Popular Posts

Showing posts with label israel. Show all posts
Showing posts with label israel. Show all posts

Thursday, May 23, 2013

DAPATKAH PERJANJIAN DIBATALKAN?

DAPATKAH PERJANJIAN DIBATALKAN?
Andre Widodo
© ORI


Shalom,



















Imamat 26:42 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku dengan Yakub; juga perjanjian dengan Ishak dan perjanjian-Ku dengan Abrahampun akan Kuingat dan negeri itu akan Kuingat juga.

Leviticus 26:42 - Complete Jewish Bible (CJB)
then I will remember my covenant with Ya‘akov, also my covenant with Yitz’chak and my covenant with Avraham; and I will remember the land.

Vayikra 26:42 - Orthodox Jewish Bible (OJB)
Then will I remember My Brit (covenant) with Ya’akov, and also My Brit (covenant) with Yitzchak, and also My Brit (covenant) with Avraham will I remember; and I will remember HaAretz.

Vayikra 26:42 - The Westminster Leningrad Codex (WLC)
וְזָכַרְתִּי אֶת בְּרִיתִי יַעֲקוֹב וְאַף אֶת בְּרִיתִי יִצְחָק וְאַף אֶת בְּרִיתִי אַבְרָהָם אֶזְכֹּר וְהָאָרֶץ אֶזְכֹּר

Vayikra 26:42 - Transliteration
ve.za.char.ti et-be.ri.ti ya.a.kov ve.af et-be.ri.ti yits.chak ve.af et-be.ri.ti av.ra.ham ez.kor ve.ha.a.rets ez.kor

Dapatkah sebuah PERJANJIAN dibatalkan? Jika suatu PERJANJIAN dapat dibatalkan, maka PERJANJIAN PERNIKAHAN-pun akan dapat dibatalkan, yang artinya PERCERAIAN dibolehkan oleh Elohim. Apakah benar demikian?

Can a COVENANT be broken? If a COVENANT can be broken, then a MARRIAGE COVENANT also can be broken, which means DIVORCE is allowed by God. Is this the case?

Monday, March 25, 2013

APAKAH GEREJA ANDA MEMPERBOLEHKAN ANDA MENIRU CARA HIDUP YESHUA ?

APAKAH GEREJA ANDA MEMPERBOLEHKAN ANDA MENIRU CARA HIDUP YESHUA ?
Andre Widodo
© ORI



Shalom,

Apakah gereja Anda memperbolehkan Anda mengikuti cara hidup Yeshua ?

Apakah kepercayaan orang ini bila ia melakukan hal-hal berikut ?
- Memelihara Sabat pada hari Sabtu.
- Merayakan hari raya Pesach, Cag Ha-Matzah (roti Tidak Beragi), Sukkot (Pondok Daun), Chanukah (Penyucian Bait Suci)
- Mengenakan tzitzit (jumbai pada jubah) seperti yang diperintahkan dalam Taurat (Bil 15:37-41).
- Kitab sucinya terdiri atas Torah dan Kitab para nabi.
- Mengerjakan perintah-perintah yang ada di dalam Torah.
- Mengajarkan bahwa Shema (Ul 6:4-5) adalah hukum yang paling utama.
- Pergi ke sinagog secara teratur.

Saya bisa menebak bahwa kebanyakan dari Anda pasti akan dengan mudah menjawab – Yahudi.

Sekarang mari kita lihat, apakah Anda juga dapat menebak apakah kepercayaan orang ini ?
- Tidak memelihara Sabat tetapi merayakan hari Minggu sebagai hari Tuhan. - Datang ke gereja.
- Merayakan hari raya Easter dan hari raya Natal 25 Desember.
- Kitab sucinya terdiri atas "Perjanjian Lama" dan "Perjanjian Baru".
- Mengajarkan bahwa mereka tidak lagi di bawah Torah.
- Mengajarkan bahwa Gereja adalah pengganti Israel sebagai umat Tuhan.

Saya yakin jawaban Anda tepat sekali lagi – Kristen.

Sekarang mari kita lanjutkan pembicaraan kita lebih dalam lagi dengan menjawab pertanyaan ini :

"Jika seorang Yahudi ingin menjadi seorang Kristen, dapatkah ia tetap melanjutkan tata-cara ibadah Yahudinya ? Jawabannya 100% – TIDAK!"

Bagaimana bila sebaliknya ?

"Jika seorang Kristen ingin menjadi seorang Yahudi, dapatkah ia tetap melanjutkan tata-cara ibadah Kristennya ? Sekali lagi jawabannya 100% – TIDAK!"

Sangat jelas sekali bahwa bukan saja Yahudi dan Kristen merupakan agama yang berbeda, tetapi juga mereka saling berlawanan satu dengan yang lain dalam banyak hal.

Ini merupakan fakta yang sangat mengherankan bila kita mencoba mengajukan lagi satu pertanyaan sederhana :

"Tata-cara ibadah apakah yang dipraktekkan oleh Yeshua selama hidupnya, Kristen, Yahudi, atau kedua-duanya ?"

