem selama enam bulan, yang menyebabkan kota Yerusalem terisolir, tidak ada makanan, tidak ada minuman, kelaparan, akhirnya Titus berhasil meratakan seluruh kota termasuk Bait Suci.

Sejarahwan Yunani, Dio Cassius melaporkan bahwa 6000 orang Yahudi dari sekte KANA'IM (ZELOTI) bertempur dengan gagah berani mempertahankan tempat suci mereka itu. Dengan hancurnya Yerusalem, habis pula riwayat Bait Suci Yahudi di Yerusalem dan terbukti pula bahwa nubuat Tuhan Yeshua empat puluh tahun yang lampau adalah benar.

Apa yang terjadi setelah kehancuran Yerusalem terhadap kaum NASRANI hanya bisa kita ketahui lewat keterangan Bapa-Bapa Gereja zaman dahulu seperti Justinus Martyr, Irenaeus, Hyppolytus, Tertullianus, Origenes, Yerome, Eusebius,dan Epifanius, selain keterangan dari seorang penulis Nasrani bernama Heggesipus.

Kira-kira beginilah menurut keterangan mereka.

Setelah situasi tenang, kaum NASRANI kembali dari Pella dan tinggal berbarengan dengan orang-orang Yahudi lainnya di bukit Zion. Mereka menggunakan sebuah rumah yang masih tersisa untuk berkumpul. Epifanius juga menceritakan bahwa sebagian lainnya menempati tujuh sinagoga di sekitarnya. Epifanius menyebut mereka sebagai NAZORAIOI. Hingga masa pemerintahan Kaisar Aelius Hadrianus, ada lima belas orang yang pernah menjabat sebagai penatua dan semuanya adalah orang Yahudi (kerabat/famili Yeshua).

Di saat yang bersamaan kaum percaya dari kalangan NON YAHUDI - yang disebut dengan KRISTEN - semakin berkembang meski berada di bawah tekanan di mana-mana. Mereka tidak lagi berkiblat ke Yerusalem yang telah hancur karena tekanan dari tentara-tentara Romawi yang mengawal kota Yerusalem. Yerusalem adalah kota terhukum, karena teror-teror dari tentara Romawi.

Untuk itu mereka memilih kota Roma sebagai gantinya.


Di sinilah bibit-bibit perbedaan mulai menjurus ke arah perpisahan antara kaum NASRANI dengan kaum KRISTEN.


Pada tahun 130, Kaisar Hadrian tiba di Yerusalem, ia memutuskan untuk membuat sebuah kota metropolis baru di atasnya. Ia menamakannya Aelia Kapitolina, berasal dari kombinasi antara namanya dengan penghormatan terhadap dewa-dewa Romawi (Kapitol = ibukota).


Rencana Hadrian ini memancing kegeraman di kalangan Yahudi. Biar bagaimanapun mereka tidak rela kota mereka dipenuhi kuil-kuil Jupiter dan Aphrodite. Seorang bernama Shimon Bar Kokhba segera membunyikan genderang perang. Mula-mula pemberontakan ini mampu menguasai kota dengan mendepak Legion Kesepuluh dari sana.


Orang-orang memandang Shimon Bar Kokhba sebagai Mesias dan menyebutnya "Putra Bintang".

Tetapi keberuntungan Bar Kokhba terlalu cepat berbalik. Pasukan Yahudi terlalu kecil untuk menghadapi pasukan raksasa Romawi.

Dio Cassius menceritakan pasukan Romawi secara sistematis telah menghancurkan 50 benteng, membumi-hanguskan 985 desa, dan membantai 580.000 pasukan Yahudi. Terakhir, pada tahun 135 Bar Kokhba berhasil didepak dari Yerusalem dan terbunuh di benteng terakhirnya di Bethar. Seluruh orang Yahudi diusir dan untuk selanjutnya dilarang memasuki Yerusalem. Begitu pula dengan kaum NASRANI karena mereka juga dipandang sebagai Yahudi.


Mereka kemudian hidup berpencar di kota-kota sekitar Galilea. Rencana Hadrian berlanjut, sebuah kota baru berdiri dan bernama Aelia Kapitolina. Hadrian mendatangkan orang-orang Yunani dan Suriah untuk mengisi kota tersebut. Tidak dapat disangkal, beberapa di antara orang-orang itu adalah orang KRISTEN (Ecclesiastical History - Eusebius 325 M).


Kehidupan kaum NASRANI pun makin lama makin tersisih. Di satu pihak mereka tidak lagi diterima oleh orang Yahudi, di pihak lain mereka juga tidak diterima oleh orang KRISTEN. Mulai kira-kira tahun 90, kaum NASRANI tidak diperbolehkan lagi untuk bersembahyang di sinagoga-sinagoga Yahudi.

Bagaimana keadaan mereka dapat dilihat dalam surat Yerome kepada Agustinus pada tahun 404.

"Pada zaman kita ada sebuah sekte di kalangan orang Yahudi di seluruh sinagoga-sinagoga di Timur, yang disebut MINNIM, dan sekarang dicap bidat pula oleh orang FARISI. Pengikut sekte ini dikenal luas sebagai kaum NASRANI, mereka percaya kepada Yeshua HaMashiach, Anak Tuhan, lahir dari perawan Maria, dan mereka berkata bahwa Ia yang menderita di bawah Pontius Pilatus, dan bangkit lagi, adalah orang yang sama seperti yang kita percayai".

