Popular Posts

Showing posts with label yom kippurim. Show all posts
Showing posts with label yom kippurim. Show all posts

Friday, September 19, 2014

























DARI SHAVU'OT KE ROSH HA'SHANAH, YOM KIPPUR DAN SUKKOT
© ORI

Shalom,

Menurut Rashi, dalam periode SHAVU'OT sampai SUKKOT, Moshe (Musa) naik ke Gunung Sinai tidak kurang dari 3 kali selama 40 hari dan 40 malam. [1]

Tanggal 6 Sivan pendakian pertama dimulai, yaitu ketika Moshe (Musa) menerima 10 Perintah Elohim [Aseret Ha'Devarim - עֲשֶׂרֶת הַדְּבָרִים]. Sehingga tanggal 6 Sivan - 7 Sivan dikenal sebagai Hari Raya SHAVU'OT.

Moshe (Musa) menerima 2 loh batu tentang 10 Perintah Elohim dan mulai mempelajari semua MITZVOT yang diberikan oleh Ha'Shem. Dan Moshe (Musa) menghabiskan waktu 40 hari 40 malam.

Tanggal 17 Tammuz, genap 40 hari 40 malam, Moshe (Musa) turun gunung setelah ia selesai mempelajari semua MITZVOT Ha'Shem, tetapi Moshe (Musa) melihat bangsa Israel menyembah Patung Lembu Emas di Keluaran 32:19.

Keluaran 32:19
Dan ketika ia dekat ke perkemahan itu dan melihat anak lembu dan melihat orang menari-nari, maka bangkitlah amarah Musa; dilemparkannyalah kedua loh itu dari tangannya dan dipecahkannya pada kaki gunung itu.

Menurut tradisi, peristiwa ini terjadi pada tanggal 17 Tammuz, dan tanggal 17 Tammuz ini selalu dikaitkan dengan "bencana" bagi Israel, momentum ini dikenal sebagai "Tzom Tammuz", dan menandai dimulainya masa berkabung selama 3 minggu sampai dengan tanggal 9 Av. [2]

Kemudian, pada tanggal 18 Tammuz, Moshe (Musa) membakar Patung Lembu Emas di Keluaran 32:20.

Keluaran 32:20
Sesudah itu diambilnyalah anak lembu yang dibuat mereka itu, dibakarnya dengan api dan digilingnya sampai halus, kemudian ditaburkannya ke atas air dan disuruhnya diminum oleh orang Israel.

*******

Tanggal 19 Tammuz Moshe (Musa) naik kembali ke Gunung Sinai untuk yang kedua kalinya untuk membuat pendamaian dengan Ha'Shem, untuk melunakkan hati Ha'Shem (Keluaran 32:30).

Keluaran 32:30
Keesokan harinya berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Kamu ini telah berbuat dosa besar, tetapi sekarang aku akan naik menghadap ADONAI, mungkin aku akan dapat mengadakan pendamaian karena dosamu itu."

Moshe (Musa) menghabiskan waktu 40 hari dan 40 malam dari tanggal 19 Tammuz sampai tanggal 29 Av, untuk mengadakan pendamaian, tetapi kemudian Moshe (Musa) ia turun gunung tanpa kabar.

*******

Tanggal 1 Elul, Moshe (Musa) naik ke Gunung Sinai untuk yang ketiga kalinya untuk menerima 2 loh batu yang baru (Keluaran 34:1-2).

Keluaran 34:1
Berfirmanlah ADONAI kepada Musa: "Pahatlah dua loh batu sama dengan yang mula-mula, maka Aku akan menulis pada loh itu segala firman yang ada pada loh yang mula-mula, yang telah kaupecahkan.

Keluaran 34:2
Bersiaplah menjelang pagi dan naiklah pada waktu pagi ke atas gunung Sinai; berdirilah di sana menghadap Aku di puncak gunung itu.

Moshe (Musa) menghabiskan waktu selama 40 puluh hari 40 malam lagi dari tanggal 1 Elul sampai dengan 10 Tishri, Hari Raya YOM KIPPUR (Keluaran 34:28).

Keluaran 34:28
Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan ADONAI empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman.

Selama masa 40 hari 40 malam ini, bangsa Israel melakukan TESHUVAH dan SELICHOT agar misi pendamaian yang Moshe (Musa) dapat berkenan.

Tanggal 1 Tishri ditiupkan SHOFAR untuk MEMBANGUNKAN; MEMPERSIAPKAN masa 10 hari, yaitu "Ten Days of Awe" [עשרת ימי תשובה - Aseret Yemei] dari Hari Raya YOM TERU'AH (ROSH HA'SHANAH) sampai Hari Raya YOM KIPPUR tanggal 10 Tishri.