- Yeshua disunat pada hari kedelapan (Luk 2:27).
- Yeshua memelihara Sabat, yaitu hari Sabtu.
- Yeshua datang dan mengajar di sinagoga secara teratur (Mat 4:23, Mrk 1:21, Luk 4:16,31).
- Yeshua merayakan Pesach, Chag Ha-Matzah (Mat 26:17; Mrk 14:12; Luk 2:41-42; 22:7-8; Yoh 2:13,23;),
Sukkot (Yoh 7:1-44) dan Chanukah (Yoh 10:22-23).
- Yeshua mengenakan tzitzit (Mrk 6:56).
- Yeshua adalah warganegara Israel (Mat 2:2; 27:37; Yoh 4:9).
- Kitab suci yang dipergunakan Yeshua terdiri atas Taurat dan Kitab para nabi.
- Yeshua mengajarkan bahwa Shema adalah hukum yang paling utama (Mrk 12:29-30).

Jawaban dari pertanyaan di atas merupakan sebuah fakta biblikal (Alkitabiah) bahwa Yeshua adalah seorang Yahudi, memeluk agama Yahudi (Judaisme), hidup menurut tata-cara orang Yahudi, bukan menurut tata-cara Kristen, atau gabungan dari keduanya.

Adalah sangat jelas bahwa Yeshua adalah seorang Yahudi Orthodoks yang amat taat dalam menjalankan agama (sebab jika Ia sendiri tidak memberikan teladan yang baik, tidak ada gunanya kita percaya Dia sebagai Mesias).

Penemuan terpenting buat umat Kristen adalah kenyataan bahwa tidak ada bukti Yeshua telah meninggalkan tata-cara hidup orang Yahudi dan berhenti menjadi orang Yahudi.

Juga ajaran-Nya sama sekali tidak menunjukkan bahwa Ia ingin menciptakan agama baru – sebuah agama yang berbeda dengan tata-cara ibadah yang Ia sendiri praktekkan semasa hidup-Nya.

Bagaimana mungkin Ia kemudian disebut-sebut sebagai pendiri agama baru ? Terutama sebuah agama yang bertentangan dengan agama dan tata-cara hidup yang Ia jalani ?

Dapatkah Anda menjawab YA pada pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ?

- Mungkinkah seorang Rabbi melarang ibadah sunat ?
- Mungkinkah seorang Rabbi memindahkan hari Sabat ke hari lain ?
- Mungkinkah seorang Rabbi menciptakan tempat ibadah baru selain sinagoga ?
- Mungkinkan seorang Rabbi memindahkan hari raya Pesach (Paskah) ke hari raya dewi Ishtar (Easter) ?
- Mungkinkah seorang Rabbi menginginkan para pengikutnya untuk melestarikan perayaan Natalis Sol Invictus (25 Desember, hari kelahiran dewa matahari) sebagai hari lahirnya ?
- Mungkinkah seorang Rabbi mengajarkan murid-muridnya supaya tidak lagi memelihara Torah ?
- Mungkinkah seorang Rabbi mengajarkan supaya Shema tidak perlu lagi dipanjatkan ?
- Mungkinkah seorang Rabbi mengajarkan pengikutnya untuk membenci Yahudi ?

Jawaban atas semua pertanyaan di atas adalah : TIDAK MUNGKIN!

Tidak ada seorang Rabbi yang melakukannya, termasuk juga seorang Rabbi bernama Yeshua!

Jika Yeshua tidak menciptakan sebuah agama baru yang anti-Yahudi, jadi siapa yang melakukannya ? Apakah itu pekerjaan pengikut- pengikut-Nya ? Apakah mereka tetap meneruskan cara hidup seperti yang dicontohkan Yeshua atau mereka mengubahnya ?

Kitab Kisah Para Rasul menyediakan banyak sekali informasi yang berharga bagi kita. Dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 kita melihat bagaimana cara hidup jemaat yang pertama.

Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Elohim. (Kisah Para Rasul 2:46).

Perhatikan bahwa mereka sama sekali tidak merasa bahwa Yeshua mengajarkan supaya mereka berhenti menjadi Yahudi. Berilah perhatian pada ayat di atas.

Tidakkah Anda melihat bahwa mereka tetap mendatangi Bait Elohim setiap hari ? Dari sini saja kita dapat melihat dengan jelas bahwa Yeshua tidak menginginkan pemisahan para pengikut-Nya dari orang-orang Yahudi lainnya.

Kisah Para Rasul 21:17-26 mencatat kisah kembalinya Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) ke Yerusalem dan pertemuannya dengan para penatua jemaat. Ingat baik-baik bahwa yang disebut dengan para penatua ini adalah orang-orang yang secara langsung diajar dan hidup bersama-sama dengan Yeshua. Dan pemimpin mereka sendiri adalah Ya'acov HaTzaddik (Yakobus), saudara Tuhan Yeshua (Gal 1:19).

Kata-kata yang diucapkan Ya'acov (Yakobus) di depan Sheliach Sha'ul (Rasul Paulus) mengandung informasi yang sangat berharga.

"Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara Taurat. Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat kita... bawalah mereka bersama-sama dengan engkau...maka semua orang akan tahu, bahwa segala kabar yang mereka dengar tentang engkau sama sekali tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara Taurat." (Kisah Para Rasul 21:20-24)


Sekali lagi Anda bisa membaca sendiri bahwa jemaat yang mula-mula sama sekali tidak meninggalkan tata-cara hidup Yahudi yang selama ini mereka jalani. Bahkan sebaliknya, setelah mereka percaya kepada Yeshua mereka menjadi semakin rajin (zealous) memelihara Torah. Ayat-ayat di atas memberikan kita gambaran bagaimana kehidupan jemaat yang mula-mula.

Apakah gereja Anda menghasilkan buah yang sama: "rajin memelihara Torah" ?