Tetapi sementara mereka ingin menjadi Yahudi dan Kristen sekaligus, mereka akhirnya tidak tergolong ke dalam salah satu pun." (Surat Yeromekepada Agustinus)


Perpisahan ini memberikan peluang bagi orang-orang percaya non-Yahudi/Gentiles (yang berlatar belakang dari kultur paganisme) yang tidak mempedulikan ke-Yahudi-an "kepercayaan" mereka - untuk bersuara lebih besar dalam urusan-urusan komunitas dan penafsiran Alkitab.

Polemik anti-Yahudi sudah muncul sejak awalnya pada tahun 98 dalam ajaran St. Ignatius, uskup Antiokhia - kota dimana istilah KRISTEN pertama kali dipakai (Kis 11:26).


Ignatius mengatakan kepada orang-orang Kristen non-Yahudi agar tidak lagi mengikuti cara beribadah orang-orang Yahudi dan kepada orang-orang Yahudi yang telah menerima Mesias agar menghentikan cara hidup Yahudi mereka. Demikian tulisnya : "tidak masuk akal berbicara tentang Yesus Kristus dengan lidah Yahudi dan menumbuhkan harapan dalam pemikiran kepercayaan Yahudi yang sekarang sudah berakhir."

Perlakuan dari orang-orang KRISTEN sendiri terhadap kaum NASRANI makin lama semakin garang. Mereka mencap kaum NASRANI sebagai kaum tersesat. Karena jumlah mereka lama-kelamaan jauh lebih banyak, maka segera saja mereka mulai melakukan tekanan-tekanan dan penganiayaan terhadap kaum NASRANI tersebut.

Semua tulisan-tulisan buatan kaum NASRANI banyak yang dihancurkan karena dianggap palsu dan sesat. Jadi tidak heran kini hampir tidak tersisa lagi peninggalan kaum Nasrani, kecuali fragmen-fragmen dalam tulisan-tulisan Bapa-Bapa Gereja.

PAULUS BUKAN PENDIRI AGAMA KRISTEN
Pertama-tama perlu diluruskan dahulu siapakah Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) yang diceritakan dalam Perjanjian Baru. Sheliach Sha'ul (Paulus) dituduh :

"Telah nyata kepada kami, bahwa orang ini adalah penyakit sampar, seorang yang menimbulkan kekacauan di antara semua orang Yahudi di seluruh dunia yang beradab, dan bahwa IA ADALAH SEORANG TOKOH DARI SEKTE ORANG NASRANI" (Kis 24:5)

Paulus mengaku : "TETAPI AKU MENGAKUI KEPADAMU, BAHWA AKU BERBAKTI KEPADA TUHAN NENEK MOYANG KAMI DENGAN JALAN MENGANUT JALAN TUHAN [TO'IM HA'BADERECH], yaitu Jalan yang mereka sebut sekte. Aku percaya kepada segala sesuatu yang ada tertulis dalam hukum Taurat dan dalam kitab nabi-nabi." (Kis 24:14)

Perhatikan, baik para penuduh maupun Paulus sama-sama berkata bahwa Paulus adalah tokoh sekte NASRANI - bukan KRISTEN sebagaimana pengertian kebanyakan orang saat ini.


Ke-KRISTEN-an dibentuk atas dasar doktrin-doktrin yang salah yang dihasilkan dari pemahaman dan penghayatan non-Ibrani terhadap Alkitab Ibrani, termasuk tulisan-tulisan Paulus.

Anda boleh mempunyai Alkitab dengan teks paralel Yunani terbaik di dunia, tetapi selama Anda tidak berusaha memahaminya dalam konteks Ibrani sebagaimana Alkitab itu ditulis, maka Anda tidak akan sampai kepada pemahaman yang benar.

Sheliach Shimn Kefa (Rasul Petrus) mengakui bahwa dalam surat-surat Paulus ada hal-hal yang sukar dipahami. Ia berpesan agar berhati-hati terhadap bahaya pemutar-balikkan surat-surat Paulus tersebut. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
Hal itu dibuat dalam semua surat-suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutar balikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.
2Pe 3:15 
Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.

2Pe 3:16 
Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.
2Pe 3:17 
Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret KE DALAM KESESATAN ORANG-ORANG YANG TAK MENGENAL HUKUM, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.

Siapakah mereka ini ? Mereka adalah "ORANG-ORANG YANG TAK MENGENAL HUKUM TUHAN

Mereka tidak memiliki basis kepercayaan yang berdasarkan Hukum Taurat. Mereka mengajarkan bahwa Yeshua datang untuk membebaskan kita dari kutuk Hukum Taurat. Mereka menukar hari Sabat menjadi hari Minggu, menjadikan hari raya berhala Sol Invictus, dewa matahari kerajaan Romawi sebagai hari kelahiran Yeshua (Natal 25 Desember), serta mengajarkan kebencian terhadap orang Yahudi.


Mereka membuat agama dan peribadatan baru yang berbeda dengan apa yang dianut oleh para jemaat mula-mula. Mereka inilah yang telah menyerongkan ajaran Yeshua dan Rasul Paulus.

Jadi sangat jelas bahwa tuduhan terhadap Paulus adalah TIDAK BENAR.

Tuduhan tersebut sebaiknya dilemparkan kepada para Bapa Gereja dari abad kedua hingga kelima Masehi, St. Ignatius, Tertullianus, Justinus Martir, St. Yerome, St. Agustinus, Athanasius, St. Yohanes Chrisostomus, dan lain lain. Merekalah pendiri ke-KRISTEN-an. Bukan Paulus! Bukan Petrus! Bukan Tuhan Yeshua sebab Tuhan Yeshua datang tidak membawa agama baru.

Mat 5:17  "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk MENGGENAPINYA [πληρόω - PLEROO - COMPLETE].
Mat 5:18 
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Mat 5:19 
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Mat 5:20 
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Baruch HaShem b'Shem Yeshua HaMashiach