Akhirnya Moshe (Musa) turun pada tanggal 10 Tishri, dengan mukanya yang bercahaya, pada Hari Raya YOM KIPPUR (PENDAMAIAN) dengan 2 loh batu yang baru, dan jaminan Pendamaian dari Elohim.

Keluaran 34:29
Ketika Musa turun dari gunung Sinai--kedua loh hukum Elohim ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu--tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan ADONAI.

KESIMPULAN
===========
Apa yang bisa kita pelajari dari rentang waktu antara SHAVU'OT dan SUKKOT?

1.)
Dalam kurun waktu Hari Raya SHAVU'OT sampai SUKKOT, Moshe (Musa) naik turun Gunung Sinai selama 3 kali, dan masing-masing dihabiskan selama 40 hari 40 malam.

2.)
Mengapa 40? Apa arti signifikan dari angka 40?
Angka 40 memiliki arti:
-. PEMURNIAN
Di dalam Talmud dijelaskan bahwa MIKVEH dilakukan dengan 40 ukuran air, sama halnya dalam peristiwa Nuh hujan diberikan 40 hari 40 malam untuk PEMURNIAN.

-. UJIAN
Yeshua berpuasa 40 hari 40 malam. Bangsa Israel mengembara di padang gurun 40 tahun

-. PEMBENTUKAN
Seperti embrio terbentuk setelah 40 hari setelah coitus, demikian juga angka 40 melambangkan PEMBENTUKAN kehidupan yang baru.

-. HURUF IBRANI "MEM"
Huruf "MEM" [מ] mempunyai nilai gematria 40. Kata "[מָ֫יִם - MAYIM]" artinya adalah "AIR", yang adalah suatu lambang PURIFIKASI.

3.)
Hari Raya SHAVU'OT tanggal 6 Sivan adalah berasal dari metode penghitungan Omer kaum Farisi, sehingga:
-. Dari 6 Sivan s/d 17 Tammuz (TZOM TAMMUZ)= 40 hari 40 malam
-. Dari 19 Tammuz s/d 29 Av = 40 hari 40 malam
-. Dari 1 Elul s/d 10 Tishri (YOM KIPPUR) =  40 hari 40 malam [3]

Tetapi...

Jika Hari Raya SHAVU'OT dihitung berdasarkan metode penghitungan Omer kaum Saduki, maka konsekuensinya adalah:
-. Hari Raya SHAVU'OT dapat jatuh tanggal berapa saja, tetapi akan selalu jatuh tepat pada Hari Minggu.
-. Karena Hari Raya SHAVU'OT versi Saduki tidak memiliki tanggal yang tetap, maka arti signifikan dari angka 40 akan diabaikan, karena dari Hari Raya SHAVU'OT versi Saduki s/d tanggal 17 Tammuz (TZOM TAMMUZ) tidak akan genap 40 hari 40 malam (*Untuk jelasnya silahkan lihat gambar*).
-. Sebaliknya, jika Hari Raya SHAVU'OT versi Saduki (*yang tidak memiliki tanggal yang tetap*), kemudian dihitung 40 hari 40 malam, maka tanggal "calamity" bagi bangsa Israel juga akan selalu berubah dan tidak tetap. Tidak selalu tanggal 17 Tammuz.
-. Sehingga dampak dari hal ini akan seperti efek "snowball" sampai kepada Hari Raya-Hari Raya YOM TERU'AH (ROSH HA'SHANAH), YOM KIPPUR dan SUKKOT, karena signifikansi dari arti angka 40 sudah diabaikan.

Tetapi, baruch Ha'Shem, karena Ha'Shem tetap mem-"preserve" / menjaga keutuhan/keaslian dari Torah-Nya.

Sejak Judaisme abad ke-1 sampai dengan Judaisme abad sekarang ini, satu-satunya penghitungan yang masih "survive" oleh waktu adalah "metode Farisi".

"Metode Saduki", "metode Eseni" sudah hilang oleh waktu.

Bibliography:
[1] http://www.chabad.org/parshah/article_cdo/aid/2508/jewish/The-120-Day-Version.htm
[2] http://www.hebrew4christians.com/Holidays/Summer_Holidays/Tzom_Tammuz/tzom_tammuz.html
[3] http://www.hebrew4christians.com/Holidays/Fall_Holidays/Elul/elul.html

Saturday, September 14, 2013

IMAM BESAR HARI RAYA YOM KIPPURIM


IMAM BESAR HARI RAYA YOM KIPPURIM
Andre Widodo
© ORI

Shalom,

Sesuai dengan PERINTAH di dalam TORAH, yang tertulis di dalam Imamat 16, maka dalam HARI RAYA "YOM KIPPURIM" diperlukan seorang "IMAM BESAR" [כֹּהֵ֣ן הַגָּדֹ֔ל - COHEN HA'GADOL] untuk membuat "PENDAMAIAN" [כַּפָּרָה - KAPPARAH], bentuk jamak adalah [כַּפָּרָות - KAPPAROT].