Perhatikan pula bahwa Sha'ul (Paulus) mengerjakan apa yang diminta oleh para penatua – untuk membuktikan bahwa ia tidak mengajarkan untuk melepaskan Torah. Dan itu dilakukannya menurut aturan di dalam Torah yaitu bernazar dan melakukan persembahan (Bil 6:13-21).

Sha'ul (Paulus) tetap hidup menurut Torah dan ia juga seorang yang taat.

Bagaimana mungkin ia menjadi pembuat doktrin yang menganjurkan supaya kita tidak lagi melakukan Torah ?

Pelayanan para rasul menyebabkan ribuan orang-orang Yahudi menjadi taat dalam memelihara Torah. Jelas mereka sama sekali tidak mengajarkan bahwa "kita tidak lagi memelihara Torah karena kita sudah memperoleh kasih karunia" seperti yang sekarang dianut sebagai doktrin oleh banyak gereja masa kini.

Jemaat mula-mula tetap menyunatkan anak-anak mereka dan meneruskan tata-cara hidup Yahudi. Mereka tidak berpindah ke sebuah agama baru. Jika kita menengok tindakan Sha'ul (Paulus), setelah diminta untuk membuktikan bahwa ia tidak mengajarkan pembatalan Torah, kita dihadapkan kepada dua kemungkinan :

(a) Sha'ul (Paulus) dengan sengaja berpura-pura di hadapan para penatua dan jemaat di Yerusalem; atau
(b) ajaran dan tulisan-tulisan Sha'ul (Paulus) telah dimanipulasi dan direkayasa oleh bapak-bapak Gereja pada abad kedua hingga keenam.

Apakah Sha'ul (Paulus) benar-benar hendak membohongi para penatua dengan berpura-pura di hadapan mereka ?

Ingat, para penatua adalah orang-orang yang telah bersama-sama dan secara langsung diajar oleh Rabbi Yeshua selama tiga tahun.

Jika Sha'ul (Paulus) telah membohongi mereka, apakah Anda tetap bersikeras meyakini ajaran dan tulisan-tulisannya ?

Dan sebaliknya, jika perkataan Sha'ul (Paulus) telah diubah atau salah ditafsirkan oleh para bapak Gereja, dapatkah kita mempertahankan iman dan kepercayaan kita kepada ajaran-ajaran palsu ?

Bagaimana ajaran Yeshua dan para pengikutnya bisa berubah dan berkembang seperti sekarang ini ?

Untuk mulai menjawabnya, pertama-tama mari kita bertanya bagaimana sebuah agama yang mengajarkan pengikutnya untuk "memelihara hukum" menjadi sebuah agama yang mengajarkan "kita tidak lagi di bawah hukum".

Para bapa Gereja mengajarkan bahwa Torah telah digenapi dengan kedatangan Yeshua ke dunia. "Digenapi", menurut mereka, berarti Torah telah dibatalkan dan pelaksanaan Torah tidak memiliki arti penting dalam ke-Kristen-an.

Itulah sebabnya mereka memakai istilah "Perjanjian Lama" dan "Perjanjian Baru".

Sangat jelas, yang satu adalah “Lama” dan yang satunya lagi “Baru” sehingga yang lama sudah tidak berlaku lagi dan yang berlaku sekarang adalah yang baru.

Akan tetapi menurut Yeshua, "digenapi" berarti :
(1) tetap memelihara Torah; dan
(2) menafsirkan dan melaksanakannya secara benar sesuai dengan petunjuk dan bimbingan-Nya.

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan Taurat atau Kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga." (Matius 5:17-20)


Para bapak Gereja dan para pemikir-pemikir Kristen lainnya (yang kebanyakan adalah orang-orang bukan Yahudi) terus menerus mengembangkan doktrin-doktrin mereka sepanjang abad kedua hingga abad keenam Masehi. Selama itu pula pernyataan-pernyataan mereka semakin bernada sarkasme terhadap Yahudi.

Saya kutip satu di antaranya:

"Jika kita masih saja menjalankan Judaisme, kita mengakui bahwa kita belum menerima karunia Tuhan...Adalah salah berbicara tentang Yeshua namun hidup seperti orang Yahudi. Karena Kristen tidak percaya Judaisme tetapi Judaisme di dalam Kristen." (St. Ignatius, uskup Antiokhia (98-117 M) – Surat kepada Jemaat Magnesia)


Semangat anti Yahudi kemudian berkembang hampir di seluruh dunia ke-Kristen-an – dari mulai komunitas Kristen di Afrika, diwakili oleh Tertullianus (160-220 M), pendeta Persia Aphrahat (300-350 M) dari gereja Suriah, St. Yohanes Krisostomus (349-400 M) di Antiokhia, hingga Martin Luther (1483- 1546) dan masih banyak lagi.

Karya-karya tulis mereka banyak yang menyerang umat Yahudi dengan meneriaki mereka "budak- budak yang terbelenggu oleh hukum".

Mereka mengklaim bahwa agama Yahudi dibiarkan terus berlanjut hanya untuk menjadi contoh sebuah degradasi moral dan menyebut orang-orang Yahudi "Christ Killer/Pembunuh Mesias" !

Menurut Anda bagaimana reaksi Yeshua melihat tindakan mereka ini ?

Menarik untuk menyimak perkataan Roland Knox:

"Betapa anehnya Tuhan memilih orang Yahudi! Tetapi lebih aneh lagi orang-orang yang memilih Tuhan-nya orang Yahudi tetapi menolak lalu menghina orang Yahudi!"


Ada beberapa hal yang perlu diingatkan.

Agama Yahudi sekarang telah berkembang jauh dan sangat mungkin tidak sama seperti yang dipraktekkan oleh Yeshua. Begitu pula, agama Kristen yang kita kenal sekarang berbeda dengan ajaran-ajaran Yeshua yang dipercaya dan dijalankan oleh para pengikutnya mula-mula. Jelas sekali bahwa banyak hal telah terjadi sepeninggal Yeshua dan para rasul-Nya yang mengakibatkan terpisahnya Kristen dari Yahudi.

Sangat penting bagi keduanya, baik umat Kristen maupun umat Yahudi untuk memahami perubahan- perubahan yang ada. Anda harus mengetahui kapan perubahan itu dibuat, siapa orang yang bertanggung jawab membuat perubahan itu, dan mengapa mereka melakukannya.

Selidikilah mana perubahan yang terjadi karena inspirasi Roh Kudus, mana yang dibuat karena nafsu keduniawian atas kekuasaan dan kekayaan, dan mana yang dibuat atas dasar rasa amarah, benci, penolakan, dan ketakutan.

Saat ini terdapat sekitar 1,6 milyar umat Kristen di seluruh dunia – seorang raksasa yang tengah tertidur dan menunggu untuk dibangunkan. Jika mereka semua kembali kepada ajaran dan tata-cara hidup seperti yang diceritakan dalam Kisah Para Rasul, kita akan melihat revolusi moral dan spiritual yang akan mengguncang dunia.

Apakah gereja Anda memperbolehkan Anda meniru cara hidup Yeshua ?

[1]
Kata rumah ibadat (tempat ibadat) muncul berpuluh-puluh kali dalam "Perjanjian Baru". Kata tersebut diterjemahkan dari kata Yunani συναγωγή [SUNAGOGE] yang secara harafiah memang berarti RUMAH IBADAT. Adalah menarik jika kita menggunakan kata SINAGOG ketimbang RUMAH IBADAT karena hal ini akan memunculkan nuansa yang berbeda. Pembaca akan merasakan hawa Judaisme yang begitu kental dalam seluruh kitab "Perjanjian Baru" !

[2]
Catatan-catatan sejarah juga membuktikan bahwa para pengikut Yeshua mula-mula tetap beribadah bersama-sama dengan orang Yahudi di sinagog, seperti contoh berikut:

"Sepeninggal Dia [Yeshua] murid-muridnya ada bersama-sama dengan orang Yahudi dan Bani Israel di sinagoga-sinagoga, bersembahyang dan berpuasa di tempat yang sama. Tetapi ada perbedaan pendapat antara mereka dan orang Yahudi mengenai Mesias." (Toldot Yeshu – abad keenam)

Baruch HaShem b'Shem Yeshua HaMashiach

ISRAEL DAN GEREJA, APAKAH BERBEDA?

ISRAEL DAN GEREJA, APAKAH BERBEDA?
Andre Widodo
© ORI























Shalom,

Mat 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada DOMBA-DOMBA YANG HILANG DARI UMAT ISRAEL."
NOTE :
Siapakah DOMBA-DOMBA yang MESIAS maksudkan di Mat 15:24? ISRAEL.

Yoh 10:14
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal DOMBA-DOMBA-Ku dan DOMBA-DOMBA-Ku mengenal Aku
NOTE :
Siapakah DOMBA-DOMBA yang MESIAS maksudkan di Yoh 10:14? ISRAEL.

Yoh 10:15
sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi DOMBA-DOMBA-Ku.
NOTE :
Siapakah DOMBA-DOMBA yang MESIAS maksudkan di Yoh 10:15? ISRAEL
Mengapa?
Karena ketika Yeshua mengatakan "Aku memberikan nyawa-Ku bagi DOMBA-DOMBA-Ku", Ia sedang berbicara dalam konteks PESACH (PASKAH), yaitu HARI RAYA bagi ISRAEL, ketika ISRAEL menyembelih ANAK DOMBA PESACH.

Kemudian, kita perhatikan ayat selanjutnya...

Yoh 10:16
Ada lagi pada-Ku DOMBA-DOMBA LAIN, YANG BUKAN DARI KANDANG INI; DOMBA-DOMBA itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
NOTE :
Siapakah DOMBA-DOMBA LAIN yang MESIAS maksudkan di Yoh 10:16, YANG BUKAN DARI KANDANG INI? GEREJA!

Apa yang MESIAS lakukan terhadap GEREJA?
Yoh 10:16
"...DOMBA-DOMBA itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala."

GEREJA akan dituntun oleh MESIAS dan menjadi SATU KAWANAN DENGAN DOMBA-DOMBA DARI KANDANG ASLI, dan dengan SATU GEMBALA.

Apakah ISRAEL yang bergabung menjadi GEREJA? atau...
GEREJA yang digabungkan dengan ISRAEL dan menjadi SATU GEMBALA di bawah MESIAS ISRAEL?

Saturday, June 23, 2012

ISRAELITES CAMP AND TABERNACLE - PARASHAH BAMIDBAR















Num 2:3
"Those camping on the EAST side toward the sunrise are to be under the banner of the camp of Y'hudah; they are to camp according to companies; by tribe and leader they are as follows: Tribe Chief Number Y'hudah Nachshon the son of `Amminadav 74,600 Yissakhar N'tan'el the son of Tzu`ar 54,400 Z'vulun Eli'av the son of Helon 57,400 Total 186,400 "This group is to set out first."