Karena di dalam TORAH di sebut sebagai "YOM KIPPURIM", yaitu di Imamat 23:27-28, maka kita mengerti bahwa ada banyak "PENDAMAIAN" [כַּפָּרָות - KAPPAROT] yang dibuat dalam HARI RAYA "YOM KIPPURIM".

Imamat 23:27 - Terjemahan Baru (TB-LAI) 
"Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada HARI PENDAMAIAN [יֹ֧ום הַכִּפֻּרִ֣ים - YOM HA'KIPPURIM]; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN.

Imamat 23:28 - Terjemahan Baru (TB-LAI) 
Pada hari itu janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah HARI PENDAMAIAN [יֹ֧ום הַכִּפֻּרִ֣ים - YOM HA'KIPPURIM] untuk mengadakan pendamaian bagimu di hadapan TUHAN, Elohim-mu.

"PENDAMAIAN" [כַּפָּרָות - KAPPAROT] yang dibuat dalam HARI RAYA "YOM KIPPURIM" adalah: 

Pertama:
"PENDAMAIAN" [כַּפָּרָה - KAPPARAH] untuk IMAM BESAR itu sendiri, karena IMAM BESAR masih berupa manusia yang berdosa, dijelaskan di Imamat 16:3. "PENDAMAIAN" tersebut berupa 1 lembu jantan sebagai "KORBAN PENGHAPUS DOSA" [חַטָּ֖את - CHATAT], dan 1 domba jantan sebagai "KORBAN BAKARAN [עֹלָֽה - OLAH].

Kedua:
"PENDAMAIAN [כַּפָּרָה - KAPPARAH] untuk BANGSA, dijelaskan di Imamat 16:5. "PENDAMAIAN" tersebut berupa 2 kambing jantan sebagai "KORBAN PENGHAPUS DOSA" [חַטָּ֖את - CHATAT], dan 1 domba jantan sebagai "KORBAN BAKARAN [עֹלָֽה - OLAH].

Dalam melakukan tugasnya, "IMAM BESAR" [כֹּהֵ֣ן הַגָּדֹ֔ל - COHEN HA'GADOL] harus memakai JUBAH PUTIH, yang melambangkan sebuah ke-KUDUS-an.

Di dalam Imamat 16:17 dijelaskan:

Imamat 16:17 - Terjemahan Baru (TB-LAI) 
SEORANGPUN TIDAK BOLEH HADIR di dalam Kemah Pertemuan, bila Harun masuk untuk mengadakan pendamaian di tempat kudus, sampai ia keluar, setelah mengadakan pendamaian baginya sendiri, bagi keluarganya dan bagi seluruh jemaah orang Israel.

Di dalam bahasa Ibrani:

וְכָל־אָדָ֞ם לֹא־יִהְיֶ֣ה ׀ בְּאֹ֣הֶל מֹועֵ֗ד בְּבֹאֹ֛ו לְכַפֵּ֥ר בַּקֹּ֖דֶשׁ עַד־צֵאתֹ֑ו וְכִפֶּ֤ר בַּעֲדֹו֙ וּבְעַ֣ד בֵּיתֹ֔ו וּבְעַ֖ד כָּל־קְהַ֥ל יִשְׂרָאֵֽל

VE.CHOL-A.DAM LO-YIH.YE be.o.hel mo.ed be.vo.o le.cha.per ba.ko.desh ad-tse.to ve.chi.per ba.a.do u.ve.ad bei.to u.ve.ad kol-ke.hal yis.ra.el

Kalimat "SEORANGPUN TIDAK BOLEH HADIR" [וְכָל־אָדָ֞ם לֹא־יִהְיֶ֣ה - VE.CHOL-A.DAM LO YIH.YE] sebenarnya memberikan "pemahaman" kepada kita bahwa "diperlukan suatu yang melebihi dari manusia biasa untuk dapat membuat PENDAMAIAN, diperlukan suatu hal yang DIVINE, yaitu yang ILAHI untuk dapat membuat PENDAMAIAN".

Ini-lah yang dijelaskan oleh Rabbi Sha'ul di dalam Ibrani 6:20. Bahwa kini, kita memiliki "IMAM BESAR" selama-lamanya.