Num 2:10
"Those camping on the SOUTH are to be under the banner of the camp of Re'uven; they are to camp according to companies; by tribe and leader they are as follows: Tribe Chief Number Re'uven Elitzur the son of Sh'de'ur 46,500 Shim`on Shlumi'el the son of Tzurishaddai 59,300 Gad Elyasaf the son of Re`u'el 45,650 Total 151,450 "This group is to set out second."

Num 2:17
"Then the tent of meeting, with the camp of the L'vi'im, will set out, with the other camps in front and behind. They will go in the same order as their camps are set up — each man will go forward in his position, under his banner.

Num 2:18
"Those camping on the WEST are to be under the banner of the camp of Efrayim; they are to camp according to companies; by tribe and leader they are as follows: Tribe Chief Number Efrayim Elishama the son of `Ammihud 40,500 M'nasheh Gamli'el the son of P'dahtzur 32,200 Binyamin Avidan the son of Gid`oni 35,400 Total 108,100 "This group is to set out third."

Num 2:25
"Those camping on the NORTH are to be under the banner of the camp of Dan; they are to camp according to companies; by tribe and leader they are as follows: Tribe Chief Number Dan Achi`ezer the son of `Ammishaddai 62,700 Asher Pag`i'el the son of `Okhran 41,500 Naftali Achira the son of `Enan 53,400 Total 157,600 "This group is to set out last with their banners."

Num 2:32
These are the ones counted from the people of Isra'el by clans; the total number recorded in the camps, company by company, was 603,550.

Tuesday, May 1, 2012

You do not support the root, but the root supports you - Rom 11:18




Romans 11:18
Boast not against the branches. But if thou boast, thou bearest not the root, but the root thee.

As Believers in Yeshua (Jesus), we need to recognize and appreciate the Jewish roots of our faith.

Our Bible (both Old Testaments and New Testaments) was written by Jews.

The prophets, patriarchs, and apostles were Jewish as well.

And, lest we, as Rabbi Sha'ul of Tarsus (Paul the Apostle) says “be tempted to boast” let us always remember that we worship a Jewish Savior, who was born Jewish, raised as Jewish, died as Jewish, and will return as Jewish to reign in Jerusalem forevermore.

Monday, September 20, 2010

Church, Boast Not Against the Branches

Church, Boast Not Against the Branches
Andre Widodo
© Talmid HaMashiach

Shalom,

"Church, boast NOT against the branches" or in other word "Church, do NOT be anti-Jews".

The title, it is taken from Romans 11 written by Paul.

Rom 11:13  KJV
For I speak to you Gentiles, inasmuch as I am the apostle of the Gentiles, I magnify mine office:

Whom was Paul addressing to? Paul was addressing this letter to the Gentiles. To the Church.

Rom 11:14  KJV
If by any means I may provoke to emulation them which are my flesh, and might save some of them.
Rom 11:15  KJV
For if the casting away of them be the reconciling of the world, what shall the receiving of them be, but life from the dead?
Rom 11:16  KJV
For if the firstfruit be holy, the lump is also holy: and if the root be holy, so are the branches.
Rom 11:17  KJV
And if some of the branches be broken off, and thou, being a wild olive tree, wert graffed in among them, and with them partakest of the root and fatness of the olive tree;

Who is the olive tree in Rom 11:17?

Psa 52:8  KJV
But I am like a green olive tree in the house of God: I trust in the mercy of God for ever and ever.

Jer 11:16  KJV
The LORD called thy name, A green olive tree, fair, and of goodly fruit: with the noise of a great tumult he hath kindled fire upon it, and the branches of it are broken.
Jer 11:17  KJV
For the LORD of hosts, that planted thee, hath pronounced evil against thee, for the evil of the house of Israel and of the house of Judah, which they have done against themselves to provoke me to anger in offering incense unto Baal.

So, who is the olive tree in Rom 11:17? It is Israel; it is the Jewish people. Who is the wild olive in Rom 11:17? As Paul was speaking to the Gentiles Believers (the Church), so the wild olive is the Church. The Gentiles Believers.

Rom 11:18  KJV
Boast not against the branches. But if thou boast, thou bearest not the root, but the root thee.

Paul said, "Church, boast NOT against the Jewish people. It is not you that bears the Jewish people, but the Jewish people bears you".

Rom 11:19  KJV
Thou wilt say then, The branches were broken off, that I might be graffed in.
Rom 11:20  KJV
Well; because of unbelief they were broken off, and thou standest by faith. Be not highminded, but fear:
Rom 11:21  KJV
For if God spared not the natural branches, take heed lest he also spare not thee.

Again, here Paul said, "Church, please don't be arrogant to the Jewish people; please don't be anti Jewish; on the contrary, be terrified!

Rom 11:22  KJV
Behold therefore the goodness and severity of God: on them which fell, severity; but toward thee, goodness, if thou continue in his goodness: otherwise thou also shalt be cut off.
Rom 11:23  KJV
And they also, if they abide not still in unbelief, shall be graffed in: for God is able to graff them in again.
Rom 11:24  KJV
For if thou wert cut out of the olive tree which is wild by nature, and wert graffed contrary to nature into a good olive tree: how much more shall these, which be the natural branches, be graffed into their own olive tree?
Rom 11:25  KJV
For I would not, brethren, that ye should be ignorant of this mystery, lest ye should be wise in your own conceits; that blindness in part is happened to Israel, until the fulness of the Gentiles be come in.
Rom 11:26  KJV
And so all Israel shall be saved: as it is written, There shall come out of Sion the Deliverer, and shall turn away ungodliness from Jacob:

All Israel will be saved. When will it happen? On Yom Kippur, the Day of Atonement.

If Passover is about INDIVIDUAL SALVATION, but Yom Kippur is about NATIONAL SALVATION. Yom Kippur is a prophetic that all Israel will be saved, will be accepting their Messiah, Yeshua HaMashiach.

Remember the story of Joseph?

Joseph is typology of Suffering Messiah. After Joseph became a number 2 person in Egypt, no one of his family recognize Joseph. Why is that? Because Joseph looked different. He dressed as a gentile, he dressed an Egyptian, smelled as Egyptian.

Today, none of the Jewish people recognize Jesus as their Messiah. Why is that? Because we describe Him in gentile ways and the worst thing is because we are becoming anti Jewish.

Isn't that sad?

But, when was Joseph reveal himself to his family? To answer this question we must read Genesis 44:16-34.

When Judah was younger, he had showed no regard for his brother Joseph or his father, Jacob. First he had convinced his brothers to sell Joseph as a slave (Gen 37:27); then he had joined his brothers in lying to his father about Joseph's fate (Gen 37:32). But what a change had taken place in Judah! The man who had sold one favored little brother into slavery now offered to become a slave himself to save another favored little brother. He was so concerned for his father and younger brother that he was willing to die for them.

When Judah repented, Joseph revealed himself to his family. When Judah repented, Joseph revealed himself to his family. When Judah repented, Joseph revealed himself to his family.

Gen 45:3  KJV
And Joseph said unto his brethren, I am Joseph; doth my father yet live? And his brethren could not answer him; for they were troubled at his presence.
Gen 45:4  KJV
And Joseph said unto his brethren, Come near to me, I pray you. And they came near. And he said, I am Joseph your brother, whom ye sold into Egypt.

When the all Jewish people repentf rom  their sins, Yeshua (Jesus) will reveal Himself to the Jewish people and He will say, "Come near to Me!"

That's why Paul said in Romans 11:27.

Rom 11:27  KJV
For this is my covenant unto them, when I shall take away their sins.

Jer 31:31  KJV
Behold, the days come, saith the LORD, that I will make a new covenant with the house of Israel, and with the house of Judah:

Who is the New Covenant for? It is for Israel. For the Jewish people. What about the Gentiles? Gentiles, they are grafted into the Jewish people as one tree.

Jer 31:32  KJV
Not according to the covenant that I made with their fathers in the day that I took them by the hand to bring them out of the land of Egypt; which my covenant they brake, although I was an husband unto them, saith the LORD:
Jer 31:33  KJV
But this shall be the covenant that I will make with the house of Israel; After those days, saith the LORD, I will put my law in their inward parts, and write it in their hearts; and will be their God, and they shall be my people.
Jer 31:34  KJV
And they shall teach no more every man his neighbour, and every man his brother, saying, Know the LORD: for they shall all know me, from the least of them unto the greatest of them, saith the LORD: for I will forgive their iniquity, and I will remember their sin no more.

When is the day NOT to remember the sin no more? Yom Kippur. So this is a very important day. The Day of Atonement.

Rom 11:28  KJV
As concerning the gospel, they are enemies for your sakes: but as touching the election, they are beloved for the fathers' sakes.

Church, concerning the Gospel of Yeshua HaMashiach (Jesus Christ), the Jewish people are hostile toward you. But concerning Covenant as a chosen people, the Jewish people are the loved  one for the Patriarchs' sake.

Amen?

What is it like if the Church becomes anti Jewish people? Anyone know a person name Diotrephes in the Bible? He was a Gentile believer but anti Jewish people.

3Jn 1:9  KJV
I wrote unto the church: but Diotrephes, who loveth to have the preeminence among them, receiveth us not.

Who was Diotrepehes? His name was not a Jewish name. His name was a Greek name. But he did not receive Yochanan (John), a Jewish. Who was Yochanan (John)? Yochanan (John) was a disciple whom Yeshua (Jesus) loved

3Jn 1:10  KJV
Wherefore, if I come, I will remember his deeds which he doeth, prating against us with malicious words: and not content therewith, neither doth he himself receive the brethren, and forbiddeth them that would, and casteth them out of the church.
3Jn 1:11  KJV
Beloved, follow not that which is evil, but that which is good. He that doeth good is of God: but he that doeth evil hath not seen God.

Church, boast NOT against the Jewish people. Church, do NOT follow the way of Diotrephes.

May Adonai, our God, King of the universe bless in our study through His Son Yeshua HaMashiach. Amen.


Wednesday, September 20, 2006

HUBUNGAN ANTARA ISRAEL DAN GEREJA TUHAN

HUBUNGAN ANTARA ISRAEL DAN GEREJA TUHAN
Andre Widodo© Talmid HaMashiach

Shalom


Bagaimana hubungan antara Israel, sebagai bangsa pilihan Tuhan dengan kita, sebagai gereja Tuhan?

Saat ini ada doktrin yang mengajarkan bahwa Israel bukan lagi bangsa pilihan Tuhan, melainkan gereja Tuhan menggantikan Israel sebagai bangsa pilihan Tuhan. Doktrin tersebut mengajarkan bahwa Tuhan telah melupakan Israel, Tuhan sekarang memilih kita sebagai Israel rohani. Benarkah doktrin ini? Apakah Tuhan sudah melupakan bangsa Israel, sebagai bangsa pilihanNya? Apakah perjanjianNya dengan Abraham telah berakhir?