Ibrani 6:20 - Terjemahan Baru (TB-LAI) 
di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

Hebrews 6:20 - Complete Jewish Bible (CJB)
where a forerunner has entered on our behalf, namely, Yeshua, who has become a cohen gadol forever, to be compared with Malki-Tzedek.

YESHUA sendiri adalah "IMAM BESAR" [כֹּהֵ֣ן הַגָּדֹ֔ל - COHEN HA'GADOL] pada HARI RAYA "YOM HA'KIPPURIM" [יֹ֧ום הַכִּפֻּרִ֣ים - YOM HA'KIPPURIM]. YESHUA membuat "PENDAMAIAN" di BAIT SUCI di Sorga, dengan membawa DARAH-Nya sendiri sebagai [כַּפָּרָה - KAPPARAH].

Tidak ada "IMAM BESAR" manusia yang mampu melakukan tugas ini, dan hanya YESHUA sendiri yang mampu melakukan tugas ini pada HARI RAYA "YOM HA'KIPPURIM" [יֹ֧ום הַכִּפֻּרִ֣ים - YOM HA'KIPPURIM], karena IA adalah "BEN ELOHIM".

Baruch Ha'Shem.




Friday, September 13, 2013

KE-KUDUS-AN ADALAH PEMISAHAN

KE-KUDUS-AN ADALAH PEMISAHAN
Andre Widodo
© ORI 


Shalom,

Pesan utama dari TORAH adalah:
ADONAI adalah KUDUS, karena itu kita juga harus KUDUS di dalam hidup kita. 

Imamat 19:2 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
"Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Elohim-mu, kudus.

Imamat 20:7 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Elohim-mu.

Berbicara tentang ke-KUDUS-an adalah berbicara tentang PEMISAHAN. Hal ini artinya adalah kita harus menyadari bahwa untuk dapat HIDUP KUDUS diperlukan PEMISAHAN.  Untuk HIDUP BERSIH diperlukan PEMISAHAN.

Bahkan setiap SHABBAT kita selalu diingatkan ketika membaca KIDDUSH, yang mengingatkan kita tentang betapa pentingnya arti KEKUDUSAN/PEMISAHAN:

Barukh attah ADONAI Eloheinu melekh ha-olam, asher kiddeshanu be-mitzvotai ve-ratza vanu, ve-shabbat kodsho be'ahavah uv'ratzon hinchilanu, zikaron le'ma'aseh ve'reishit. Ki hu yom techillah lemikra'ei kodesh, zekher litzi'at mitzrayim. Ki vanu vacharta, ve'otanu kiddashta, mikol ha-'amim.  Ve-shabat kodeshekha be-ahavah uv'ratzon hinchaltanu. Barukh attah Adonai me-kadesh ha-Shabbat. 

Terpujilah Engkau ADONAI Elohim kami Raja semesta alam, yang telah MENGUDUSKAN kami dengan perintah-perintah-Mu dan yang telah bersukacita dengan kami, di dalam hari SHABBAT-Mu ini dengan kasih dan kemurahan-Mu. Engkau sudah memberikan kepada kami suatu milik pusaka, suatu peringatan akan Hari Penciptaan. Karena hari ini, adalah hari peringatan dimulainya suatu PERTEMUAN KUDUS, hari peringatan keluarnya kami dari perbudakan di Mesir. Itu semua hanya karena, Engkau sendiri yang telah MEMILIH kami, MENGUDUSKAN kami, MEMISAHKAN kami dari segala bangsa. Dan di dalam hari SHABBAT-Mu ini dengan kasih dan kemurahan-Mu, Engkau memberikan kepada kami suatu milik pusaka. Terpujilah Engkau ADONAI Elohim yang MENGUDUSKAN hari SHABBAT.

TUHAN sendiri memerintahkan:

Imamat 10:10 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Haruslah kamu dapat membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, antara yang najis dengan yang tidak najis,

Seperti ADONAI memisahkan TERANG dengan GELAP, maka ke-KUDUS-an berbicara tentang PEMISAHAN. PEMISAHAN antara yang KUDUS dengan yang TIDAK KUDUS, antara yang BERSIH dengan yang KOTOR.

Kejadian 1:4 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Elohim melihat bahwa terang itu baik, lalu d-PISAHKAN-Nyalah TERANG itu dari GELAP.

Tanpa ke-KUDUS-an, maka tidak ada seorangpun dapat menghadap TUHAN.