Mari kita bahas bersama.

Pertama-tama kita lihat terlebih dulu bagaimana perjanjian Tuhan dengan Abraham, karena kita ketahui bahwa Abraham adalah kakek moyang bangsa Israel. Kita lihat di Kejadian 17:7.

Kejadian 17:7.
"Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Tuhanmu dan Tuhan keturunanmu."

Dikatakan bahwa perjanjian Tuhan dengan Abraham adalah perjanjian yang "kekal". Artinya Tuhan tidak akan pernah melupakan perjanjianNya dengan Israel untuk selama-lamanya.

Yesaya 49:15
"Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau."

Tuhan tidak akan pernah melupakan bangsa Israel. Sebab mereka adalah biji mata Tuhan.

Roma 11:1
"Adakah Tuhan mungkin telah menolak umatNya? Sekali-kali tidak!"

Roma 11:2
"Tuhan tidak menolak umatNya yang dipilihNya."

Perjanjian Tuhan dengan bangsa Israel sebagai bangsa pilihanNya tidak pernah berhenti. Perjanjian itu adalah perjanjian yang kekal dan tetap ada sampai saat ini dan sampai selama-lamanya.

Ketika Abraham diberikan penglihatan tentang keturunannya yang akan menjadi sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di laut, sebenarnya ini adalah nubuat tentang keturunan Abraham dari darah dagingnya sendiri dan juga "gereja", keturunan Abraham yang dipilih karena iman kepada YESHUA Mesias kita.

Kejadian 22:17
"maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya."

Siapakah keturunan Abraham yang seperti bintang di langit?
Bintang-bintang di langit adalah keturunan Abraham karena iman kepada Tuhan YESHUA Mesias. Bintang-bintang di langit melambangkan "gereja Tuhan".

Alasannya :

  1. Bintang memproduksi terang, gereja diperintahkan menjadi "terang dunia".
  2. Bintang menerangi kegelapan, gereja juga menerangi kegelapan.
  3. Bintang terletak di langit ( heaven ), gereja juga ditempatkan oleh Tuhan di surga ( heaven ). Gereja diberikan Yerusalem Baru yang adalah gambaran dari sorga itu sendiri.

Siapakah keturunan Abraham yang seperti pasir di laut?
Pasir di laut melambangkan keturunan jasmani Abraham, Ishak dan Israel. Yaitu bangsa Israel itu sendiri.

Alasannya :

  • Pasir dan laut terletak di bumi. Tuhan menempatkan bangsa Israel di bumi ini, di tanah Kanaan, di Yerusalem sebagai milik pusaka bangsa Israel. Lihat Kejadian 15:18-21. Bangsa Israel diberikan kota Yerusalem, gereja Tuhan diberikan Yerusalem Baru.

Jadi bintang di langit dan pasir di laut adalah 2 jenis keturunan Abraham yang berbeda. Bintang di langit adalah "gereja Tuhan", pasir di laut adalah "bangsa Israel".

Bagaimana hubungan antara bangsa Israel dan gereja Tuhan?

Kita sudah mengetahui bahwa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan. Sedangkan kita sebelum mengenal YESHUA, kita sebenarnya adalah "gentiles" atau "orang-orang kafir". Mari kita lihat di Roma 11:16-24. Pada ayat tersebut Paulus menggunakan ilustrasi berupa pohon zaitun.

Siapakah pohon zaitun ini?
Pohon zaitun adalah simbol dari bangsa Israel.

Ayat 16.
"Jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus."Siapakah akar dari pohon zaitun? Akar dari pohon zaitun adalah Abraham, Ishak dan Yakub ( Israel ). Siapakah "cabang-cabangnya" itu? "Cabang-cabangnya" adalah keturunan dari Abraham, Ishak dan Yakub atau dengan kata lain adalah kaum Yahudi.

Ayat 17.
"Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan diantaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah."Kita lihat di ayat tersebut dibahas tentang "cabang" dan "tunas liar". Beberapa "cabang" itu dipatahkan, artinya adalah beberapa orang dari kaum Yahudi ini dihancurkan oleh Tuhan karena pemberontakan mereka sendiri kepada Tuhan. "Cabang" yang dihancurkan adalah kaum Yahudi yang menyembah kepada berhala-berhala dan dibinasakan oleh Tuhan.

Berikutnya adalah" tunas liar". Siapakah "tunas liar" ini?
"Tunas liar " ini adalah kita, kaum "gentiles", orang-orang kafir. Kita sebelum mengenal Tuhan YESHUA sebenarnya kita termasuk di dalam golongan orang-orang kafir. Orang-orang kafir sebenarnya tidak berhak mendapat berkat Abraham.

Ingat, bagaimana cerita seorang perempuan Kanaan yang percaya di Matius 15:21-28? Diceritakan bahwa ada seorang perempuan Kanaan ( orang kafir ) yang membutuhkan pertolongan YESHUA. Apa jawab YESHUA ? Tuhan menjawab "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing. Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel". Kitalah sebenarnya "anjing-anjing" itu. Kitalah sebenarnya "tunas liar" itu.

Ayat 18-21
"Janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itulah yang menpang kamu. Mungkin kamu akan berkata : ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan diantaranya sebagai tunas. Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah! Sebab kalau Tuhan tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu."

Paulus menjelaskan sangat gamblang kepada kita. Sebagai "gentiles" sebaiknya kita jangan sombong, tetapi takutlah akan Tuhan. Jika Tuhan tidak mengasihi Israel, maka Tuhan juga tidak akan mengasihi kita juga yang telah percaya kepada Tuhan YESHUA.

Lukas 7:1-10 menceritakan tentang seorang "gentiles" yang mengasihi bangsa Israel. Mari kita lihat Lukas 7:4-5.

Lukas 7:4-5.
"Ia layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami."Tuhan Yesus menolong "gentiles" yang mengasihi bangsa Israel. Tuhan Yesus memberkati "gentiles" yang memberkati Israel.

Kejadian 12:3
"Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau."

Firman ini mengandung berkat dan kutuk. Ada berkat jika kita memberkati keturunan Abraham dan ada kutuk jika kita mengutuk keturunan Abraham. Firman ini masih tetap berlaku, bahkan sampai saat sekarang ini. Mari lihat apa kata Paulus di Roma 15:27b.

Roma 15:27b.
"Sebab, jika bangsa-bangsa lain telah beroleh bagian dalam harta rohani orang Yahudi, maka wajiblah juga bangsa-bangsa lain itu melayani orang Yahudi dengan harta duniawi mereka."

Mengapa kita wajib melayani orang Yahudi?
Supaya kita yang telah menerima harta rohani bangsa Yahudi ( Tuhan YESHUA Mesias ) tidak terkena kutuk dari Kejadian 12:3. Maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai "tunas liar" yang dicangkokkan ke pohon zaitun jangan menjadi sombong dan besar kepala terhadap cabang dari pohon zaitun itu. Kita sebagai orang-orang Kristen, janganlah menjadi sombong kepada bangsa Israel. Bangsa Israel adalah tetap bangsa pilihanNya. Ingat, kita sebagai "tunas liar" dapat hidup karena berkat dari akar pohon zaitun itu. Akar itu adalah Abraham, Ishak dan Yakub. Kita dapat menerima berkat Abraham karena kita dengan iman percaya kepada Tuhan YESHUA.

Jadi apakah Israel masih tetap bangsa pilihanNya?
Ya, masih. Karena perjanjianNya dengan Abraham, Ishak dan Yakub adalah "kekal". Lihat Kejadian 17:7.

Apakah "gentiles" yang percaya kepada Tuhan YESHUA juga berhak mendapat berkat Abraham?
Ya, kita para "gentiles" berhak mendapatkan berkat itu karena iman kita kepada Tuhan Yesus. Lihat Roma 9:30-32.

Mengapa Tuhan mencangkokkan "tunas liar" kepada pohon zaitun?
Untuk membuat mereka "cemburu". Lihat Roma 11:11.

Apakah bangsa Israel akan diselamatkan pada akhir zaman?
Ya. Pada akhir zaman mereka akan percaya kepada Tuhan YESHUA dan diselamatkan. Lihat Roma 11:25-31, Wahyu 7:1-8.

Maka genaplah firmanNya di Matius 20:16.
"Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."

Kita para "gentiles" yang terakhir mengenal Kristus akan menjadi yang terdahulu dan bangsa Israel yang terdahulu mengenal kebenaran akan menjadi yang terakhir mengenal Mesias, sehingga seluruh Israel dan gereja Tuhan akan diselamatkan.

Akhir kata, saya ingin membagikan khotbah Tuhan YESHUA tentang "penghakiman terakhir" di Matius 25:31-46. Pada "penghakiman terakhir" ini semua bangsa di dunia akan dikumpulkan dihadapan Tuhan untuk dihakimi berdasarkan perilaku bangsa-bangsa terhadap bangsa Israel.

Di Matius 25:40 dikatakan:
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."

Siapakah saudara-saudara Tuhan YESHUA?
Anda bisa menyebutnya para yatim piatu, para janda, para orang-orang miskin. Tetapi ada satu hal yang ingin saya bagikan dari ayat ini. Saudara-saudara Tuhan YESHUA adalah kaum bangsa Yahudi sekarang ini. Mengapa? Karena Tuhan YESHUA dilahirkan di dalam tradisi Yahudi. Ia disunat pada hari ke 8. Ia memilih murid-muridNya yang pertama dari bangsa Yahudi, bahkan Ia mati di kayu salib dengan status "Inilah Raja bangsa Yahudi".

Jadi siapakah saudara-saudara Tuhan YESHUA sekarang ini? Selain para janda, orang-orang miskin, para kaum Yahudi juga termasuk saudara-saudara Tuhan YESHUA. Dan pada "penghakiman terakhir" Tuhan juga akan menghakimi bangsa-bangsa berdasarkan bagaimana bangsa-bangsa lain memperlakukan bangsa Yahudi. Karena itu sebagai gereja Tuhan, tetaplah memberkati kaum Yahudi sebab mereka adalah saudara-saudara Tuhan kita YESHUA.

Sekali lagi, ingat kata Paulus di Roma 15:27b :
"Sebab jika bangsa-bangsa lain telah beroleh bagian dalam harta rohani orang Yahudi, maka wajiblah juga bangsa-bangsa lain itu melayani orang Yahudi dengan harta duniawi mereka."

Ingat, Alkitab mengatakan "wajib"!!!
Artinya kalau tidak dilakukan maka ada konsekuensinya. Kalau tidak dilakukan maka kita "berdosa" dan upah "dosa" adalah maut. Lihat Roma 6:23a.

Baruch HaShem