Ibrani 12:14 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah ke-KUDUS-an, sebab tanpa ke-KUDUS-an tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Itu sebabnya setiap HARI RAYA "YOM KIPPUR", IMAM BESAR selalu berpakaian JUBAH PUTIH, melambangkan ke-KUDUS-an.

Demikian juga JUBAH PUTIH yang akan kita kenakan kelak.

Wahyu 7:14 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci JUBAH mereka dan membuatnya PUTIH di dalam darah Anak Domba.

Thursday, September 12, 2013

YOM KIPPUR - YOM KIPPURIM

YOM KIPPUR - YOM KIPPURIM
Andre Widodo
© ORI

Shalom,

Setiap tanggal 10 TISHRI, kita diperintahkan oleh ADONAI untuk merayakan HARI RAYA "YOM KIPPUR".


Imamat 16:29 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu.

Imamat 16:30 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Karena pada hari itu harus diadakan PENDAMAIAN [יְכַפֵּ֥ר - CHA.PER] bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN.

Dari kata "[יְכַפֵּ֥ר - CHA.PER]", yaitu "PENDAMAIAN" inilah, maka HARI RAYA ini disebut dengan HARI RAYA "YOM KIPPUR" [יוֹם כִּפּוּר], yaitu "HARI RAYA PENDAMAIAN".

Di dalam TORAH, sebenarnya kata "YOM KIPPUR" di tulis dalam bentuk PLURAL/JAMAK, yaitu "YOM KIPPURIM" [יוֹם כִּפּוּרים].

Keluaran 30:10 - Terjemahan Baru (TB-LAI)
Sekali setahun haruslah Harun mengadakan PENDAMAIAN [הַכִּפֻּרִ֗ים - HA.KIPPURIM] di atas tanduk-tanduknya; dengan darah korban penghapus dosa pembawa pendamaian haruslah ia sekali setahun mengadakan pendamaian bagi mezbah itu di antara kamu turun-temurun; itulah barang maha kudus bagi TUHAN."

וְכִפֶּ֤ר אַהֲרֹן֙ עַל־קַרְנֹתָ֔יו אַחַ֖ת בַּשָּׁנָ֑ה מִדַּ֞ם חַטַּ֣את הַכִּפֻּרִ֗ים אַחַ֤ת בַּשָּׁנָה֙ יְכַפֵּ֤ר עָלָיו֙ לְדֹרֹ֣תֵיכֶ֔ם קֹֽדֶשׁ־קָֽדָשִׁ֥ים ה֖וּא לַיהוָֽה

ve.chi.per a.ha.ron al-kar.no.tav a.chat ba.sha.na mi.dam cha.tat HA.KIPPURIM a.chat ba.sha.na ye.cha.per a.lav le.do.ro.tei.chem ko.desh-ka.da.shim hu la.ADONAI

Kata "HA'KIPPURIM", yang adalah bentuk JAMAK, menunjukkan bahwa:

1. "HA'KIPPURIM" (PENDAMAIAN) dilakukan untuk SEMUA pelanggaran, pemberontakan, kejahatan.

2. "HA'KIPPURIM" (PENDAMAIAN) dilakukan terhadap 2 hal penting, yaitu:

2.1 "HA'KIPPURIM" (PENDAMAIAN) bagi GOYIM (SEGALA BANGSA) yang sudah menerima PENDAMAIAN yang dilakukan oleh MASHIACH sebagai COHEN HA'GADOL (IMAM BESAR).

2.2 "HA'KIPPURIM" (PENDAMAIAN) bagi YEHUDIM (BANGSA ISRAEL) yang akan terjadi pada saat YOM ADONAI, yaitu HARI TUHAN pada Akhir Zaman, di mana SELURUH ISRAEL akan diselamatkan.

Sehingga setiap kali kita merayakan HARI RAYA "YOM KIPPURIM" [יוֹם כִּפּוּר], kita selalu diingatkan akan 2 hal ini yang terdapat pada kata "HA'KIPPURIM" [הַכִּפֻּרִ֗ים].


Hebrews 6:20 - Complete Jewish Bible (CJB)
where a forerunner has entered on our behalf, namely, Yeshua, who has become a cohen gadol forever, to be compared with Malki-Tzedek.

אֲשֶׁר־שָׁם בָּא יֵשׁוּעַ הָרָץ לְפָנֵינוּ אֲשֶׁר־הָיָה לְכֹהֵן גָּדוֹל לְעוֹלָם עַל־דִּבְרָתִי מַלְכִּי־צֶדֶק

asher-sham ba YESHUA ha.ratz le.pha.nei.nu asher-ha.ya le.co.hen ga.dol le.o.lam al-div.ra.ti Malki-Tzedek

di mana YESHUA telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.